Kurban
Mereka serahkan leher-leher mereka
Tapi ibrahim tegas berkata
Kalian bukan ismailku yang
Mengikhlaskan nyawanya
Demi Tuhannya
Kalian hanya daging
Dan darah kambing
Yang paling tinggi senilai kepentingan
Kalian
Aku tak tahu apa firman Tuhan
Mekah, 1426
Kebodohan
Kebodohan membantai ratusan nyawa di
Mina
Tidak. Ribuan yang lain telah dan terus dibantainya di mana-mana
Dan aku hanya terpana
Seperti tanpa guna
Mekah, 1426
Shalat
Seorang perempuan Takruni di dekat
Siwak-siwak dagangannya
Tiba-tiba berdirimenghadap kiblat
Seperti shalat
Kaki-kakinya yang telanjang bagai
Tongkat sonokeling
Menancap pada kardus-kardus
Di trotoar king Abdul Aziz yang
Padat
Tangannya serabutan menjaga
Kerudungnya
Dari usikan angin dhuha
”Lihatlah orang itu!”kata rang-orang
Yang lalu
”Masak shalat begitu!”
Dan aku seperti mendengar suara kearifan-Nya:
”Biarkan Aku yang menilai ibadah
Hamba-Ku.”
Mekah, 1426
Jamaraat
Bagai kesetanan
Orang-orang melempari setan-setan
Gemuruh geram mereka
Nyaris merobohkan Mina
Bismillahi Allahu Akbar
Ayo setan-setan kita hajar
Setan-setan bagai dinding-dinding
Beton jemaraat
Bergeming
Tersenyum mencibir budak-budaknya
Yang tak sadar melempari diri mereka
Sendiri
Penuh semangat
Kamis, 01 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar