Penurunan Harga Minyak Berlanjut
New York, (ANTARA News) - Harga minyak kembali merosot, Rabu, karena didukung penguatan mata uang dolar AS dan peningkatan cadangan bahan bakar minyak di Amerika Serikat.
Namun demikian, kekhawatiran tentang harga minyak terus berlangsung karena secara historis masih berada di posisi tinggi. Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke mengatakan perekonomian Amerika sedang menghadapi "guncangan harga minyak yang serius".
Kontrak berjangka minyak utama New York, minyak mentah jenis "light sweet" untuk pengiriman Juli, menyusut 2,01 dolar AS menjadi 122,30 dolar AS per barrel.
Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli, turun 2,48 dolar AS menjadi 122,10 dolar AS.
Harga minyak jatuh setelah Administratur Informasi Energi pemerintah AS mengatakan cadangan bensin Amerika meningkat 2,9 juta barrel dalam pekan yang berakhir 30 Mei.
Perkembangan cadangan minyak tersebut mengalahkan ekspektasi pasar yang memperkirakan hanya naik 825.000 barrel dan menunjukkan kecenderungan melambatnya permintaan di negara konsumen energi terbesar dunia itu, karena konsumen menahan diri dari tingginya harga bensin.
Harga minyak turun pada Selasa menyusul berlanjutnya penguatan dolar AS yang menghambat permintaan, karena minyak yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahan bagi para pembeli asing.
Sehari sebelumnya, harga telah turun hampir tiga setengah dolar AS karena mata uang AS melonjak sebagai respon atas komentar Bernanke, yang mengatakan bahwa para pembuat kebijakan the Fed "penuh perhatian" terhadap merosotnya dolar AS.
"Bank Sentral AS mulai fokus terhadap inflasi lagi dan ini dapat mendukung dolar AS dan melunakkan tekanan pada harga minyak," kata analis dari Sucden, Andrey Kryuchenkov.
"Di samping potensi penguatan dolar AS, para investor juga masih mengkhawatirkan tentang sinyal datarnya permintaan energi akibat tingginya harga," kata dia.
Dalam pidatonya Rabu, Bernanke mengatakan tingginya harga minyak di AS sebagian karena membaiknya upaya konservasi sejak 1970.
Harga minyak sekarang telah merosot sekitar 13 dolar AS sejak melesat ke rekor tertinggi 135,14 dolar AS di London dan 135,09 dolar AS di New York pada 22 Mei.
"Hari-hari dari terjadinya rekor harga baru tampak sementara berakhir," kata Victor Shum, seorang analis pada konsultan energi Purvin and Gertz di Singapura.
Meski akhir-akhir ini turun, harga minyak masih naik hampie seperempatnya sejak menembus 100 dolar AS perr barrel pada awal tahun 2008 dan para pedagang masih mencemaskan tingginya beban itu akan mengikis permintaan energi.
"Fokus pasar adalah lebih banyak berita-berita yang merusak arus permintaan," kata analis Petromatrix, Olivier Jakob.
"Terakhir, India negara yang menambah daftar negara-negara berkembang yang mengurangi subsidi minyaknya."
Pemerintah India pada Rabu meningkatkan harga bahan bakar minyaknya untuk menahan kergian besar perusahaan-perusahaan minyak negara, yang mendorong kemarahan politik dan kekhawatiran tingginya inflasi.
India, yang mengimpor 70 persen dari kebutuhan minyaknya untuk menopang pertumbuhan ekonominya yang pesat namun harus berhadapan dengan melambungnya harga minyak mentah global, menaikkan harga bensin lima rupee (12 sen dolar AS) per liter dan minyak solar tiga rupee.
Kenaikan tersebut lebih besar dari kenaikan sebelumnya pada Februari, namun belum cukup untuk mengkompensasi kenaikan bahan bakar minyak global.
Malaysia mengumumkan langkah serupa pada Rabu, karena pemerintah mengurangi subsidi bahan bakar minyaknya.(*)
Rabu, 04 Juni 2008
australia
Australia Inginkan Terbentuknya Uni Asia-Pasifik pada 2020
Brisbane (ANTARA News) - Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd, menginginkan terbentuknya sebuah lembaga semacam Uni Eropa di kawasan Asia Pasifik yang disebut Uni Asia Pasifik (APU) pada 2020.
Untuk memuluskan idenya ini, PM Rudd sudah menunjuk Richard Woolcott, diplomat veteran Australia, sebagai utusan khusus guna melobi para pemimpin negara-negara di kawasan, demikian media Australia melaporkan, Kamis.
Keinginan PM Rudd untuk membentuk masyarakat Asia Pasifik beranggotakan Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, China, India, Australia, dan negara-negara di kawasan itu menjadi bagian dari berita utama Harian "The Australian" dan Stasiun TV "Saluran Tujuh".
Menurut "The Australian" mengutip pernyataan PM Rudd, kesepakatan perdagangan bebas akan tercakup dalam APU. Lembaga ini pun akan memberikan ruang kerja sama bagi masalah-masalah penting global seperti terorisme dan keamanan energi jangka panjang.
Ke Indonesia
Dalam pidatonya di forum Pusat Masyarakat Asia Australasia (ASAC) di Sydney, Rabu malam itu, PM Rudd juga menjelaskan garis besar rencana kunjungannya ke Indonesia dan Jepang pekan depan.
Di Indonesia, beberapa masalah yang akan ia bicarakan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah perjanjian perdagangan bebas, kerja sama kontra-terorisme, serta perluasan kerja sama penanggulangan bencana alam.
Sementara itu, dalam pertemuannya dengan PM Jepang Yasuo Fukuda, ia akan membahas isu pembentukan perjanjian perdagangan bebas dan peningkatan pembicaraan tentang kerja sama keamanan antara Australia, Jepang, dan Amerika Serikat.
Dalam kebijakan luar negeri Australia, pemerintahan partai buruh mendasarkannya pada tiga pilar, yakni kemitraannya dengan Amerika Serikat, hubungannya dengan PBB, dan keterlibatan komprehensifnya dengan Asia. (*)
Brisbane (ANTARA News) - Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd, menginginkan terbentuknya sebuah lembaga semacam Uni Eropa di kawasan Asia Pasifik yang disebut Uni Asia Pasifik (APU) pada 2020.
Untuk memuluskan idenya ini, PM Rudd sudah menunjuk Richard Woolcott, diplomat veteran Australia, sebagai utusan khusus guna melobi para pemimpin negara-negara di kawasan, demikian media Australia melaporkan, Kamis.
Keinginan PM Rudd untuk membentuk masyarakat Asia Pasifik beranggotakan Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, China, India, Australia, dan negara-negara di kawasan itu menjadi bagian dari berita utama Harian "The Australian" dan Stasiun TV "Saluran Tujuh".
Menurut "The Australian" mengutip pernyataan PM Rudd, kesepakatan perdagangan bebas akan tercakup dalam APU. Lembaga ini pun akan memberikan ruang kerja sama bagi masalah-masalah penting global seperti terorisme dan keamanan energi jangka panjang.
Ke Indonesia
Dalam pidatonya di forum Pusat Masyarakat Asia Australasia (ASAC) di Sydney, Rabu malam itu, PM Rudd juga menjelaskan garis besar rencana kunjungannya ke Indonesia dan Jepang pekan depan.
Di Indonesia, beberapa masalah yang akan ia bicarakan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah perjanjian perdagangan bebas, kerja sama kontra-terorisme, serta perluasan kerja sama penanggulangan bencana alam.
Sementara itu, dalam pertemuannya dengan PM Jepang Yasuo Fukuda, ia akan membahas isu pembentukan perjanjian perdagangan bebas dan peningkatan pembicaraan tentang kerja sama keamanan antara Australia, Jepang, dan Amerika Serikat.
Dalam kebijakan luar negeri Australia, pemerintahan partai buruh mendasarkannya pada tiga pilar, yakni kemitraannya dengan Amerika Serikat, hubungannya dengan PBB, dan keterlibatan komprehensifnya dengan Asia. (*)
monas
Kasus Monas Jangan Didramatisasi
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Khairul Anam, menyatakan kasus Monas sebaiknya tidak perlu didramatisasi apalagi diwacanakan bakal terjadi konflik horizontal.
"Sekarang kan sudah ditangani polisi, ya sudah. Kita berharap hukum ditegakkan, siapa yang melakukan kekerasan ditindak," kata Anam di Jakarta, Rabu.
Front Pembela Islam (FPI), kata Anam, sudah menyerahkan diri dan ia berharap pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab berlapang dada dan mau bertanggung jawab.
"Saya berharap FPI menjelaskan peristiwa itu apa adanya, mengapa mereka sampai melakukan penyerangan, apa benar ada provokasi seperti yang mereka sebutkan," katanya.
Terkait kasus Monas, kata Anam, semestinya tidak hanya melihat satu sisi. Aksi Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) juga perlu dikritisi.
"Kita tidak boleh melihat hanya satu sisi. AKKBB juga harus dikritisi. Semua orang tahu di Indonesia bebas beragama dan menjalankan keyakinan, tetapi mengapa mereka ramai-ramai ke Monas membawa-bawa anak kecil. Apa maksudnya?" kata Anam.
Jika AKKBB menilai Ahmadiyah tidak bebas menjalankan agama dan keyakinannya, kata Anam, itu salah besar karena kasus Ahmadiyah bukan persoalan kebebasan beragama, melainkan penistaan terhadap salah satu agama, yakni Islam.
"Kalau Ahmadiyah itu kasusnya penodaan agama. Mereka mengaku Islam tetapi tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai nabinya. Kalau maunya begitu ya jangan mengaku-ngaku sebagai Islam," katanya.
Satu hal lagi, kata Anam, kabarnya polisi sudah melarang AKKBB melakukan aksi pada Minggu (1/6) di Monas karena pada saat yang sama FPI juga sedang menggelar aksi sehingga dikhawatirkan akan terjadi bentrokan.
"Nyatanya AKKBB tetap melakukan demo di Monas," katanya.
Anam mengingatkan agar warga NU tidak provokasi terkait kasus Monas dan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan.
"Jangan terpancing. Ansor jangan mau diprovokasi karena kita nanti justru menjadi tontonan. Serahkan saja pada yang berwajib," kata penasihat Gerakan Pemuda Ansor Jatim tersebut.
Ditanya apakah PKNU setuju FPI dibubarkan sebagaimana yang dituntut sejumlah kalangan, Anam menyatakan, hal itu sepenuhnya merupakan urusan Pemerintah.
"Itu urusan Pemerintah. Tetapi tentunya Pemerintah juga harus menyelesaikan akar persoalan yang membuat organisasi semacam FPI muncul ke permukaan," katanya.(*)
COPYRIGHT © 2008
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Khairul Anam, menyatakan kasus Monas sebaiknya tidak perlu didramatisasi apalagi diwacanakan bakal terjadi konflik horizontal.
"Sekarang kan sudah ditangani polisi, ya sudah. Kita berharap hukum ditegakkan, siapa yang melakukan kekerasan ditindak," kata Anam di Jakarta, Rabu.
Front Pembela Islam (FPI), kata Anam, sudah menyerahkan diri dan ia berharap pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab berlapang dada dan mau bertanggung jawab.
"Saya berharap FPI menjelaskan peristiwa itu apa adanya, mengapa mereka sampai melakukan penyerangan, apa benar ada provokasi seperti yang mereka sebutkan," katanya.
Terkait kasus Monas, kata Anam, semestinya tidak hanya melihat satu sisi. Aksi Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) juga perlu dikritisi.
"Kita tidak boleh melihat hanya satu sisi. AKKBB juga harus dikritisi. Semua orang tahu di Indonesia bebas beragama dan menjalankan keyakinan, tetapi mengapa mereka ramai-ramai ke Monas membawa-bawa anak kecil. Apa maksudnya?" kata Anam.
Jika AKKBB menilai Ahmadiyah tidak bebas menjalankan agama dan keyakinannya, kata Anam, itu salah besar karena kasus Ahmadiyah bukan persoalan kebebasan beragama, melainkan penistaan terhadap salah satu agama, yakni Islam.
"Kalau Ahmadiyah itu kasusnya penodaan agama. Mereka mengaku Islam tetapi tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai nabinya. Kalau maunya begitu ya jangan mengaku-ngaku sebagai Islam," katanya.
Satu hal lagi, kata Anam, kabarnya polisi sudah melarang AKKBB melakukan aksi pada Minggu (1/6) di Monas karena pada saat yang sama FPI juga sedang menggelar aksi sehingga dikhawatirkan akan terjadi bentrokan.
"Nyatanya AKKBB tetap melakukan demo di Monas," katanya.
Anam mengingatkan agar warga NU tidak provokasi terkait kasus Monas dan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan.
"Jangan terpancing. Ansor jangan mau diprovokasi karena kita nanti justru menjadi tontonan. Serahkan saja pada yang berwajib," kata penasihat Gerakan Pemuda Ansor Jatim tersebut.
Ditanya apakah PKNU setuju FPI dibubarkan sebagaimana yang dituntut sejumlah kalangan, Anam menyatakan, hal itu sepenuhnya merupakan urusan Pemerintah.
"Itu urusan Pemerintah. Tetapi tentunya Pemerintah juga harus menyelesaikan akar persoalan yang membuat organisasi semacam FPI muncul ke permukaan," katanya.(*)
COPYRIGHT © 2008
pkb
Kader PKB Agar Tidak Terprovokasi FPI
Semarang (ANTARA News) - Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah Yusuf Cudlori mengingatkan kader partai ini agar tidak terprovokasi atas tindakan kekerasan yang dilakukan anggota Front Pembela Islam (FPI).
"Kader PKB jangan terprovokasi kemudian melakukan balas dendam dengan melakukan kekerasan seperti yang dilakukan anggota FPI terhadap aktivis Aliansi Kebebasan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB)," katanya di Semarang, Rabu.
Yusuf menyesalkan pernyataan tokoh sentral FPI, Habib Rizieq yang seolah-olah menantang Gus Dur untuk berperang. Dalam konferensi pers, Senin lalu, Habib menyatakan, "Jangankan satu Gus Dur, seribu Gus Dur pun akan saya lawan".
Islam tidak mengajarkan kekerasan tapi kasih!
Ia menilai, pernyataan tersebut tidak layak disampaikan seorang pemimpin organisasi yang menyebut dirinya Islam. "Islam tidak mengajarkan kekerasan, tetapi kasih sayang," ujar pengasuh Pondok Pesantren Tegal Rejo Magelang.
Karena aksi kekerasan sudah berulang-ulang dilakukan anggota FPI, Yusuf meminta aparat keamanan secepatnya membubarkan organisasi-organisasi yang melakukan tindakan kekerasan, agar insiden Monas tidak terulang lagi.
PKB Jateng mendukung polisi yang menangkap anggota FPI yang melukai aktivis AKKBB di Monas Jakarta, Minggu (1/6), untuk kemudian diproses hukum.
Menurut dia, siapa pun yang melakukan tindakan kekerasan terhadap sesama warga negara harus dikenai tindakan hukum.
"Karena negara Indonesia adalah negara hukum sehingga siapa pun yang nyata-nyata melakukan penganiayaan terhadap sesama harus diproses hukum," katanya.(*)
COPYRIGHT © 2008
Semarang (ANTARA News) - Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah Yusuf Cudlori mengingatkan kader partai ini agar tidak terprovokasi atas tindakan kekerasan yang dilakukan anggota Front Pembela Islam (FPI).
"Kader PKB jangan terprovokasi kemudian melakukan balas dendam dengan melakukan kekerasan seperti yang dilakukan anggota FPI terhadap aktivis Aliansi Kebebasan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB)," katanya di Semarang, Rabu.
Yusuf menyesalkan pernyataan tokoh sentral FPI, Habib Rizieq yang seolah-olah menantang Gus Dur untuk berperang. Dalam konferensi pers, Senin lalu, Habib menyatakan, "Jangankan satu Gus Dur, seribu Gus Dur pun akan saya lawan".
Islam tidak mengajarkan kekerasan tapi kasih!
Ia menilai, pernyataan tersebut tidak layak disampaikan seorang pemimpin organisasi yang menyebut dirinya Islam. "Islam tidak mengajarkan kekerasan, tetapi kasih sayang," ujar pengasuh Pondok Pesantren Tegal Rejo Magelang.
Karena aksi kekerasan sudah berulang-ulang dilakukan anggota FPI, Yusuf meminta aparat keamanan secepatnya membubarkan organisasi-organisasi yang melakukan tindakan kekerasan, agar insiden Monas tidak terulang lagi.
PKB Jateng mendukung polisi yang menangkap anggota FPI yang melukai aktivis AKKBB di Monas Jakarta, Minggu (1/6), untuk kemudian diproses hukum.
Menurut dia, siapa pun yang melakukan tindakan kekerasan terhadap sesama warga negara harus dikenai tindakan hukum.
"Karena negara Indonesia adalah negara hukum sehingga siapa pun yang nyata-nyata melakukan penganiayaan terhadap sesama harus diproses hukum," katanya.(*)
COPYRIGHT © 2008
nu
FPI dan Warga NU Harus Sudahi Konflik, Karena Rugikan Umat Islam
Jakarta (ANTARA News) - Front Pembela Islam (FPI) dan warga Nahdlatul Ulama (NU) yang diwakili Banser serta kelompok Garda Bangsa perlu melakukan moratorium damai, demi menyudahi meluasnya konflik yang merugikan umat Islam di Indonesia pada umumnya.
Moratorium damai ini, ujar Direktur Eksekutif Center for Information and Development Studies (CIDES), Syahganda Nainggolan, di Jakarta, Kamis, akan membawa dampak penyelamatan ukhuwah bagi sesama umat Islam, sehingga persatuan umat dapat tetap terjaga.
"Sebab persatuan umat kini terancam serius dan umat Islam berada di ambang perpecahan. Nilai-nilai ukhuwah telah tercabik-cabik tidak menentu," katanya.
Moratorium damai antara dua pihak diserukan menyusul reaksi berbagai pihak, khususnya massa NU, akibat rusuh kasus Monas pada Minggu (1/6) lalu.
Menurut Syahganda, tokoh-tokoh umat harus tampil bersama mengatasi krisis berupa konflik terbuka dua pihak tersebut, guna menghindari upaya saling menghancurkan maupun risiko lain yang tidak diinginkan.
"Dengan begitu, perpecahan dapat dicegah agar tidak menjadi kian parah, dan untuk selanjutnya kedua aset umat itu mencapai moratorium damai dengan penuh," katanya, seraya menambahkan berbagai kalangan hendaknya menyikapi buntut kasus Monas secara dewasa.
Selain itu, juga diharapkan agar jangan ada lagi saling tuding-menuding atau bahkan tantang-menantang terkait insiden Monas, karena upaya hukum sudah dilakukan kepolisian.
Persoalan berikut yang perlu diatasi berbagai tokoh umat saat ini, katanya, adalah melakukan penataan keumatan, utamanya memaknai kembali nilai ukhuwah Islamiyah sekaligus merekatkannya.
Persoalan Ahmadiyah
Pada bagian lain, Cides mengingatkan pemerintah agar mencermati adanya akar persoalan Ahmadiyah yang tidak tegas disikapi penuntasannya.
"Pemerintah harusnya tidak perlu menunda-nunda terlalu lama dalam menyatakan pembubaran Ahmadiyah," katanya.
Pemerintah sejauh ini mengalami dilema untuk membubarkan Ahmadiyah. Namun sikap tuntas harus diambil demi memberi kepastian menjawab tuntutan aspirasi pembubaran Ahmadiyah itu, sebagaimana diinginkan berbagai ormas Islam di tanah air. (*)
Jakarta (ANTARA News) - Front Pembela Islam (FPI) dan warga Nahdlatul Ulama (NU) yang diwakili Banser serta kelompok Garda Bangsa perlu melakukan moratorium damai, demi menyudahi meluasnya konflik yang merugikan umat Islam di Indonesia pada umumnya.
Moratorium damai ini, ujar Direktur Eksekutif Center for Information and Development Studies (CIDES), Syahganda Nainggolan, di Jakarta, Kamis, akan membawa dampak penyelamatan ukhuwah bagi sesama umat Islam, sehingga persatuan umat dapat tetap terjaga.
"Sebab persatuan umat kini terancam serius dan umat Islam berada di ambang perpecahan. Nilai-nilai ukhuwah telah tercabik-cabik tidak menentu," katanya.
Moratorium damai antara dua pihak diserukan menyusul reaksi berbagai pihak, khususnya massa NU, akibat rusuh kasus Monas pada Minggu (1/6) lalu.
Menurut Syahganda, tokoh-tokoh umat harus tampil bersama mengatasi krisis berupa konflik terbuka dua pihak tersebut, guna menghindari upaya saling menghancurkan maupun risiko lain yang tidak diinginkan.
"Dengan begitu, perpecahan dapat dicegah agar tidak menjadi kian parah, dan untuk selanjutnya kedua aset umat itu mencapai moratorium damai dengan penuh," katanya, seraya menambahkan berbagai kalangan hendaknya menyikapi buntut kasus Monas secara dewasa.
Selain itu, juga diharapkan agar jangan ada lagi saling tuding-menuding atau bahkan tantang-menantang terkait insiden Monas, karena upaya hukum sudah dilakukan kepolisian.
Persoalan berikut yang perlu diatasi berbagai tokoh umat saat ini, katanya, adalah melakukan penataan keumatan, utamanya memaknai kembali nilai ukhuwah Islamiyah sekaligus merekatkannya.
Persoalan Ahmadiyah
Pada bagian lain, Cides mengingatkan pemerintah agar mencermati adanya akar persoalan Ahmadiyah yang tidak tegas disikapi penuntasannya.
"Pemerintah harusnya tidak perlu menunda-nunda terlalu lama dalam menyatakan pembubaran Ahmadiyah," katanya.
Pemerintah sejauh ini mengalami dilema untuk membubarkan Ahmadiyah. Namun sikap tuntas harus diambil demi memberi kepastian menjawab tuntutan aspirasi pembubaran Ahmadiyah itu, sebagaimana diinginkan berbagai ormas Islam di tanah air. (*)
Ahmadiyah Harus Diselesaikan Lewat Dialog, Bukan SKB, Kata Muladi
Jakarta (ANTARA News) - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Muladi mengatakan, masalah Ahmadiyah harus diselesaikan melalui dialog antarumat Islam, dan bukannya melalui campur tangan politik dengan menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga pejabat, yakni Jaksa Agung, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama.
"Bagaimanapun masalah keyakinan itu tidak bisa diatur melalui campur tangan negara," katanya, menjawab ANTARA di Jakarta, Kamis.
Muladi menambahkan, penerbitan SKB sama sekali tidak efektif untuk meredam pro kontra keberadaan organisasi tersebut.
"Ini menyangkut keyakinan. Jadi harus diselesaikan pula melalui dialog para antarumat Islam. Dalam dialog itu diupayakan dicari titik temu bagaimana sebaiknya Ahmadiyah diselesaikan," kata Muladi.
Jika, para ulama menetapkan ada pertentangan ajaran Ahmadiyah dengan ajaran Islam, maka mereka harus bisa memberikan pemahaman yang benar dan jika tidak pun, melalui kesepakatan diambil yang memang perlu untuk meniadakan aktivitas Jemaah Ahmadiyah tersebut.
"Jadi, tidak perlu ada campur tangan politik. Ini masalah keyakinan," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa mengemukakan pemerintah akan menerbitkan SKB tiga pejabat tentang penghentian aktivitas Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) secepatnya.
Penerbitan SKB Ahmadiyah yang berlarut-larut telah lama menimnbulkan pro kontra, bahkan pada awal bulan ini, persoalan Ahmadiyah menjadi pemicu bentrokan antara kelompok Front Pembela Islam (FPI) dan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). (*)
COPYRIGHT © 2008
Ketentuan Penggunaan
Versi Cetak Beritahu Teman Beri Komentar
AddThis Social Bookmark Button AddThis Feed Button
Berlangganan berita ANTARA via email gratis!
Komentar Pembaca
zacky 05/06/08 10:44
Benar Pak. Ga perlu campur tangan pemerintah, biarkan aja ummat beragama menyelesaikan dengan cara sendiri. Ayo ummat islam mari kita selesaikan dengan cara sendiri, membubarkan ahmadiyah.
Jakarta (ANTARA News) - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Muladi mengatakan, masalah Ahmadiyah harus diselesaikan melalui dialog antarumat Islam, dan bukannya melalui campur tangan politik dengan menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga pejabat, yakni Jaksa Agung, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama.
"Bagaimanapun masalah keyakinan itu tidak bisa diatur melalui campur tangan negara," katanya, menjawab ANTARA di Jakarta, Kamis.
Muladi menambahkan, penerbitan SKB sama sekali tidak efektif untuk meredam pro kontra keberadaan organisasi tersebut.
"Ini menyangkut keyakinan. Jadi harus diselesaikan pula melalui dialog para antarumat Islam. Dalam dialog itu diupayakan dicari titik temu bagaimana sebaiknya Ahmadiyah diselesaikan," kata Muladi.
Jika, para ulama menetapkan ada pertentangan ajaran Ahmadiyah dengan ajaran Islam, maka mereka harus bisa memberikan pemahaman yang benar dan jika tidak pun, melalui kesepakatan diambil yang memang perlu untuk meniadakan aktivitas Jemaah Ahmadiyah tersebut.
"Jadi, tidak perlu ada campur tangan politik. Ini masalah keyakinan," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa mengemukakan pemerintah akan menerbitkan SKB tiga pejabat tentang penghentian aktivitas Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) secepatnya.
Penerbitan SKB Ahmadiyah yang berlarut-larut telah lama menimnbulkan pro kontra, bahkan pada awal bulan ini, persoalan Ahmadiyah menjadi pemicu bentrokan antara kelompok Front Pembela Islam (FPI) dan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). (*)
COPYRIGHT © 2008
Ketentuan Penggunaan
Versi Cetak Beritahu Teman Beri Komentar
AddThis Social Bookmark Button AddThis Feed Button
Berlangganan berita ANTARA via email gratis!
Komentar Pembaca
zacky 05/06/08 10:44
Benar Pak. Ga perlu campur tangan pemerintah, biarkan aja ummat beragama menyelesaikan dengan cara sendiri. Ayo ummat islam mari kita selesaikan dengan cara sendiri, membubarkan ahmadiyah.
Jumat, 30 Mei 2008
sahabat
Aku bersyukur menjadi temanmu
Banyak yang telahku pelajari erti kehidupan
Ukhwah yang sekian lama terjalin
Semurni embunan pagi
Perjalanan kita masih jauh
Rentasi segala ranjau serta onak berduri
Hanya ketabahan dan keimanan di hati
Mengatasi segalanya
Ku cuba memahami dirimu
Agar persahabatan kekal utuh bersatu
Ku sedar betapa cekalnya hatimu
Menghadapi ujian Allah Yang Satu
Akal budi sinar peribadi
Madah indahmu tidak akan daku lupakan
Kau sering mengingatkan diri ini
Tiada kemanisan hidup tanpa keimanan
Ya Allah oh Tuhan kami
Seiringkanlah perjalanan ini
Mengharungi hidup penuh pancaroba
Mencari kasih-Mu
Berkatilah persahabatan kami ini
Buat selamanya....
Oh Tuhanku.....
Banyak yang telahku pelajari erti kehidupan
Ukhwah yang sekian lama terjalin
Semurni embunan pagi
Perjalanan kita masih jauh
Rentasi segala ranjau serta onak berduri
Hanya ketabahan dan keimanan di hati
Mengatasi segalanya
Ku cuba memahami dirimu
Agar persahabatan kekal utuh bersatu
Ku sedar betapa cekalnya hatimu
Menghadapi ujian Allah Yang Satu
Akal budi sinar peribadi
Madah indahmu tidak akan daku lupakan
Kau sering mengingatkan diri ini
Tiada kemanisan hidup tanpa keimanan
Ya Allah oh Tuhan kami
Seiringkanlah perjalanan ini
Mengharungi hidup penuh pancaroba
Mencari kasih-Mu
Berkatilah persahabatan kami ini
Buat selamanya....
Oh Tuhanku.....
angan
Aku membina harapan yang kekeringan dan
kekosongan
Dijiwa yang tandus dan kudus
Aku melayari sejuta impian
Dilautan yang tiada berpesisiran
Aku mencipta beribu angan
Dan melarik mimpi indah
Namun kekosongan
Disudut setenang ini
Sebenarnya tersembunyi
Tiada siapakan mengerti
Bisa memahami
Gelojak perasaan yang semakin bercelaru
Tanpa jemu
Bersama cebisan harapan dan iman.
kekosongan
Dijiwa yang tandus dan kudus
Aku melayari sejuta impian
Dilautan yang tiada berpesisiran
Aku mencipta beribu angan
Dan melarik mimpi indah
Namun kekosongan
Disudut setenang ini
Sebenarnya tersembunyi
Tiada siapakan mengerti
Bisa memahami
Gelojak perasaan yang semakin bercelaru
Tanpa jemu
Bersama cebisan harapan dan iman.
srikandi
untukmu serikandi Islam
Untukmu serikandi Islam
Kelembutan, kemesraan dan kasih sayang merupakan fitrah yang telah dianugerahkan dalam diri wanita. Keperibadian mulia menghiasi kehidupannya umpama mutiara yang indah berkilauan serta bagaikan sekuntum bunga harum mewangi menghiasi taman-taman syurga. Pengabdian dan pengorbanan demi mempertahankan kedudukannya yang telah dijaga oleh ALLAH, sehingga tetap tersimpan perasaan halus dan jiwa penyayang dalam dirinya.
Setiap wanita merindui kenikmatan dan kesenangan abadi di akhirat. Mereka senantiasa sujud merendahkan diri kepadaNya dengan linangan air mata keinsafan. Berusaha dengan keteguhan iman membersihkan cahayanya agar kembali bersinar setelah lama bergelumang dalam lembah kejahilan. Sesungguhnya pengorbanan wanita selalu dikenang dan senantiasa terpahat dalam jiwa mereka yang mengharapkan siraman seberkas sinar kedamaian.
Untukmu serikandi Islam
Kelembutan, kemesraan dan kasih sayang merupakan fitrah yang telah dianugerahkan dalam diri wanita. Keperibadian mulia menghiasi kehidupannya umpama mutiara yang indah berkilauan serta bagaikan sekuntum bunga harum mewangi menghiasi taman-taman syurga. Pengabdian dan pengorbanan demi mempertahankan kedudukannya yang telah dijaga oleh ALLAH, sehingga tetap tersimpan perasaan halus dan jiwa penyayang dalam dirinya.
Setiap wanita merindui kenikmatan dan kesenangan abadi di akhirat. Mereka senantiasa sujud merendahkan diri kepadaNya dengan linangan air mata keinsafan. Berusaha dengan keteguhan iman membersihkan cahayanya agar kembali bersinar setelah lama bergelumang dalam lembah kejahilan. Sesungguhnya pengorbanan wanita selalu dikenang dan senantiasa terpahat dalam jiwa mereka yang mengharapkan siraman seberkas sinar kedamaian.
bidadari
bidadari berwajah manusia
Bertanya si adik kecil pada sang bidadari berwajah manusia...
"Wahai kakakku, kenapakah lemah sungguh kaum hawa itu, asyik berteman tangis dan sendu sahaja."
Lalu berbicara si bidadari berwajah manusia;
"wahai adikku. Bukan wanita itu lemah dek kerana tangis dan sendunya. Tapi disitulah wahai adikku, kekuatan utuh x ternilai andai pandai digunakan sebaiknya. Tangis sendunya wanita itu wahai adikku, bisa meleburkan ego seorang lelaki... menjadi 'izzah' yg plg gah bahkan lebih gah dr egonya seorang lelaki. Kerana sendu rayunya wanita itu, Musa a.s terselamat dr kekejaman Firaun. Duhai adikku, lembut wanita itu bukan lemah, tp senjata."
Si adik tidak berpuas ati. Lalu dipertikaikan lagi...
"Namun wahai kakakku, wanita itu fitnah dunia."
Tersenyum sang bidadari berwajah manusia.
"Pernahkah adikku dengar akan pesanan Ilahi pd hambanya? Wahai para lelaki yg beriman, tundukkanlah pandanganmu. Lalu Allah berfirman lagi antaranya bermaksud, wahai para wanita yg beriman, tundukkanlah pandanganmu, dan tutuplah auratmu. Lantas cuba adik nilai, pd siapa terlebih dahulu ALLAH dahulukan pesanannya? Pada hamba yg bergelar ar-Rijal. Kerana, andai sang lelaki menjaga pandangannya, maka tidak mungkin terlihat akan wanita yg menjadi fitnah pd dirinya. Dan tidak ALLAH lupakan pesanan buat wanita, agar memelihara auratnya kerana disitu lah kehormatannya. Sesungguhnya para wanita-wanita syurga bergelar Hurun 'Ain itu, mereka tidak memperlihatkan diri mereka kecuali pd para suami mereka sahaja. Dan mereka dikatakan wanita2 yg suci.Namun... wanita yg beriman itu, kata Rasulullah, lebih tinggi martabatnya! Bukan fitnah semata-mata jikalau ar-Rijaal dan an-Nisa' sama2 mematuhi pesanan Ilahi itu! Sesungguhnya wanita yg beriman yg solehah itu lebih baik dari ribuan lelaki yg soleh."
Adik masih x puas ati.
"Tapi kakakku, kenapa wanita itu menjadi peragaan? Tidakkah mereka merasa malu??"
Sang bidadari berwajah menguntum senyum penuh makna. Adus, semakin terasa mendalam kasih sayang pd penghuni jannah ini!
"Wahai adikku sayang. Al-Haya' itu dalam diri setiap insan. Wujudnya seiring dengan nafas insani. Dan al-Haya' itulah pakaian iman. Pada diri wanita itu, indah al-Haya' sebagai pembenteng diri. Namun, bila mana al-haya nya lebur, imannya runtuh. Kenapa mereka merelakan diri menjadi peragaan? Kerana mereka sebenarnya paranoid. Merasakan diri tidak cukup menarik... merasakan belum cukup lagi dunia melihat diri mereka. Mereka sebenarnya golongan yg kalah dr segi psikologi. Namun adikku... wanita solehah itu pasti melindungi diri mereka dr perbuatan murahan itu."
Adik garu2 kepala.
"Jadi kakak, masih adakah wanita yg solehah didunia ini? Bagaimana hendak adik kenali mereka???"
Sang bidadari tersenyum lagi. Hati terdetik moga ALLAH merahmati mujahid kecil ini. Berjihad dalam dunianya sendiri.
"Wahai adikku. Di zaman Rasulullah, diperintahkan wanita2 yg beriman itu untuk menutupi aurat mereka, dengan itu mereka mudah dikenali sebagai wanita yg bermaruah. Maka demikianla adikku menilai mereka. Tp perlu juga dilihat pd hatinya... pd akhlaknya...
Di zaman ini, tidak susah membezakan wanita yg solehah dan yg toleh. Namun adikku... jgn dikau cemuh wanita yg toleh itu... kerana dlm hati2 mereka, tetap ada satu permata indah... perasaan cinta pd ALLAH... Kerana fitrah cinta pd Rabb itu sentiasa ada dlm jiwa insan. Adikku, mereka ini, tetap punyai keinginan utk kembali pd jalan yg mereka th hak ALLAH. Cuma kadang2 term solehah itu terasa berat di bahu mereka... Kadang mereka takut pd persepsi wara dan alim. Sedangkan itu cumalah persepsi. Hakikatnya, wara' itu bermaksud menjaga.
Maka sesiapa sahaja yg menjaga adalah wara'. Alim itu maksudnya mengetahui. Barangsiapa yg berilmu maka dia adalah alim dlm bidangnya. Persepsi yg salah pd dua perkataan ini menjadikan mereka takut untuk berubah kepada stage yg lebih baik. Kerena begitulah persepsi masyarakat. Sedangkan mereka alpa... ALLAH tidak menjadikan makhluk (ciptaan) ini tanpa tujuan dan garis panduan. ALLAH tidak zalim kepada ciptaanNYA. bila mana dia menciptakan hawa itu dari rusuk adam... Dia telah mengetahui apakah sebaik2nya buat makhluk bergelar Hawa ini... Ditinggikan martabat golongan HAWA ini... Tapi sayang... golognan HAWA ini kadang2 merendahkan martabat mereka yg ALLAH jdkan penuh kemuliaan...
Wahai adikku... 1001 keindahan penciptaan wanita.
Pandai2lah dikau menilai... antara permata dan debu2 kilauan pasir.
Wahai adikku... Wanita ibarat epal. Epal yg x berkualiti...amat mudah diperolehi kerana ia berguguran ditanah... Tapi epal yg tak mampu dibeli, ia berada di puncak. Susah dipetik, susah di gapai. Terkadang epal itu risau, kenapalah diriku belum dipetik. Lantas ia merendahkan martabatnya dan menggugurkan diri menyembah tanah. Sedangkan ia sebenarnya telah ALLAH jadikan begitu tinggi martabatnya. Sebenarnya..epal itu terlalu tinggi... elok sifatnya... sehinggakan tiada siapa yg berani memetiknya. Hanya pemuda yg benar2 hebat sahaja bisa
memperolehinya... Mungkin bukan di dunia... tp mungkin di akhirat? Biarlah jodohnya bukan di dunia... asalkan cinta ILAHImengiringinya...tak
semestinya dipetik di taman dunia rite? Tp lebih bermakna bile ALLAH sendiri yg mengarahkan hamba yg disayanginya utk memetik di taman akhirat kelak."
Adik terpaku sendiri. Mungkin membayangkan sepohon epal yg besar dengan buah2 epalnya yg kemerahan??
Sang bidadari lalu bangkit. Bicaranya sudah berakhir buat masa kini. Pasti kan dia sambung perbualannya dengan penghuni syurga ini. Wahai adikku... sungguh tulus bersih jiwamu. Benarlah kata ALLAH swt, kamu kanak2 adalah penghuni2 syurga!
Alangkah bertuah dirimu adik... Dan aku? Hanya bidadari berwajah manusia... berhakkah menjadi bidadari syurga? Wallahu'alam.
Bertanya si adik kecil pada sang bidadari berwajah manusia...
"Wahai kakakku, kenapakah lemah sungguh kaum hawa itu, asyik berteman tangis dan sendu sahaja."
Lalu berbicara si bidadari berwajah manusia;
"wahai adikku. Bukan wanita itu lemah dek kerana tangis dan sendunya. Tapi disitulah wahai adikku, kekuatan utuh x ternilai andai pandai digunakan sebaiknya. Tangis sendunya wanita itu wahai adikku, bisa meleburkan ego seorang lelaki... menjadi 'izzah' yg plg gah bahkan lebih gah dr egonya seorang lelaki. Kerana sendu rayunya wanita itu, Musa a.s terselamat dr kekejaman Firaun. Duhai adikku, lembut wanita itu bukan lemah, tp senjata."
Si adik tidak berpuas ati. Lalu dipertikaikan lagi...
"Namun wahai kakakku, wanita itu fitnah dunia."
Tersenyum sang bidadari berwajah manusia.
"Pernahkah adikku dengar akan pesanan Ilahi pd hambanya? Wahai para lelaki yg beriman, tundukkanlah pandanganmu. Lalu Allah berfirman lagi antaranya bermaksud, wahai para wanita yg beriman, tundukkanlah pandanganmu, dan tutuplah auratmu. Lantas cuba adik nilai, pd siapa terlebih dahulu ALLAH dahulukan pesanannya? Pada hamba yg bergelar ar-Rijal. Kerana, andai sang lelaki menjaga pandangannya, maka tidak mungkin terlihat akan wanita yg menjadi fitnah pd dirinya. Dan tidak ALLAH lupakan pesanan buat wanita, agar memelihara auratnya kerana disitu lah kehormatannya. Sesungguhnya para wanita-wanita syurga bergelar Hurun 'Ain itu, mereka tidak memperlihatkan diri mereka kecuali pd para suami mereka sahaja. Dan mereka dikatakan wanita2 yg suci.Namun... wanita yg beriman itu, kata Rasulullah, lebih tinggi martabatnya! Bukan fitnah semata-mata jikalau ar-Rijaal dan an-Nisa' sama2 mematuhi pesanan Ilahi itu! Sesungguhnya wanita yg beriman yg solehah itu lebih baik dari ribuan lelaki yg soleh."
Adik masih x puas ati.
"Tapi kakakku, kenapa wanita itu menjadi peragaan? Tidakkah mereka merasa malu??"
Sang bidadari berwajah menguntum senyum penuh makna. Adus, semakin terasa mendalam kasih sayang pd penghuni jannah ini!
"Wahai adikku sayang. Al-Haya' itu dalam diri setiap insan. Wujudnya seiring dengan nafas insani. Dan al-Haya' itulah pakaian iman. Pada diri wanita itu, indah al-Haya' sebagai pembenteng diri. Namun, bila mana al-haya nya lebur, imannya runtuh. Kenapa mereka merelakan diri menjadi peragaan? Kerana mereka sebenarnya paranoid. Merasakan diri tidak cukup menarik... merasakan belum cukup lagi dunia melihat diri mereka. Mereka sebenarnya golongan yg kalah dr segi psikologi. Namun adikku... wanita solehah itu pasti melindungi diri mereka dr perbuatan murahan itu."
Adik garu2 kepala.
"Jadi kakak, masih adakah wanita yg solehah didunia ini? Bagaimana hendak adik kenali mereka???"
Sang bidadari tersenyum lagi. Hati terdetik moga ALLAH merahmati mujahid kecil ini. Berjihad dalam dunianya sendiri.
"Wahai adikku. Di zaman Rasulullah, diperintahkan wanita2 yg beriman itu untuk menutupi aurat mereka, dengan itu mereka mudah dikenali sebagai wanita yg bermaruah. Maka demikianla adikku menilai mereka. Tp perlu juga dilihat pd hatinya... pd akhlaknya...
Di zaman ini, tidak susah membezakan wanita yg solehah dan yg toleh. Namun adikku... jgn dikau cemuh wanita yg toleh itu... kerana dlm hati2 mereka, tetap ada satu permata indah... perasaan cinta pd ALLAH... Kerana fitrah cinta pd Rabb itu sentiasa ada dlm jiwa insan. Adikku, mereka ini, tetap punyai keinginan utk kembali pd jalan yg mereka th hak ALLAH. Cuma kadang2 term solehah itu terasa berat di bahu mereka... Kadang mereka takut pd persepsi wara dan alim. Sedangkan itu cumalah persepsi. Hakikatnya, wara' itu bermaksud menjaga.
Maka sesiapa sahaja yg menjaga adalah wara'. Alim itu maksudnya mengetahui. Barangsiapa yg berilmu maka dia adalah alim dlm bidangnya. Persepsi yg salah pd dua perkataan ini menjadikan mereka takut untuk berubah kepada stage yg lebih baik. Kerena begitulah persepsi masyarakat. Sedangkan mereka alpa... ALLAH tidak menjadikan makhluk (ciptaan) ini tanpa tujuan dan garis panduan. ALLAH tidak zalim kepada ciptaanNYA. bila mana dia menciptakan hawa itu dari rusuk adam... Dia telah mengetahui apakah sebaik2nya buat makhluk bergelar Hawa ini... Ditinggikan martabat golongan HAWA ini... Tapi sayang... golognan HAWA ini kadang2 merendahkan martabat mereka yg ALLAH jdkan penuh kemuliaan...
Wahai adikku... 1001 keindahan penciptaan wanita.
Pandai2lah dikau menilai... antara permata dan debu2 kilauan pasir.
Wahai adikku... Wanita ibarat epal. Epal yg x berkualiti...amat mudah diperolehi kerana ia berguguran ditanah... Tapi epal yg tak mampu dibeli, ia berada di puncak. Susah dipetik, susah di gapai. Terkadang epal itu risau, kenapalah diriku belum dipetik. Lantas ia merendahkan martabatnya dan menggugurkan diri menyembah tanah. Sedangkan ia sebenarnya telah ALLAH jadikan begitu tinggi martabatnya. Sebenarnya..epal itu terlalu tinggi... elok sifatnya... sehinggakan tiada siapa yg berani memetiknya. Hanya pemuda yg benar2 hebat sahaja bisa
memperolehinya... Mungkin bukan di dunia... tp mungkin di akhirat? Biarlah jodohnya bukan di dunia... asalkan cinta ILAHImengiringinya...tak
semestinya dipetik di taman dunia rite? Tp lebih bermakna bile ALLAH sendiri yg mengarahkan hamba yg disayanginya utk memetik di taman akhirat kelak."
Adik terpaku sendiri. Mungkin membayangkan sepohon epal yg besar dengan buah2 epalnya yg kemerahan??
Sang bidadari lalu bangkit. Bicaranya sudah berakhir buat masa kini. Pasti kan dia sambung perbualannya dengan penghuni syurga ini. Wahai adikku... sungguh tulus bersih jiwamu. Benarlah kata ALLAH swt, kamu kanak2 adalah penghuni2 syurga!
Alangkah bertuah dirimu adik... Dan aku? Hanya bidadari berwajah manusia... berhakkah menjadi bidadari syurga? Wallahu'alam.
wanita solehah
Ya Allah,
Izinkan daku menjadi sekuntum bunga,
Yang dihiasi dengan kelopak akhlaq mulia,
Harum wanginya dengan ilmu agama,
Cantiknya kerana iman dan taqwa,
Namun keindahan zahirnya ku simpan rapi,
Biar menjadi rahsia yang kekal abadi,
Bukan perhatian mata ajnabi,
Yang menjadi punca fitnah hati,
Ya Allah,
Timbulkanlah duri yang memagari diri,
Agar diriku terpelihara dari noda duniawi,
Yang akan menghilangkan keharuman sejati,
Yang akan memudarkan kecantikan diri,
Disebalik kekurangan yang tercipta,
Bukanlah alasan untuk bermuram durja,
Kerana setiap yang tercipta ada hikmahnya,
Izinkan ya Allah agarku menjadi permata,
Tetap menyinar walau di lumpur hina,
Tetap berharga walau dimana saja,
Buat ummah dan juga keluarga,
Izinkan daku menjadi seindah mawar berduri,
Yang menjadi impian setiap muslimah,
Yang indahnya bukan untuk lelaki,
Tapi permata buat yang bernama suami...
(”,) Amiin (”,)
Izinkan daku menjadi sekuntum bunga,
Yang dihiasi dengan kelopak akhlaq mulia,
Harum wanginya dengan ilmu agama,
Cantiknya kerana iman dan taqwa,
Namun keindahan zahirnya ku simpan rapi,
Biar menjadi rahsia yang kekal abadi,
Bukan perhatian mata ajnabi,
Yang menjadi punca fitnah hati,
Ya Allah,
Timbulkanlah duri yang memagari diri,
Agar diriku terpelihara dari noda duniawi,
Yang akan menghilangkan keharuman sejati,
Yang akan memudarkan kecantikan diri,
Disebalik kekurangan yang tercipta,
Bukanlah alasan untuk bermuram durja,
Kerana setiap yang tercipta ada hikmahnya,
Izinkan ya Allah agarku menjadi permata,
Tetap menyinar walau di lumpur hina,
Tetap berharga walau dimana saja,
Buat ummah dan juga keluarga,
Izinkan daku menjadi seindah mawar berduri,
Yang menjadi impian setiap muslimah,
Yang indahnya bukan untuk lelaki,
Tapi permata buat yang bernama suami...
(”,) Amiin (”,)
al wardah
Bismillahirrahmanirrahim...Ya Allah,Izinkan daku menjadi sekuntum bunga,Yang dihiasi dengan kelopak akhlaq mulia,Harum wanginya dengan ilmu agama,Cantiknya kerana iman dan taqwa,Namun keindahan zahirnya ku simpan rapi,Biar menjadi rahsia yang kekal abadi,Bukan perhatian mata ajnabi,Yang menjadi punca fitnah hati,Ya Allah
doa
Ku Sandarkan Kepada-MU...
Di saat cinta menyemai rasa di jiwa
Menghiasi hidup indah kan masa
Luluhkan dengki menghapuskan benci
Kala cahaya-Nya
Membuka mata yang terlena
Sedarkan dari nafsu akan dunia
Rasa yang fana dan maya semata
Kan ku ungkap rasa yang terindah
Tentang berkembangnya cinta
Yang semerbak wangi dalam jiwa
Yang kekal abadi selamanya
Hanyalah untuk Allah
Kan kupersembahkan
Cinta tertinggi dan termurni
Yang tumbuh dalam nurani
Hanyalah untuk Allah
Kan kusandarkan
Segala pengharapan dan doa
Beri daku cahaya-Mu
Hanya Pada Allah kusandarkan
Hanya Pada Allah kudoakan
Hanya Pada Allah kuharapkan...
"Bila Berjuang Kerana ALLAH,
Dugaan Itu Tempat Bersinggah,
Keperitan Ditelan Sebagai Juadah,
Kejayaan Adalah Mimpi Indah,
Andai Ditakdirkan Rebah,
Hati Redha Kerana ALLAH"
Di saat cinta menyemai rasa di jiwa
Menghiasi hidup indah kan masa
Luluhkan dengki menghapuskan benci
Kala cahaya-Nya
Membuka mata yang terlena
Sedarkan dari nafsu akan dunia
Rasa yang fana dan maya semata
Kan ku ungkap rasa yang terindah
Tentang berkembangnya cinta
Yang semerbak wangi dalam jiwa
Yang kekal abadi selamanya
Hanyalah untuk Allah
Kan kupersembahkan
Cinta tertinggi dan termurni
Yang tumbuh dalam nurani
Hanyalah untuk Allah
Kan kusandarkan
Segala pengharapan dan doa
Beri daku cahaya-Mu
Hanya Pada Allah kusandarkan
Hanya Pada Allah kudoakan
Hanya Pada Allah kuharapkan...
"Bila Berjuang Kerana ALLAH,
Dugaan Itu Tempat Bersinggah,
Keperitan Ditelan Sebagai Juadah,
Kejayaan Adalah Mimpi Indah,
Andai Ditakdirkan Rebah,
Hati Redha Kerana ALLAH"
Kamis, 22 Mei 2008
problem
wat's the prblem?!!
........................................................................
lyfe yg amat mbosnkan mnjak2 ni..mslh xhbs2..idup yg cmplicted!!alia bnci sgt sumer ni..alia xske..alia xpat thn sumer ni..Allah je tau thap mne tnsion alia ni...haishhh..kgkd rse dlm dunia ni.byk pkra yg xadil..npe ade mnsia djdkan ade yg hipokrit,,BENGONG!BENGONG!DAN BENGONG!!BOWDOH!!!!!!waaa...tnsionnye..rse cm nk gve up jerk!alhmdlillah ckg alia oweys spprt alia..de gk mnsia men blkg kan..dpn jerk baek..bengong!i still hv ma parents,my luvly t'cher,my drling n ma fwens yg oweys amek brat..thx to all..feyza,adila,wani,rty,syuha,eqa..thx so much..korang sntiasa ade blkg kite..thx sgt..bout mr R!i xtaw la nk ckp..lau i,i lg pntgkan kwn,..tp u x plak..cam xhrgai jerk..pnat jerk kite bck up dye..nk xnk i kne trime tuk xpnjgkan cter..tp ikt ati i,i mmg xbley trime..tp tu kptusan u..tpulgla..
haaa................kalo la alia bley lari dr sumer mslh ni..algkah bgsnye..cm xsggup je xhdpi sumer..kwn...mne2 ade..tp nk crk yg baek tu pyh sgt2 sbnrnye..]]=
wjudnye mnsia y sering cbe mngakkan benang yg bsh..diri da xbtl,ttp xbley trime krtikan owg
........................................................................
lyfe yg amat mbosnkan mnjak2 ni..mslh xhbs2..idup yg cmplicted!!alia bnci sgt sumer ni..alia xske..alia xpat thn sumer ni..Allah je tau thap mne tnsion alia ni...haishhh..kgkd rse dlm dunia ni.byk pkra yg xadil..npe ade mnsia djdkan ade yg hipokrit,,BENGONG!BENGONG!DAN BENGONG!!BOWDOH!!!!!!waaa...tnsionnye..rse cm nk gve up jerk!alhmdlillah ckg alia oweys spprt alia..de gk mnsia men blkg kan..dpn jerk baek..bengong!i still hv ma parents,my luvly t'cher,my drling n ma fwens yg oweys amek brat..thx to all..feyza,adila,wani,rty,syuha,eqa..thx so much..korang sntiasa ade blkg kite..thx sgt..bout mr R!i xtaw la nk ckp..lau i,i lg pntgkan kwn,..tp u x plak..cam xhrgai jerk..pnat jerk kite bck up dye..nk xnk i kne trime tuk xpnjgkan cter..tp ikt ati i,i mmg xbley trime..tp tu kptusan u..tpulgla..
haaa................kalo la alia bley lari dr sumer mslh ni..algkah bgsnye..cm xsggup je xhdpi sumer..kwn...mne2 ade..tp nk crk yg baek tu pyh sgt2 sbnrnye..]]=
wjudnye mnsia y sering cbe mngakkan benang yg bsh..diri da xbtl,ttp xbley trime krtikan owg
taalum
sssalamualaikum wr wb .................PERNAKAH sesekali kita nikmati dgn penuh perasaan akan kesehatan yg kita rasakan ini?pernakah kita menitiskan airmata saat menjenguk seseorang yg tergeletak di pembaringan krn sakit?pernakah secara sungguh" kita bersyukur kepada Allah atas kenyamanan hidup dikala sehat?sebab biasanya kita br akan merasakan nikmat sehat justru dikala kita sakit.mengapa hal ini terjadi?mengapa saat sehat kita tidak merasakan sehat namun ketika sakit kita malah mengharapkan sehat?
Rasulullah pernah bersabda"siapa yg mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya".kalimat ini dapat kita fahami dgn asumsi siapa yg mengetahui setiap detail dirinya dalam arti menyeluruh,dari mulai operasionalitas sel2tubuhnya hingga beraneka ragam jiwanya serta kekuatan dan eksistensi ruhnya,maka dia pasti akan mampu menyaksikan bahwa Allah adalah Tuhan Maha Hebat yg hrs dipuja dan dipuji krn rasa syukur kepada_NYA.
Pernah jugakah kita benar2menghayati syahadat kita hingga tergetar hati kita saat telunjuk digerakan pada waktu shalat? apapunyg saya sebutkan diatas merupakan hal saling berkaitan dalam hidup ini.pertama ketika mengetahui eksistensi diri,maka kita akan tahu kehebatan Allah. setelah kita tahu kehebatan Allah dengan sendirinya rasa syukur itu akan menyapa,baru kemudian kita dapat benar2beraksi bahwa Allah adalah Tuhan yg menciptakan kita dengan penuh kasih sayang serta mengatur seluruh kehidupan ini.mengatur kehidupan yg saya maksudkan adalah hal2yg membuat kita menjadi hidup,bukan perihal rezeki yg kita gunakan buat hidup.kalau masalah rezeki itu ya urusan kita sendiri.Allah hanya sekedar mengikuti keinginan kita.saya harap anda bisa membedakan keinginan dan khayalan.khayalan itu adalah keinginan jiwa yg tidak terimplementasikan oleh tubuh,sedangkan keinginan atau harapan adalah suatu kemauan yg dibuktikan oleh perbuatan jasad.keinginan yg seperti inilah yg dikatakan sebagai do'a.Do'amerupakan niat yg direncanakan oleh hati dan diburu oleh sikap.karakter yg seperti ini merupakan keyakinan.Artinya doa adalah mewujudkan keyakinan.'ud'uniy astajib lakum'berdoalah kepadaku,pasti kujawab do'amu.nah tinggal masalahnya adalah bagaimana mungkin kita bisa memiliki keyakinan yg akan terwujud oleh suatu ikhtiar,kalau setidaknya kenal sedikit dengan Allah saja tidak. Begini ada baiknya kita coba mengenal Allah lewat apa saja yg sudah diberikan_NYA kepada kita sebelum kita mencari tahu eksistensi sebenarnya.
nafas,yah,nafas yg kita hirup setiap hari ini adalah pemberianya_NYA.seseorang membutuhkan setidaknya setengah liter udara untuk sekali bernafas.kecuali jika menarik nafas panjang,itu akan membutuhkan 2liter udara.sedangkan satu menit,paling tidak manusia bernafas 16 hingga 18 kali.Artinya sedikitnya manusia membutuhkan udara 9 liter setiap menitnya.Bayangkan berapa liter yg sudah kita habiskan dalam 1hari saja.Seandainya Allah memberikan bandrol harga dari setiap liter udara yg kita hirup 100 rupiah saja,maka sudah berapa triliyun rupiah yg sudah kita habiskan hanya sekedar untuk bernafas.Sedangkan nafas jauh lebih penting dari makanan pokok yg kita makan,seperti beras misalnya.jika sekarang harga beras 5500 rupiah perliter maka seharusnya udara yg prioritasnya jauh lebih penting ketimbang beras,dihargai 10.000rupiah perliternya.Dan anda bisa membayangkan bagaimana jadinya. FABI AYYI AALAA IRAOBIKUMAATUKADZIBAN,maka nikmat Tuhanmu yg mana lagi yg engkau dustakan?Bukan cuma itu,setiap setengah liter udara yg kita hirup mengandung bebrapa zat yg sudah ditentukan kadaritasnya.seperti zat lemas(nitrogen),zat asam(oksigen),zat air(hidrogen),dan yg lainnya.Dengan takaran udara ,zat lemas 78%,zat asam 21% dan 1%zat lainnya.Dan kadaritas itu tidak boleh lebih ataupun kurang seandainya zat asam yg seharusnya 21% dikurangi sedikit saja,maka api tidak akan dapat nyala,sedangkan bila dilebihkan sedikit saja maka pastinya ketika hujan,petir akan menyambar kita.
Dari gambaran ini seakan_akan Allah selalu meracik kandungan udara yg akan kita hirup.Subhanallah,begitu berhasil kita menghirupnya,bukan malah syukur yg kita ucapkan,melainkan kemaksiatan yg terjadi.Allah ,meracik nafas buat kita kemudian kita manfaatkan untuk berbuat dosa.Dimanakah nurani dan akal sehat kita? Tapi kendati demikian,toh tidak membuat Allah putus asa untuk tetap meracik kandungan udara buat kita. Tepatlah kiranya ketika Allah menyatakan diri_NYA sebagai Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Pengampun.Jika Ia ingin menghukum setiap manusia yg berdosa,maka tidak akan tersisalah satupun manusia diatas bumi ini.Ia selalu menanti manusia yg bersalah untuk kembali kepada_NYA.Bertaubat. Ketika kita sudah mampu mensyukuri segala nikmat yg telah Allah berikan,maka rasanya malu sekali untuk menengadahkan tangan meminta hal yg seharusnya menjadi kewajiban kita untuk memenuhi kepada Allah.Seperti permintaan rezeki,kenaikan karier atau lain sebagainya.Apalagi untuk meninggalkan shalat sebagai sarana beretrima kasih kepada_NYA.
Mari sejenak kita merenungi akan janji Allah yg menyatakan"siapa yang bersyukur kepada_KU,maka akan KU tambahkan nikmat itu,namun barang siapa yang tidak bersyukur,sesungguhnya penderitaan itu akan semakin parah. Saya ingin mengajukan ilustrasi kecil mengenai syukur ini.Syukur memiliki tiga rukun.yg pertama syukru bil qolb(syukur dengan hati).ketika mendapatkan karunia nikmat,setidaknya hati benar_benar berterima kasih kepada Allah akan apa yang barusan diberikan_NYA itu lewat ibadah mahdhoh kepada_NY.kemudian syukru bil lisaan(bersyukur dengan lisan),yakni mengungkapkan syukur kepada Allah dengan Alhamdulillah dan ucapan terima kasih kepada orang yang menjadi perantara Allah dalam rangka sampainya rezeki itu kepada kita.Baru level selanjutnya adalah syukru bil fi'li (syukur dengan perbuatan),yakni dengan menggunakan atau memanfaatkan rezeki itu dengan sebaik_baiknya. Misalnay,Allah memberikan sehelai baju kepada saya lewat tangan anda.Maka syukur hati saya adalah melaksanakan segala perintah_NYA dengan seluruh kemampuan kita serta menjauhi semua larangan_NYA.Baru setelah itu syukur lisan saya adalah dengan cara berterima kasih kepada anda sebagai perantara Allah sampainya baju itu ke tangan saya. Dan syukur perbuatan saya adalah memanfaatkan baju tersebut dengan sebaik_baiknya.Menjaga serta merawatnya. Ketika anda atau orang lain menyaksikan saya melakukan tiga estafesitas syukur itu,maka rasanya anda atau orang lain yang memiliki nurani akan merasa senang karena telah memberikan baju kepada saya,dan tidak menutup kemungkinan anda atau orang lain akan memberikan lagi bila ada kesempatan.Inilah yang dimaksud la'aziydannakum(benar_benar akan Aku tambah nikmat itu untukmu).Tapi sebaliknya,bila anda yang telah memberikan baju kepada saya menyaksikan saya meremehkan baju pemberian anda tersebut,sama sekali tidak berterima kasih,bahkan anda melihat baju yang telah anda berikan kepada saya malah saya jadikan kain pel atau keset,anda bisa menerka bagaimana kondisi bathin anda menyaksikannya? Dan keyakinan saya anda tidak akan memberikan baju lagi atau bahkan sesuatu yang lain kepada saya meskipun pada saat saya sangat membutuhkannya.Inilah yanag dimaksud inna adzabiy lasyadid(sungguh penderitaan itu sangat pedih atau bertambah parah).
Demikian Allah menyatakan dalam ayat yang lain,waman syakaro fainnama yasykuru linafsih,waman kafaro fainna rabbi ganiyyun karim (dan siapa yang bersyukur maka sesungguhnya rasa syukur itu buat dirinya sendiri,namun siapa yang tidak mau bersyukur,sesungguhnya Allah adalah Tuhan yang Maha Kaya dan Mulia). Dia tidak butuh diterimakasihi.
Dalam kitab alhikam tertulis,malulah engkau ketika meminta kepada Allah sesuatu yang sudah dipastikan_NYA untukmu,dan mintalah sesuatu yang belum tentu Dia berikan untukmu yaitu iman dan hidayah. Saya beraksioma akan kalimat ini,merujuk sejarah Abu Thalib yang begitu membela perjuangan Rasulullah,bahkan ketika Rasulullah berdo'a agar Allah menjadikannya seorang muslim,malah dijawab,urusan iman dan hidayah adalah urusan_KU. Jadi mintalah atau berdoa'alah kepada_NYA akan datangnya iman dan hidayah ke dalam diri kita,bukan meminta rezeki atau lainnya,karena rezeki adalah bagaimana kita mencarinya . Sebab ketika seseorang telah memiliki iman dan hidayah,maka ia akan memiliki keyakinan yang kuat kepada Allah hingga mampu bersyukur se_syukur_syukurnya dan akhirnya setiap ingin melakukan apapun Allah memberikan jalan terang dengan petunjuk_NYA. Dan jadilah anda seperti apa yang diharapkan. Jadi intinya,kenali dulu Allah hingga mendatangkan sebuah keyakinan agar kita bisa bersyukur kepada_NYA dan dunia menjadi milik kita. Wallahu a'lam.
Rasulullah pernah bersabda"siapa yg mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya".kalimat ini dapat kita fahami dgn asumsi siapa yg mengetahui setiap detail dirinya dalam arti menyeluruh,dari mulai operasionalitas sel2tubuhnya hingga beraneka ragam jiwanya serta kekuatan dan eksistensi ruhnya,maka dia pasti akan mampu menyaksikan bahwa Allah adalah Tuhan Maha Hebat yg hrs dipuja dan dipuji krn rasa syukur kepada_NYA.
Pernah jugakah kita benar2menghayati syahadat kita hingga tergetar hati kita saat telunjuk digerakan pada waktu shalat? apapunyg saya sebutkan diatas merupakan hal saling berkaitan dalam hidup ini.pertama ketika mengetahui eksistensi diri,maka kita akan tahu kehebatan Allah. setelah kita tahu kehebatan Allah dengan sendirinya rasa syukur itu akan menyapa,baru kemudian kita dapat benar2beraksi bahwa Allah adalah Tuhan yg menciptakan kita dengan penuh kasih sayang serta mengatur seluruh kehidupan ini.mengatur kehidupan yg saya maksudkan adalah hal2yg membuat kita menjadi hidup,bukan perihal rezeki yg kita gunakan buat hidup.kalau masalah rezeki itu ya urusan kita sendiri.Allah hanya sekedar mengikuti keinginan kita.saya harap anda bisa membedakan keinginan dan khayalan.khayalan itu adalah keinginan jiwa yg tidak terimplementasikan oleh tubuh,sedangkan keinginan atau harapan adalah suatu kemauan yg dibuktikan oleh perbuatan jasad.keinginan yg seperti inilah yg dikatakan sebagai do'a.Do'amerupakan niat yg direncanakan oleh hati dan diburu oleh sikap.karakter yg seperti ini merupakan keyakinan.Artinya doa adalah mewujudkan keyakinan.'ud'uniy astajib lakum'berdoalah kepadaku,pasti kujawab do'amu.nah tinggal masalahnya adalah bagaimana mungkin kita bisa memiliki keyakinan yg akan terwujud oleh suatu ikhtiar,kalau setidaknya kenal sedikit dengan Allah saja tidak. Begini ada baiknya kita coba mengenal Allah lewat apa saja yg sudah diberikan_NYA kepada kita sebelum kita mencari tahu eksistensi sebenarnya.
nafas,yah,nafas yg kita hirup setiap hari ini adalah pemberianya_NYA.seseorang membutuhkan setidaknya setengah liter udara untuk sekali bernafas.kecuali jika menarik nafas panjang,itu akan membutuhkan 2liter udara.sedangkan satu menit,paling tidak manusia bernafas 16 hingga 18 kali.Artinya sedikitnya manusia membutuhkan udara 9 liter setiap menitnya.Bayangkan berapa liter yg sudah kita habiskan dalam 1hari saja.Seandainya Allah memberikan bandrol harga dari setiap liter udara yg kita hirup 100 rupiah saja,maka sudah berapa triliyun rupiah yg sudah kita habiskan hanya sekedar untuk bernafas.Sedangkan nafas jauh lebih penting dari makanan pokok yg kita makan,seperti beras misalnya.jika sekarang harga beras 5500 rupiah perliter maka seharusnya udara yg prioritasnya jauh lebih penting ketimbang beras,dihargai 10.000rupiah perliternya.Dan anda bisa membayangkan bagaimana jadinya. FABI AYYI AALAA IRAOBIKUMAATUKADZIBAN,maka nikmat Tuhanmu yg mana lagi yg engkau dustakan?Bukan cuma itu,setiap setengah liter udara yg kita hirup mengandung bebrapa zat yg sudah ditentukan kadaritasnya.seperti zat lemas(nitrogen),zat asam(oksigen),zat air(hidrogen),dan yg lainnya.Dengan takaran udara ,zat lemas 78%,zat asam 21% dan 1%zat lainnya.Dan kadaritas itu tidak boleh lebih ataupun kurang seandainya zat asam yg seharusnya 21% dikurangi sedikit saja,maka api tidak akan dapat nyala,sedangkan bila dilebihkan sedikit saja maka pastinya ketika hujan,petir akan menyambar kita.
Dari gambaran ini seakan_akan Allah selalu meracik kandungan udara yg akan kita hirup.Subhanallah,begitu berhasil kita menghirupnya,bukan malah syukur yg kita ucapkan,melainkan kemaksiatan yg terjadi.Allah ,meracik nafas buat kita kemudian kita manfaatkan untuk berbuat dosa.Dimanakah nurani dan akal sehat kita? Tapi kendati demikian,toh tidak membuat Allah putus asa untuk tetap meracik kandungan udara buat kita. Tepatlah kiranya ketika Allah menyatakan diri_NYA sebagai Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Pengampun.Jika Ia ingin menghukum setiap manusia yg berdosa,maka tidak akan tersisalah satupun manusia diatas bumi ini.Ia selalu menanti manusia yg bersalah untuk kembali kepada_NYA.Bertaubat. Ketika kita sudah mampu mensyukuri segala nikmat yg telah Allah berikan,maka rasanya malu sekali untuk menengadahkan tangan meminta hal yg seharusnya menjadi kewajiban kita untuk memenuhi kepada Allah.Seperti permintaan rezeki,kenaikan karier atau lain sebagainya.Apalagi untuk meninggalkan shalat sebagai sarana beretrima kasih kepada_NYA.
Mari sejenak kita merenungi akan janji Allah yg menyatakan"siapa yang bersyukur kepada_KU,maka akan KU tambahkan nikmat itu,namun barang siapa yang tidak bersyukur,sesungguhnya penderitaan itu akan semakin parah. Saya ingin mengajukan ilustrasi kecil mengenai syukur ini.Syukur memiliki tiga rukun.yg pertama syukru bil qolb(syukur dengan hati).ketika mendapatkan karunia nikmat,setidaknya hati benar_benar berterima kasih kepada Allah akan apa yang barusan diberikan_NYA itu lewat ibadah mahdhoh kepada_NY.kemudian syukru bil lisaan(bersyukur dengan lisan),yakni mengungkapkan syukur kepada Allah dengan Alhamdulillah dan ucapan terima kasih kepada orang yang menjadi perantara Allah dalam rangka sampainya rezeki itu kepada kita.Baru level selanjutnya adalah syukru bil fi'li (syukur dengan perbuatan),yakni dengan menggunakan atau memanfaatkan rezeki itu dengan sebaik_baiknya. Misalnay,Allah memberikan sehelai baju kepada saya lewat tangan anda.Maka syukur hati saya adalah melaksanakan segala perintah_NYA dengan seluruh kemampuan kita serta menjauhi semua larangan_NYA.Baru setelah itu syukur lisan saya adalah dengan cara berterima kasih kepada anda sebagai perantara Allah sampainya baju itu ke tangan saya. Dan syukur perbuatan saya adalah memanfaatkan baju tersebut dengan sebaik_baiknya.Menjaga serta merawatnya. Ketika anda atau orang lain menyaksikan saya melakukan tiga estafesitas syukur itu,maka rasanya anda atau orang lain yang memiliki nurani akan merasa senang karena telah memberikan baju kepada saya,dan tidak menutup kemungkinan anda atau orang lain akan memberikan lagi bila ada kesempatan.Inilah yang dimaksud la'aziydannakum(benar_benar akan Aku tambah nikmat itu untukmu).Tapi sebaliknya,bila anda yang telah memberikan baju kepada saya menyaksikan saya meremehkan baju pemberian anda tersebut,sama sekali tidak berterima kasih,bahkan anda melihat baju yang telah anda berikan kepada saya malah saya jadikan kain pel atau keset,anda bisa menerka bagaimana kondisi bathin anda menyaksikannya? Dan keyakinan saya anda tidak akan memberikan baju lagi atau bahkan sesuatu yang lain kepada saya meskipun pada saat saya sangat membutuhkannya.Inilah yanag dimaksud inna adzabiy lasyadid(sungguh penderitaan itu sangat pedih atau bertambah parah).
Demikian Allah menyatakan dalam ayat yang lain,waman syakaro fainnama yasykuru linafsih,waman kafaro fainna rabbi ganiyyun karim (dan siapa yang bersyukur maka sesungguhnya rasa syukur itu buat dirinya sendiri,namun siapa yang tidak mau bersyukur,sesungguhnya Allah adalah Tuhan yang Maha Kaya dan Mulia). Dia tidak butuh diterimakasihi.
Dalam kitab alhikam tertulis,malulah engkau ketika meminta kepada Allah sesuatu yang sudah dipastikan_NYA untukmu,dan mintalah sesuatu yang belum tentu Dia berikan untukmu yaitu iman dan hidayah. Saya beraksioma akan kalimat ini,merujuk sejarah Abu Thalib yang begitu membela perjuangan Rasulullah,bahkan ketika Rasulullah berdo'a agar Allah menjadikannya seorang muslim,malah dijawab,urusan iman dan hidayah adalah urusan_KU. Jadi mintalah atau berdoa'alah kepada_NYA akan datangnya iman dan hidayah ke dalam diri kita,bukan meminta rezeki atau lainnya,karena rezeki adalah bagaimana kita mencarinya . Sebab ketika seseorang telah memiliki iman dan hidayah,maka ia akan memiliki keyakinan yang kuat kepada Allah hingga mampu bersyukur se_syukur_syukurnya dan akhirnya setiap ingin melakukan apapun Allah memberikan jalan terang dengan petunjuk_NYA. Dan jadilah anda seperti apa yang diharapkan. Jadi intinya,kenali dulu Allah hingga mendatangkan sebuah keyakinan agar kita bisa bersyukur kepada_NYA dan dunia menjadi milik kita. Wallahu a'lam.
rindhu
rindu,airmata dan tertawa.
hingga sekian lamanya kenapa masih bayangmu tak mau pergi,tetap menjelma menemaniku dalam sepi,tersiksa batinku wahai sang kekasih tp kau tetap diam,airmata setia menemani tuk memohon pada RABB ku agar cobaan yg ada padaku dan padamu semoga bisa terlewati...tak sanggup aku ya RABB bila mendengar sang pujaan hati menderita tak sanggup aku ya RABB bila dia hadapi sendiri luka...ya RABB maha tahu segala apa yg akan terjadi,maha tahu apa yang ada dihati ini, ya RABB kami satu tak terpisah tapi kenapa tak pernah menyatu???semua ini adalah rahasia_MU ya ILLAHI RABBY....tertawaku..tlah tiada ...senyumku tlah memudar....hanya denganmulah aku bisa tersenyum bahkan terbahak....kutemui jalan terang saat bersamamu kutemukan semuanya bahkan Allah memberikan hidayahnya lewat dirimu wahai sang kekasih....kini bidadarimu menangis,kini permaisurimu tersengguk tapi kau diam...aku yakin engakaupun rindu ....tapi engkau terpaku biarkan aku...tetap berpaku tuk menunggu senja tiba...nama yang indah yakni nama malaikat penjaga surga yang engakau bawa...:),aku tetap mencintaimu wahai belahan jiwaku,kuyakin engkaupun tak sanggup tinggalkan aku hanya entah apa yang membuatmu beku.
hingga sekian lamanya kenapa masih bayangmu tak mau pergi,tetap menjelma menemaniku dalam sepi,tersiksa batinku wahai sang kekasih tp kau tetap diam,airmata setia menemani tuk memohon pada RABB ku agar cobaan yg ada padaku dan padamu semoga bisa terlewati...tak sanggup aku ya RABB bila mendengar sang pujaan hati menderita tak sanggup aku ya RABB bila dia hadapi sendiri luka...ya RABB maha tahu segala apa yg akan terjadi,maha tahu apa yang ada dihati ini, ya RABB kami satu tak terpisah tapi kenapa tak pernah menyatu???semua ini adalah rahasia_MU ya ILLAHI RABBY....tertawaku..tlah tiada ...senyumku tlah memudar....hanya denganmulah aku bisa tersenyum bahkan terbahak....kutemui jalan terang saat bersamamu kutemukan semuanya bahkan Allah memberikan hidayahnya lewat dirimu wahai sang kekasih....kini bidadarimu menangis,kini permaisurimu tersengguk tapi kau diam...aku yakin engakaupun rindu ....tapi engkau terpaku biarkan aku...tetap berpaku tuk menunggu senja tiba...nama yang indah yakni nama malaikat penjaga surga yang engakau bawa...:),aku tetap mencintaimu wahai belahan jiwaku,kuyakin engkaupun tak sanggup tinggalkan aku hanya entah apa yang membuatmu beku.
renungan
sssalamualaikum wr wb .................PERNAKAH sesekali kita nikmati dgn penuh perasaan akan kesehatan yg kita rasakan ini?pernakah kita menitiskan airmata saat menjenguk seseorang yg tergeletak di pembaringan krn sakit?pernakah secara sungguh" kita bersyukur kepada Allah atas kenyamanan hidup dikala sehat?sebab biasanya kita br akan merasakan nikmat sehat justru dikala kita sakit.mengapa hal ini terjadi?mengapa saat sehat kita tidak merasakan sehat namun ketika sakit kita malah mengharapkan sehat?
Rasulullah pernah bersabda"siapa yg mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya".kalimat ini dapat kita fahami dgn asumsi siapa yg mengetahui setiap detail dirinya dalam arti menyeluruh,dari mulai operasionalitas sel2tubuhnya hingga beraneka ragam jiwanya serta kekuatan dan eksistensi ruhnya,maka dia pasti akan mampu menyaksikan bahwa Allah adalah Tuhan Maha Hebat yg hrs dipuja dan dipuji krn rasa syukur kepada_NYA.
Pernah jugakah kita benar2menghayati syahadat kita hingga tergetar hati kita saat telunjuk digerakan pada waktu shalat? apapunyg saya sebutkan diatas merupakan hal saling berkaitan dalam hidup ini.pertama ketika mengetahui eksistensi diri,maka kita akan tahu kehebatan Allah. setelah kita tahu kehebatan Allah dengan sendirinya rasa syukur itu akan menyapa,baru kemudian kita dapat benar2beraksi bahwa Allah adalah Tuhan yg menciptakan kita dengan penuh kasih sayang serta mengatur seluruh kehidupan ini.mengatur kehidupan yg saya maksudkan adalah hal2yg membuat kita menjadi hidup,bukan perihal rezeki yg kita gunakan buat hidup.kalau masalah rezeki itu ya urusan kita sendiri.Allah hanya sekedar mengikuti keinginan kita.saya harap anda bisa membedakan keinginan dan khayalan.khayalan itu adalah keinginan jiwa yg tidak terimplementasikan oleh tubuh,sedangkan keinginan atau harapan adalah suatu kemauan yg dibuktikan oleh perbuatan jasad.keinginan yg seperti inilah yg dikatakan sebagai do'a.Do'amerupakan niat yg direncanakan oleh hati dan diburu oleh sikap.karakter yg seperti ini merupakan keyakinan.Artinya doa adalah mewujudkan keyakinan.'ud'uniy astajib lakum'berdoalah kepadaku,pasti kujawab do'amu.nah tinggal masalahnya adalah bagaimana mungkin kita bisa memiliki keyakinan yg akan terwujud oleh suatu ikhtiar,kalau setidaknya kenal sedikit dengan Allah saja tidak. Begini ada baiknya kita coba mengenal Allah lewat apa saja yg sudah diberikan_NYA kepada kita sebelum kita mencari tahu eksistensi sebenarnya.
nafas,yah,nafas yg kita hirup setiap hari ini adalah pemberianya_NYA.seseorang membutuhkan setidaknya setengah liter udara untuk sekali bernafas.kecuali jika menarik nafas panjang,itu akan membutuhkan 2liter udara.sedangkan satu menit,paling tidak manusia bernafas 16 hingga 18 kali.Artinya sedikitnya manusia membutuhkan udara 9 liter setiap menitnya.Bayangkan berapa liter yg sudah kita habiskan dalam 1hari saja.Seandainya Allah memberikan bandrol harga dari setiap liter udara yg kita hirup 100 rupiah saja,maka sudah berapa triliyun rupiah yg sudah kita habiskan hanya sekedar untuk bernafas.Sedangkan nafas jauh lebih penting dari makanan pokok yg kita makan,seperti beras misalnya.jika sekarang harga beras 5500 rupiah perliter maka seharusnya udara yg prioritasnya jauh lebih penting ketimbang beras,dihargai 10.000rupiah perliternya.Dan anda bisa membayangkan bagaimana jadinya. FABI AYYI AALAA IRAOBIKUMAATUKADZIBAN,maka nikmat Tuhanmu yg mana lagi yg engkau dustakan?Bukan cuma itu,setiap setengah liter udara yg kita hirup mengandung bebrapa zat yg sudah ditentukan kadaritasnya.seperti zat lemas(nitrogen),zat asam(oksigen),zat air(hidrogen),dan yg lainnya.Dengan takaran udara ,zat lemas 78%,zat asam 21% dan 1%zat lainnya.Dan kadaritas itu tidak boleh lebih ataupun kurang seandainya zat asam yg seharusnya 21% dikurangi sedikit saja,maka api tidak akan dapat nyala,sedangkan bila dilebihkan sedikit saja maka pastinya ketika hujan,petir akan menyambar kita.
Dari gambaran ini seakan_akan Allah selalu meracik kandungan udara yg akan kita hirup.Subhanallah,begitu berhasil kita menghirupnya,bukan malah syukur yg kita ucapkan,melainkan kemaksiatan yg terjadi.Allah ,meracik nafas buat kita kemudian kita manfaatkan untuk berbuat dosa.Dimanakah nurani dan akal sehat kita? Tapi kendati demikian,toh tidak membuat Allah putus asa untuk tetap meracik kandungan udara buat kita. Tepatlah kiranya ketika Allah menyatakan diri_NYA sebagai Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Pengampun.Jika Ia ingin menghukum setiap manusia yg berdosa,maka tidak akan tersisalah satupun manusia diatas bumi ini.Ia selalu menanti manusia yg bersalah untuk kembali kepada_NYA.Bertaubat. Ketika kita sudah mampu mensyukuri segala nikmat yg telah Allah berikan,maka rasanya malu sekali untuk menengadahkan tangan meminta hal yg seharusnya menjadi kewajiban kita untuk memenuhi kepada Allah.Seperti permintaan rezeki,kenaikan karier atau lain sebagainya.Apalagi untuk meninggalkan shalat sebagai sarana beretrima kasih kepada_NYA.
Mari sejenak kita merenungi akan janji Allah yg menyatakan"siapa yang bersyukur kepada_KU,maka akan KU tambahkan nikmat itu,namun barang siapa yang tidak bersyukur,sesungguhnya penderitaan itu akan semakin parah. Saya ingin mengajukan ilustrasi kecil mengenai syukur ini.Syukur memiliki tiga rukun.yg pertama syukru bil qolb(syukur dengan hati).ketika mendapatkan karunia nikmat,setidaknya hati benar_benar berterima kasih kepada Allah akan apa yang barusan diberikan_NYA itu lewat ibadah mahdhoh kepada_NY.kemudian syukru bil lisaan(bersyukur dengan lisan),yakni mengungkapkan syukur kepada Allah dengan Alhamdulillah dan ucapan terima kasih kepada orang yang menjadi perantara Allah dalam rangka sampainya rezeki itu kepada kita.Baru level selanjutnya adalah syukru bil fi'li (syukur dengan perbuatan),yakni dengan menggunakan atau memanfaatkan rezeki itu dengan sebaik_baiknya. Misalnay,Allah memberikan sehelai baju kepada saya lewat tangan anda.Maka syukur hati saya adalah melaksanakan segala perintah_NYA dengan seluruh kemampuan kita serta menjauhi semua larangan_NYA.Baru setelah itu syukur lisan saya adalah dengan cara berterima kasih kepada anda sebagai perantara Allah sampainya baju itu ke tangan saya. Dan syukur perbuatan saya adalah memanfaatkan baju tersebut dengan sebaik_baiknya.Menjaga serta merawatnya. Ketika anda atau orang lain menyaksikan saya melakukan tiga estafesitas syukur itu,maka rasanya anda atau orang lain yang memiliki nurani akan merasa senang karena telah memberikan baju kepada saya,dan tidak menutup kemungkinan anda atau orang lain akan memberikan lagi bila ada kesempatan.Inilah yang dimaksud la'aziydannakum(benar_benar akan Aku tambah nikmat itu untukmu).Tapi sebaliknya,bila anda yang telah memberikan baju kepada saya menyaksikan saya meremehkan baju pemberian anda tersebut,sama sekali tidak berterima kasih,bahkan anda melihat baju yang telah anda berikan kepada saya malah saya jadikan kain pel atau keset,anda bisa menerka bagaimana kondisi bathin anda menyaksikannya? Dan keyakinan saya anda tidak akan memberikan baju lagi atau bahkan sesuatu yang lain kepada saya meskipun pada saat saya sangat membutuhkannya.Inilah yanag dimaksud inna adzabiy lasyadid(sungguh penderitaan itu sangat pedih atau bertambah parah).
Demikian Allah menyatakan dalam ayat yang lain,waman syakaro fainnama yasykuru linafsih,waman kafaro fainna rabbi ganiyyun karim (dan siapa yang bersyukur maka sesungguhnya rasa syukur itu buat dirinya sendiri,namun siapa yang tidak mau bersyukur,sesungguhnya Allah adalah Tuhan yang Maha Kaya dan Mulia). Dia tidak butuh diterimakasihi.
Dalam kitab alhikam tertulis,malulah engkau ketika meminta kepada Allah sesuatu yang sudah dipastikan_NYA untukmu,dan mintalah sesuatu yang belum tentu Dia berikan untukmu yaitu iman dan hidayah. Saya beraksioma akan kalimat ini,merujuk sejarah Abu Thalib yang begitu membela perjuangan Rasulullah,bahkan ketika Rasulullah berdo'a agar Allah menjadikannya seorang muslim,malah dijawab,urusan iman dan hidayah adalah urusan_KU. Jadi mintalah atau berdoa'alah kepada_NYA akan datangnya iman dan hidayah ke dalam diri kita,bukan meminta rezeki atau lainnya,karena rezeki adalah bagaimana kita mencarinya . Sebab ketika seseorang telah memiliki iman dan hidayah,maka ia akan memiliki keyakinan yang kuat kepada Allah hingga mampu bersyukur se_syukur_syukurnya dan akhirnya setiap ingin melakukan apapun Allah memberikan jalan terang dengan petunjuk_NYA. Dan jadilah anda seperti apa yang diharapkan. Jadi intinya,kenali dulu Allah hingga mendatangkan sebuah keyakinan agar kita bisa bersyukur kepada_NYA dan dunia menjadi milik kita. Wallahu a'lam.
"SEMUA INI SAYA KUTIP DARI MAJALAH IRSYAD" semoga berguna wasalam...^
Rasulullah pernah bersabda"siapa yg mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya".kalimat ini dapat kita fahami dgn asumsi siapa yg mengetahui setiap detail dirinya dalam arti menyeluruh,dari mulai operasionalitas sel2tubuhnya hingga beraneka ragam jiwanya serta kekuatan dan eksistensi ruhnya,maka dia pasti akan mampu menyaksikan bahwa Allah adalah Tuhan Maha Hebat yg hrs dipuja dan dipuji krn rasa syukur kepada_NYA.
Pernah jugakah kita benar2menghayati syahadat kita hingga tergetar hati kita saat telunjuk digerakan pada waktu shalat? apapunyg saya sebutkan diatas merupakan hal saling berkaitan dalam hidup ini.pertama ketika mengetahui eksistensi diri,maka kita akan tahu kehebatan Allah. setelah kita tahu kehebatan Allah dengan sendirinya rasa syukur itu akan menyapa,baru kemudian kita dapat benar2beraksi bahwa Allah adalah Tuhan yg menciptakan kita dengan penuh kasih sayang serta mengatur seluruh kehidupan ini.mengatur kehidupan yg saya maksudkan adalah hal2yg membuat kita menjadi hidup,bukan perihal rezeki yg kita gunakan buat hidup.kalau masalah rezeki itu ya urusan kita sendiri.Allah hanya sekedar mengikuti keinginan kita.saya harap anda bisa membedakan keinginan dan khayalan.khayalan itu adalah keinginan jiwa yg tidak terimplementasikan oleh tubuh,sedangkan keinginan atau harapan adalah suatu kemauan yg dibuktikan oleh perbuatan jasad.keinginan yg seperti inilah yg dikatakan sebagai do'a.Do'amerupakan niat yg direncanakan oleh hati dan diburu oleh sikap.karakter yg seperti ini merupakan keyakinan.Artinya doa adalah mewujudkan keyakinan.'ud'uniy astajib lakum'berdoalah kepadaku,pasti kujawab do'amu.nah tinggal masalahnya adalah bagaimana mungkin kita bisa memiliki keyakinan yg akan terwujud oleh suatu ikhtiar,kalau setidaknya kenal sedikit dengan Allah saja tidak. Begini ada baiknya kita coba mengenal Allah lewat apa saja yg sudah diberikan_NYA kepada kita sebelum kita mencari tahu eksistensi sebenarnya.
nafas,yah,nafas yg kita hirup setiap hari ini adalah pemberianya_NYA.seseorang membutuhkan setidaknya setengah liter udara untuk sekali bernafas.kecuali jika menarik nafas panjang,itu akan membutuhkan 2liter udara.sedangkan satu menit,paling tidak manusia bernafas 16 hingga 18 kali.Artinya sedikitnya manusia membutuhkan udara 9 liter setiap menitnya.Bayangkan berapa liter yg sudah kita habiskan dalam 1hari saja.Seandainya Allah memberikan bandrol harga dari setiap liter udara yg kita hirup 100 rupiah saja,maka sudah berapa triliyun rupiah yg sudah kita habiskan hanya sekedar untuk bernafas.Sedangkan nafas jauh lebih penting dari makanan pokok yg kita makan,seperti beras misalnya.jika sekarang harga beras 5500 rupiah perliter maka seharusnya udara yg prioritasnya jauh lebih penting ketimbang beras,dihargai 10.000rupiah perliternya.Dan anda bisa membayangkan bagaimana jadinya. FABI AYYI AALAA IRAOBIKUMAATUKADZIBAN,maka nikmat Tuhanmu yg mana lagi yg engkau dustakan?Bukan cuma itu,setiap setengah liter udara yg kita hirup mengandung bebrapa zat yg sudah ditentukan kadaritasnya.seperti zat lemas(nitrogen),zat asam(oksigen),zat air(hidrogen),dan yg lainnya.Dengan takaran udara ,zat lemas 78%,zat asam 21% dan 1%zat lainnya.Dan kadaritas itu tidak boleh lebih ataupun kurang seandainya zat asam yg seharusnya 21% dikurangi sedikit saja,maka api tidak akan dapat nyala,sedangkan bila dilebihkan sedikit saja maka pastinya ketika hujan,petir akan menyambar kita.
Dari gambaran ini seakan_akan Allah selalu meracik kandungan udara yg akan kita hirup.Subhanallah,begitu berhasil kita menghirupnya,bukan malah syukur yg kita ucapkan,melainkan kemaksiatan yg terjadi.Allah ,meracik nafas buat kita kemudian kita manfaatkan untuk berbuat dosa.Dimanakah nurani dan akal sehat kita? Tapi kendati demikian,toh tidak membuat Allah putus asa untuk tetap meracik kandungan udara buat kita. Tepatlah kiranya ketika Allah menyatakan diri_NYA sebagai Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Pengampun.Jika Ia ingin menghukum setiap manusia yg berdosa,maka tidak akan tersisalah satupun manusia diatas bumi ini.Ia selalu menanti manusia yg bersalah untuk kembali kepada_NYA.Bertaubat. Ketika kita sudah mampu mensyukuri segala nikmat yg telah Allah berikan,maka rasanya malu sekali untuk menengadahkan tangan meminta hal yg seharusnya menjadi kewajiban kita untuk memenuhi kepada Allah.Seperti permintaan rezeki,kenaikan karier atau lain sebagainya.Apalagi untuk meninggalkan shalat sebagai sarana beretrima kasih kepada_NYA.
Mari sejenak kita merenungi akan janji Allah yg menyatakan"siapa yang bersyukur kepada_KU,maka akan KU tambahkan nikmat itu,namun barang siapa yang tidak bersyukur,sesungguhnya penderitaan itu akan semakin parah. Saya ingin mengajukan ilustrasi kecil mengenai syukur ini.Syukur memiliki tiga rukun.yg pertama syukru bil qolb(syukur dengan hati).ketika mendapatkan karunia nikmat,setidaknya hati benar_benar berterima kasih kepada Allah akan apa yang barusan diberikan_NYA itu lewat ibadah mahdhoh kepada_NY.kemudian syukru bil lisaan(bersyukur dengan lisan),yakni mengungkapkan syukur kepada Allah dengan Alhamdulillah dan ucapan terima kasih kepada orang yang menjadi perantara Allah dalam rangka sampainya rezeki itu kepada kita.Baru level selanjutnya adalah syukru bil fi'li (syukur dengan perbuatan),yakni dengan menggunakan atau memanfaatkan rezeki itu dengan sebaik_baiknya. Misalnay,Allah memberikan sehelai baju kepada saya lewat tangan anda.Maka syukur hati saya adalah melaksanakan segala perintah_NYA dengan seluruh kemampuan kita serta menjauhi semua larangan_NYA.Baru setelah itu syukur lisan saya adalah dengan cara berterima kasih kepada anda sebagai perantara Allah sampainya baju itu ke tangan saya. Dan syukur perbuatan saya adalah memanfaatkan baju tersebut dengan sebaik_baiknya.Menjaga serta merawatnya. Ketika anda atau orang lain menyaksikan saya melakukan tiga estafesitas syukur itu,maka rasanya anda atau orang lain yang memiliki nurani akan merasa senang karena telah memberikan baju kepada saya,dan tidak menutup kemungkinan anda atau orang lain akan memberikan lagi bila ada kesempatan.Inilah yang dimaksud la'aziydannakum(benar_benar akan Aku tambah nikmat itu untukmu).Tapi sebaliknya,bila anda yang telah memberikan baju kepada saya menyaksikan saya meremehkan baju pemberian anda tersebut,sama sekali tidak berterima kasih,bahkan anda melihat baju yang telah anda berikan kepada saya malah saya jadikan kain pel atau keset,anda bisa menerka bagaimana kondisi bathin anda menyaksikannya? Dan keyakinan saya anda tidak akan memberikan baju lagi atau bahkan sesuatu yang lain kepada saya meskipun pada saat saya sangat membutuhkannya.Inilah yanag dimaksud inna adzabiy lasyadid(sungguh penderitaan itu sangat pedih atau bertambah parah).
Demikian Allah menyatakan dalam ayat yang lain,waman syakaro fainnama yasykuru linafsih,waman kafaro fainna rabbi ganiyyun karim (dan siapa yang bersyukur maka sesungguhnya rasa syukur itu buat dirinya sendiri,namun siapa yang tidak mau bersyukur,sesungguhnya Allah adalah Tuhan yang Maha Kaya dan Mulia). Dia tidak butuh diterimakasihi.
Dalam kitab alhikam tertulis,malulah engkau ketika meminta kepada Allah sesuatu yang sudah dipastikan_NYA untukmu,dan mintalah sesuatu yang belum tentu Dia berikan untukmu yaitu iman dan hidayah. Saya beraksioma akan kalimat ini,merujuk sejarah Abu Thalib yang begitu membela perjuangan Rasulullah,bahkan ketika Rasulullah berdo'a agar Allah menjadikannya seorang muslim,malah dijawab,urusan iman dan hidayah adalah urusan_KU. Jadi mintalah atau berdoa'alah kepada_NYA akan datangnya iman dan hidayah ke dalam diri kita,bukan meminta rezeki atau lainnya,karena rezeki adalah bagaimana kita mencarinya . Sebab ketika seseorang telah memiliki iman dan hidayah,maka ia akan memiliki keyakinan yang kuat kepada Allah hingga mampu bersyukur se_syukur_syukurnya dan akhirnya setiap ingin melakukan apapun Allah memberikan jalan terang dengan petunjuk_NYA. Dan jadilah anda seperti apa yang diharapkan. Jadi intinya,kenali dulu Allah hingga mendatangkan sebuah keyakinan agar kita bisa bersyukur kepada_NYA dan dunia menjadi milik kita. Wallahu a'lam.
"SEMUA INI SAYA KUTIP DARI MAJALAH IRSYAD" semoga berguna wasalam...^
Setelah manis kau kecap
Tak sepantasnya kau remehkan gula
Apalagi wangi belum kau resap
Bagaimana kau abaikan bunga
Setelah merdu kau nikmati
Tak sepantasnya kau laknati lagu
Apalagi haru belum kau rasakan
Bagaimana puisinya kau rendahkan
Setelah sunnah kau minati
Tak sepantasnya kau sepelekan hadis
Apalagi belum kau hayati al-Quran
Bagaimana mushafnya kau kecilkan ?
Setelah keyakinan kau dapatkan
Tak sepantasnya kau campakan iman
Apalagi mikraj belum kau hidupi
Bagaima sholat kau anggap sepi
Setelah hakikat mengada
Tak sepantasnya kau kecam filsafat
Apalagi makrifat belum kau rasa, menyinta
Bagaimana tarekat kau anggap nista
Tak sepantasnya kau remehkan gula
Apalagi wangi belum kau resap
Bagaimana kau abaikan bunga
Setelah merdu kau nikmati
Tak sepantasnya kau laknati lagu
Apalagi haru belum kau rasakan
Bagaimana puisinya kau rendahkan
Setelah sunnah kau minati
Tak sepantasnya kau sepelekan hadis
Apalagi belum kau hayati al-Quran
Bagaimana mushafnya kau kecilkan ?
Setelah keyakinan kau dapatkan
Tak sepantasnya kau campakan iman
Apalagi mikraj belum kau hidupi
Bagaima sholat kau anggap sepi
Setelah hakikat mengada
Tak sepantasnya kau kecam filsafat
Apalagi makrifat belum kau rasa, menyinta
Bagaimana tarekat kau anggap nista
Jumat, 16 Mei 2008
cinta
Mas kawin untuk bidadariku adalah sekuntum bunga melati
yang kupetik dari sujud sembahyangku setiap hari
buah cintaku dengan bidadariku
adalah lahirnya sejuta generasi teladan
yang menggendong tempayan-tempayan kemanfaatan
bagi manusia dan kemanusiaan
pada setiap tempat, setiap zamanMereka lahir demi kesejatian sebuah pengabdian
dalam abad-abad yang susah, abad- abad tidak mengenal Tuhan
abad-abad hilang naluri kemanusiaan
abad-abad berkuasa rezim-rezim kemungkaran
dan mereka tetap kekar dan setia
membela kebenaran dan keadilanEstafet perjuangan kami berkelanjutan
sambung-menyambung setiap generasi
tak berpenghabisan, terus bergerak
mengaliri ladang-ladang peradaban
seperti cintaku pada bidadariku
yang terus tumbuh semakin subur dari hari ke hari
laksana kalimat - kalimat suci
di hati para salehin dan dihati para nabi
“Orang yahudi mengawinkan anaknya dengan seseorang karena harta. Orang nasrani mengawinkan karena keindahan. Dan orang arab mengawinkan karena nasab dan keturunan. Sedangkan orang muslim mengawinkan anaknya karena melihat iman dan takwa. Anda tinggal memilih, masuk golongan manakah anda? “-dikutip dari karya Habiburrahman El-Shirazy-
berikut rinkasan ceritanya :
Niyala adalah seorang wanita solehah, ia tercatat sebagai salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran disalah satu Universitas Negeri di Jakarta. Menjelang hari bahagia untuk menjadi wisudawan, cobaan itu mendera batinnya hingga terapuh, ketika surat dari ayahnya itu datang, dan memberitahukan bahwa salah satu pemuka di desanya meminang dirinya untuk dijadikan istri Roger anak Pak H.Cosmas yang bungsu.Ayahnya meminta agar Niyala bersedia berkorban demi ayahnya karena ayahnya telah banyak berhutang budi pada pak H.Cosmas.Dilema antara nurani dan pengabdian pada Ayahnya. Mana mungkin Niyala mengecewakan ayahnya.Tapi mana mungkin juga Niyala menikah dengan Lelaki Mucikari seperti Roger?
Ayahnya meminta jawaban ketika akan datang dihari wisuda nanti, namun Niyala tidak dapat memberi keputusan. Sesaat menjelang hari bahagia Umi ibu angkat Niyala mengajak Niyala untuk menjemput kakaknya Faiq di Bandara. Faiq telah menyelesaikan S2 di London, dan Umi menyuruhnya pulang agar ia bisa menyaksikan moment-moment penting dalam keluarganya, pertama karena Niyala akan diwisuda dan kedua karena Umi akan merencanakan pernikahan Faiq dengan Diah.
Niyala menyambut kedatangan kakanya dengan bahagia begitu pula dengan Umi, Niyala berusaha untuk melupakan kegundahan hati yang sedang mengancam dirinya.Dalam hitungan waktu acara wisuda akan dilangsungkan esok harinya, ayah Niyala berserta kakaknya Herman datang Ke Jakarta. Entah jawaban apa yang harus Niyala lontarkan ketika bertemu ayahnya. Kali ini Niyala tidak dapat menyembunyikan kesedihan hatinya dari kakaknya Faiq.
Faiq merasa bahwa Niyala menyembunyikan suatu masalah yang serius dari dirinya, akhirnya Faiq mencoba mengajak bicara Niyala ketika hendak menjemput ayah Niyala di Pulo Gadung. Karena tak kuat menanggung beban hidup ini sendirian akhirnya Niyala mencoba membuka mulut pada Faiq, dan mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.Sebenarnya Niyala telah menemukan jalan keluar untuk memecahkan masalah ini, tapi feeling-nya cuma kak Faiq yang bisa membantunya untuk mengeluarkanya dari masalah ini.Ia menyuruh Kak Faiq untuk angkat bicara pada ayahnya, bahwa Niyala sebenarnya sudah punya calon suami yang teramat dicintai walaupun sebenarnya ini adalah sebuah kebohongan. Untuk bayaran hutang ayah pada Pak H. Cosmas sebesar 85 juta akan Niyala pikirkan berikutnya.
Akhirnya Faiq bersedia membantu Niyala dengan dua syarat yang pertama Niyala harus mencuci baju Kak Faiq selama sebulan selama ia berada di Jakarta yang kedua Niyala harus memijit Kak Faiq malam ini, Niyala menetujui syarat pertama tapi yang kedua ia sungguh keberatan karena Kak Faiq bukan Mahramnya.Lalu bagaimana caranya ia memenuhi persyaratan itu??
Ayah dan Kak Herman datang, Umi pun menyambut dengan hangat dirumahnya, mereka berlima berkumpul bernostalgia meceritakan pengalaman masing-masing. Namun setelah makan malam ayah Niyala ingin mengadakan musyawarah berlima.Hati Niyala sudah tidak karuan.
Surprise apa yang terjadi, Faiq benar-benar aktor yang hebat memainkan skenario didepan Umi, Ayah dan kak Herman.Ia mulai angkat bicara dan mengatakan bahwa sebenarnya Niyala telah mempunyai calon pendamping yang sangat dicintai dan tak mungkin dapat terpisahkan oleh apapun dan siapapun, Faiq mengatakan bahwa Niyala telah menjalin hubungan dengan seorang lelaki yang amat ia cintai selama sebelas tahun semenjak Niyala duduk dibangku SMP.Umi, Ayah dan Kak Herman keheran rupanya, dan bertanya siapakah lelaki yang dicintai oleh Niyala itu, Faiq dengan ringan menjawab Nama Lengkap lelaki yang dicintai Niyala sejak SMP sampai sekarang adalah Muhamad Faiq bin Saipul Anam.
Sungguh kaget luar biasa Umi, Ayah, Kak Herman dan juga Niyala. pikir Niyala Kakaknya benar-benar sudah gila menambah masalah menjadi tambah rumit kalau kebohongan ini terbongkar bahkan akan menyakiti hati Umi, Ayah dan Kak Herman.
Ternyata keyakinan Faiq untuk memper-istri Niyala sungguh-sungguh. Faiq tidak sedang melakukan sandiwara. Ia berusaha meyakinkan seluruh keluarga dan juga Niyala. Bahwa ia mencintai Niyala sebagai seorang kakak terhadap adiknya sekaligus seperti Yusuf mencintai Zulaikha atau Romeo mencintai Juliet. Akhirnya dengan penuh berkah bahagia Niyala menerima Faiq. Dan malam itu juga menjadi malam yang dipilih Faiq untuk melangsungkan akad nikah dan resepsi walimah. Ternyata dari tadi pagi Faiq telah menyusun rencana ini dengan matang dan sempurna. Subhannallah…
Usai resepsi walimah selesai mereka berkumpul kembali dirumah berbincang-bincang. Dan Faiq berterus terang hal yang sebenarnya bahwa tadi ia telah melakukan kebohongan untuk menyelesaikan masalah Niyala.Tetapi pernikahan itu bukanlah sebuah kebohongan, karena Faiq benar-benar merasakan jatuh cinta pada Niyala setelah pagi hari umi berkata tidak mau kehilangan Dik Niya.Dan tidak ada perempuan yang dapat memahami dan mencintai Umi melebihi Dik Niya. Ternyata Faiq pun tidak mau kehilangan Dik Niya.
****
” Adik tahu kakak capek. Tapi adik minta, malam ini juga wisuda adik menjadi seorang perempuan paling berbahagia di dunia, sebelum besok pagi adik diwisuda menjadi sarjana kedokteran”.
“Maksud adik?”.
Niyala mengedipkan mata. (Kutipan dialog Niyala pada Faiq)
****
sumber : http://mbinkz.wordpress.com/2007/08/
yang kupetik dari sujud sembahyangku setiap hari
buah cintaku dengan bidadariku
adalah lahirnya sejuta generasi teladan
yang menggendong tempayan-tempayan kemanfaatan
bagi manusia dan kemanusiaan
pada setiap tempat, setiap zamanMereka lahir demi kesejatian sebuah pengabdian
dalam abad-abad yang susah, abad- abad tidak mengenal Tuhan
abad-abad hilang naluri kemanusiaan
abad-abad berkuasa rezim-rezim kemungkaran
dan mereka tetap kekar dan setia
membela kebenaran dan keadilanEstafet perjuangan kami berkelanjutan
sambung-menyambung setiap generasi
tak berpenghabisan, terus bergerak
mengaliri ladang-ladang peradaban
seperti cintaku pada bidadariku
yang terus tumbuh semakin subur dari hari ke hari
laksana kalimat - kalimat suci
di hati para salehin dan dihati para nabi
“Orang yahudi mengawinkan anaknya dengan seseorang karena harta. Orang nasrani mengawinkan karena keindahan. Dan orang arab mengawinkan karena nasab dan keturunan. Sedangkan orang muslim mengawinkan anaknya karena melihat iman dan takwa. Anda tinggal memilih, masuk golongan manakah anda? “-dikutip dari karya Habiburrahman El-Shirazy-
berikut rinkasan ceritanya :
Niyala adalah seorang wanita solehah, ia tercatat sebagai salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran disalah satu Universitas Negeri di Jakarta. Menjelang hari bahagia untuk menjadi wisudawan, cobaan itu mendera batinnya hingga terapuh, ketika surat dari ayahnya itu datang, dan memberitahukan bahwa salah satu pemuka di desanya meminang dirinya untuk dijadikan istri Roger anak Pak H.Cosmas yang bungsu.Ayahnya meminta agar Niyala bersedia berkorban demi ayahnya karena ayahnya telah banyak berhutang budi pada pak H.Cosmas.Dilema antara nurani dan pengabdian pada Ayahnya. Mana mungkin Niyala mengecewakan ayahnya.Tapi mana mungkin juga Niyala menikah dengan Lelaki Mucikari seperti Roger?
Ayahnya meminta jawaban ketika akan datang dihari wisuda nanti, namun Niyala tidak dapat memberi keputusan. Sesaat menjelang hari bahagia Umi ibu angkat Niyala mengajak Niyala untuk menjemput kakaknya Faiq di Bandara. Faiq telah menyelesaikan S2 di London, dan Umi menyuruhnya pulang agar ia bisa menyaksikan moment-moment penting dalam keluarganya, pertama karena Niyala akan diwisuda dan kedua karena Umi akan merencanakan pernikahan Faiq dengan Diah.
Niyala menyambut kedatangan kakanya dengan bahagia begitu pula dengan Umi, Niyala berusaha untuk melupakan kegundahan hati yang sedang mengancam dirinya.Dalam hitungan waktu acara wisuda akan dilangsungkan esok harinya, ayah Niyala berserta kakaknya Herman datang Ke Jakarta. Entah jawaban apa yang harus Niyala lontarkan ketika bertemu ayahnya. Kali ini Niyala tidak dapat menyembunyikan kesedihan hatinya dari kakaknya Faiq.
Faiq merasa bahwa Niyala menyembunyikan suatu masalah yang serius dari dirinya, akhirnya Faiq mencoba mengajak bicara Niyala ketika hendak menjemput ayah Niyala di Pulo Gadung. Karena tak kuat menanggung beban hidup ini sendirian akhirnya Niyala mencoba membuka mulut pada Faiq, dan mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.Sebenarnya Niyala telah menemukan jalan keluar untuk memecahkan masalah ini, tapi feeling-nya cuma kak Faiq yang bisa membantunya untuk mengeluarkanya dari masalah ini.Ia menyuruh Kak Faiq untuk angkat bicara pada ayahnya, bahwa Niyala sebenarnya sudah punya calon suami yang teramat dicintai walaupun sebenarnya ini adalah sebuah kebohongan. Untuk bayaran hutang ayah pada Pak H. Cosmas sebesar 85 juta akan Niyala pikirkan berikutnya.
Akhirnya Faiq bersedia membantu Niyala dengan dua syarat yang pertama Niyala harus mencuci baju Kak Faiq selama sebulan selama ia berada di Jakarta yang kedua Niyala harus memijit Kak Faiq malam ini, Niyala menetujui syarat pertama tapi yang kedua ia sungguh keberatan karena Kak Faiq bukan Mahramnya.Lalu bagaimana caranya ia memenuhi persyaratan itu??
Ayah dan Kak Herman datang, Umi pun menyambut dengan hangat dirumahnya, mereka berlima berkumpul bernostalgia meceritakan pengalaman masing-masing. Namun setelah makan malam ayah Niyala ingin mengadakan musyawarah berlima.Hati Niyala sudah tidak karuan.
Surprise apa yang terjadi, Faiq benar-benar aktor yang hebat memainkan skenario didepan Umi, Ayah dan kak Herman.Ia mulai angkat bicara dan mengatakan bahwa sebenarnya Niyala telah mempunyai calon pendamping yang sangat dicintai dan tak mungkin dapat terpisahkan oleh apapun dan siapapun, Faiq mengatakan bahwa Niyala telah menjalin hubungan dengan seorang lelaki yang amat ia cintai selama sebelas tahun semenjak Niyala duduk dibangku SMP.Umi, Ayah dan Kak Herman keheran rupanya, dan bertanya siapakah lelaki yang dicintai oleh Niyala itu, Faiq dengan ringan menjawab Nama Lengkap lelaki yang dicintai Niyala sejak SMP sampai sekarang adalah Muhamad Faiq bin Saipul Anam.
Sungguh kaget luar biasa Umi, Ayah, Kak Herman dan juga Niyala. pikir Niyala Kakaknya benar-benar sudah gila menambah masalah menjadi tambah rumit kalau kebohongan ini terbongkar bahkan akan menyakiti hati Umi, Ayah dan Kak Herman.
Ternyata keyakinan Faiq untuk memper-istri Niyala sungguh-sungguh. Faiq tidak sedang melakukan sandiwara. Ia berusaha meyakinkan seluruh keluarga dan juga Niyala. Bahwa ia mencintai Niyala sebagai seorang kakak terhadap adiknya sekaligus seperti Yusuf mencintai Zulaikha atau Romeo mencintai Juliet. Akhirnya dengan penuh berkah bahagia Niyala menerima Faiq. Dan malam itu juga menjadi malam yang dipilih Faiq untuk melangsungkan akad nikah dan resepsi walimah. Ternyata dari tadi pagi Faiq telah menyusun rencana ini dengan matang dan sempurna. Subhannallah…
Usai resepsi walimah selesai mereka berkumpul kembali dirumah berbincang-bincang. Dan Faiq berterus terang hal yang sebenarnya bahwa tadi ia telah melakukan kebohongan untuk menyelesaikan masalah Niyala.Tetapi pernikahan itu bukanlah sebuah kebohongan, karena Faiq benar-benar merasakan jatuh cinta pada Niyala setelah pagi hari umi berkata tidak mau kehilangan Dik Niya.Dan tidak ada perempuan yang dapat memahami dan mencintai Umi melebihi Dik Niya. Ternyata Faiq pun tidak mau kehilangan Dik Niya.
****
” Adik tahu kakak capek. Tapi adik minta, malam ini juga wisuda adik menjadi seorang perempuan paling berbahagia di dunia, sebelum besok pagi adik diwisuda menjadi sarjana kedokteran”.
“Maksud adik?”.
Niyala mengedipkan mata. (Kutipan dialog Niyala pada Faiq)
****
sumber : http://mbinkz.wordpress.com/2007/08/
Kamis, 15 Mei 2008
100
Bersyukur apabila mendapat nikmat.
Bersabar apabila mendapat kesulitan.
Bertawakal apabila mempunyai rancangan/program.
Ikhlas dalam segala amal perbuatan.
Jangan membiarkan hati tenggelam dalam kesedihan.
Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan.
Jangan berputus asa dalam menghadapi kesulitan.
Jangan bersusah hati dengan kekayaan orang.
Jangan iri hati atas kejayaan orang.
Jangan sombong kalau memperoleh kejayaan.
Jangan tamak kepada harta.
Jangan terlalu bercita-cita tinggi kepada sesuatu kedudukan.
Jangan hancur karena kezaliman.
Jangan goyah karena fitnah.
Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri.
Jangan campuri harta dengan harta yang haram.
Jangan sakiti perasaan ayah dan ibu.
Jangan usir orang yang meminta-minta.
Jangan sakiti anak yatim.
Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar.
Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil.
Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid).
Lakukan sholat dengan ikhlas dan khusyu.
Lakukan sholat fardhu di awal waktu, berjamaah dan di masjid.
Biasakan sholat malam.
Perbanyakkan berzikir dan berdoa kepada Allah.
Lakukan puasa wajib dan puasa sunat.
Sayangi dan hormat fakir miskin.
Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah.
Jangan marah berlebih-lebihan.
Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan.
Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah.
Berlatihlah memusatkan pemikiran.
Penuhi janji apabila telah dilafazkan dan mintalah maaf apabila ada sesuatu sebab yang menghalanginya.
Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan syaitan dan iblis.
Jangan percaya ramalan manusia.
Jangan terlampau takut miskin.
Hormatilah setiap orang.
Jangan terlampau takut kepada manusia.
Jangan sombong, takabur dan besar kepala.
Hormatilah tetangga.
Berlakulah adil dalam segala urusan.
Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah
Bersihkan rumah dari patung-patung berhala.
Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran.
Perbanyak silaturahmi.
Tutup aurat menurut anjuran Islam.
Bicaralah secukupnya.
Berkeluargalah kalau sudah siap segala-galanya.
Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu.
Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur.
Jauhkan diri dari penyakit-penyakit batin.
Sediakan waktu untuk beribadah dengan keluarga.
Makanlah secukupnya, tidak kekurangan dan tidak berlebihan.
Hormatilah kepada guru dan ulama.
Sering-seringlah bershalawat kepada nabi.
Cintai keluarga Nabi S.A.W.
Jangan terlalu banyak hutang.
Jangan terlampau mudah berjanji.
Selalu ingat akan saat kematian dan sadar bahwa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara.
Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti berbohong.
Bergaul lah dengan orang-orang shaleh.
Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar.
Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu.
Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita.
Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi.
Jangan membenci seseorang karena faham dan pendirian mereka.
Jangan benci kepada orang yang membenci kita.
Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan.
Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan.
Jangan melukai hati orang lain.
Jangan biasa berkata dusta.
Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian.
Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab.
Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.
Hormati orang lain yang lebih tua dari kita.
Jangan membuka aib orang lain.
Lihat orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita.
Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana.
Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan.
Jangan sedih karena miskin dan jangan sombong karena kaya.
Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara.
Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain.
Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara.
Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa.
Hargai prestasi dan pemberian orang.
Jangan habiskan waktu untuk sekadar hiburan dan kesenangan.
Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan.
Sediakan waktu untuk beribadah yang sesuai dengan norma-norma agama dan keadaan diri kita.
Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan badan atau mental kita menjadi terganggu.
Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana.
Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita.
Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu, dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina.
Jangan cepat percaya kepada berita buruk mengenai rekan kita, sebelum diperiksa kebenarannya.
Jangan menunda melaksanakan tugas dan kewajiban.
Sambutlah uluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan.
Jangan memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang di luar kemampuan diri.
Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tantangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan.
Yakinlah bahwa setiap kebaikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan kerusakan.
Jangan bahagia di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang.
Bersabar apabila mendapat kesulitan.
Bertawakal apabila mempunyai rancangan/program.
Ikhlas dalam segala amal perbuatan.
Jangan membiarkan hati tenggelam dalam kesedihan.
Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan.
Jangan berputus asa dalam menghadapi kesulitan.
Jangan bersusah hati dengan kekayaan orang.
Jangan iri hati atas kejayaan orang.
Jangan sombong kalau memperoleh kejayaan.
Jangan tamak kepada harta.
Jangan terlalu bercita-cita tinggi kepada sesuatu kedudukan.
Jangan hancur karena kezaliman.
Jangan goyah karena fitnah.
Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri.
Jangan campuri harta dengan harta yang haram.
Jangan sakiti perasaan ayah dan ibu.
Jangan usir orang yang meminta-minta.
Jangan sakiti anak yatim.
Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar.
Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil.
Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid).
Lakukan sholat dengan ikhlas dan khusyu.
Lakukan sholat fardhu di awal waktu, berjamaah dan di masjid.
Biasakan sholat malam.
Perbanyakkan berzikir dan berdoa kepada Allah.
Lakukan puasa wajib dan puasa sunat.
Sayangi dan hormat fakir miskin.
Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah.
Jangan marah berlebih-lebihan.
Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan.
Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah.
Berlatihlah memusatkan pemikiran.
Penuhi janji apabila telah dilafazkan dan mintalah maaf apabila ada sesuatu sebab yang menghalanginya.
Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan syaitan dan iblis.
Jangan percaya ramalan manusia.
Jangan terlampau takut miskin.
Hormatilah setiap orang.
Jangan terlampau takut kepada manusia.
Jangan sombong, takabur dan besar kepala.
Hormatilah tetangga.
Berlakulah adil dalam segala urusan.
Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah
Bersihkan rumah dari patung-patung berhala.
Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran.
Perbanyak silaturahmi.
Tutup aurat menurut anjuran Islam.
Bicaralah secukupnya.
Berkeluargalah kalau sudah siap segala-galanya.
Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu.
Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur.
Jauhkan diri dari penyakit-penyakit batin.
Sediakan waktu untuk beribadah dengan keluarga.
Makanlah secukupnya, tidak kekurangan dan tidak berlebihan.
Hormatilah kepada guru dan ulama.
Sering-seringlah bershalawat kepada nabi.
Cintai keluarga Nabi S.A.W.
Jangan terlalu banyak hutang.
Jangan terlampau mudah berjanji.
Selalu ingat akan saat kematian dan sadar bahwa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara.
Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti berbohong.
Bergaul lah dengan orang-orang shaleh.
Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar.
Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu.
Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita.
Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi.
Jangan membenci seseorang karena faham dan pendirian mereka.
Jangan benci kepada orang yang membenci kita.
Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan.
Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan.
Jangan melukai hati orang lain.
Jangan biasa berkata dusta.
Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian.
Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab.
Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.
Hormati orang lain yang lebih tua dari kita.
Jangan membuka aib orang lain.
Lihat orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita.
Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana.
Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan.
Jangan sedih karena miskin dan jangan sombong karena kaya.
Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara.
Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain.
Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara.
Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa.
Hargai prestasi dan pemberian orang.
Jangan habiskan waktu untuk sekadar hiburan dan kesenangan.
Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan.
Sediakan waktu untuk beribadah yang sesuai dengan norma-norma agama dan keadaan diri kita.
Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan badan atau mental kita menjadi terganggu.
Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana.
Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita.
Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu, dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina.
Jangan cepat percaya kepada berita buruk mengenai rekan kita, sebelum diperiksa kebenarannya.
Jangan menunda melaksanakan tugas dan kewajiban.
Sambutlah uluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan.
Jangan memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang di luar kemampuan diri.
Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tantangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan.
Yakinlah bahwa setiap kebaikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan kerusakan.
Jangan bahagia di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang.
Rabu, 07 Mei 2008
Negeri Teka-Teki
23 Maret 2006 19:25:42
Jangan tanya, tebak saja
Jangan tanya apa
Jangan tanya siapa
Jangan tanya mengapa
Tebak saja
Jangan tanya apa yang terjadi
Apalagi apa yang ada dibalik kejadian
Karena disini yang ada memang
Hanya kotak-kotak teka-teki silang
Dan daftar pertanyaan-pertanyaan
Jangan tanya mengapa
Yang disana dimanjakan
Yang disini dihinakan, tebak saja
Jangan tanya siapa
Membunuh buruh dan wartawan
Siapa merenggut nyawa yang dimuliakan Tuhan
Jangan tanya mengapa, tebak saja
Jangan tanya mengapa
Yang disini selalu dibenarkan
Yang disana selalu disalahkan, tebak saja
Jangan tanya siapa
Membakar hutan dan emosi rakyat
Siapa melindungi penjahat keparat
Jangan tanya mengapa, tebak saja
Jangan tanya mengapa
Setiap kali terjadi kekeliruan
Pertanggungjawabannya tak karuan
Tebak saja
Jangan tanya siapa
Beternak kambing hitam
Untuk setiap kali dikorbankan, tebak saja
Jangan tanya siapa
Membungkam kebenaran
Dan menyembunyikan fakta
Siapa menyuburkan kemunafikan dan dusta
Jangan tanya mengapa, tebak saja
Jangan tanya siapa
Jangan tanya mengapa
Jangan tanya apa-apa
Tebak saja
23 Maret 2006 19:25:42
Jangan tanya, tebak saja
Jangan tanya apa
Jangan tanya siapa
Jangan tanya mengapa
Tebak saja
Jangan tanya apa yang terjadi
Apalagi apa yang ada dibalik kejadian
Karena disini yang ada memang
Hanya kotak-kotak teka-teki silang
Dan daftar pertanyaan-pertanyaan
Jangan tanya mengapa
Yang disana dimanjakan
Yang disini dihinakan, tebak saja
Jangan tanya siapa
Membunuh buruh dan wartawan
Siapa merenggut nyawa yang dimuliakan Tuhan
Jangan tanya mengapa, tebak saja
Jangan tanya mengapa
Yang disini selalu dibenarkan
Yang disana selalu disalahkan, tebak saja
Jangan tanya siapa
Membakar hutan dan emosi rakyat
Siapa melindungi penjahat keparat
Jangan tanya mengapa, tebak saja
Jangan tanya mengapa
Setiap kali terjadi kekeliruan
Pertanggungjawabannya tak karuan
Tebak saja
Jangan tanya siapa
Beternak kambing hitam
Untuk setiap kali dikorbankan, tebak saja
Jangan tanya siapa
Membungkam kebenaran
Dan menyembunyikan fakta
Siapa menyuburkan kemunafikan dan dusta
Jangan tanya mengapa, tebak saja
Jangan tanya siapa
Jangan tanya mengapa
Jangan tanya apa-apa
Tebak saja
Kalian bilang
Belanda bule kulitnya
Biru matanya
Besar tubuh
Serakah sifatnya
Merekalah penjajah musuh kita
Kalian bilang
Jepang pucat kulitnya
Sipit matanya
Kecil tubuhnya
Kejam tabiatnya
Merekalah penjarah seteru kita
Tapi
Bukankah kulit mata dan tubuh kalian
Sama dengan kulit mata dan tubuh kami
Mengapa serakah dan kejam?
Belanda bule kulitnya
Biru matanya
Besar tubuh
Serakah sifatnya
Merekalah penjajah musuh kita
Kalian bilang
Jepang pucat kulitnya
Sipit matanya
Kecil tubuhnya
Kejam tabiatnya
Merekalah penjarah seteru kita
Tapi
Bukankah kulit mata dan tubuh kalian
Sama dengan kulit mata dan tubuh kami
Mengapa serakah dan kejam?
Aku Masih Sangat Hafal Nyanyian Itu
Oleh: A. Mustofa Bisri
Aku masih sangat hafal nyanyian itu
Nyanyian kesayangan dan hafalan kita bersama
Sejak kita di sekolah rakyat
Kita berebut lebih dulu menyanyikannya
Ketika anak-anak disuruh
Menyanyi di depan klas satu-persatu
Aku masih ingat betapa kita gembira
Saat guru kita mengajak menyanyikan lagu itu
bersama-sama
Sudah lama sekali
Pergaulan sudah tidak seakrab dulu
Masing-masing sudah terseret kepentingannya sendiri
Atau tersihir pesona dunia
Dan kau kini entah dimana
Tapi aku masih sangat hafal nyanyian itu, sayang
Hari ini ingin sekali aku menyanyikannya kembali
Bersamamu
Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Selalu dipuja-puja bangsa
Disana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Sampai akhir menutup mata
Aku merindukan rasa haru dan iba
Di tengah kobaran kebencian dan dendam
Serta maraknya rasa tega
Hingga kini ada saja yang mengubah lirik lagu
Kesayangan kita itu
Dan menyanyikannya dengan nada sendu
Indonesia tanah air kita
Bahagia menjadi nestapa
Indonesia kini tiba-tiba
Selalu dihina-hina bangsa
Disana banyak orang lupa
Dibuai kepentingan dunia
Tempat bertarung merebut kuasa
Sampai entah kapan akhirnya
Sayang, dimanakah kini kau
Mungkinkah kita bisa menyanyi bersama lagi
Lagu kesayangan kita itu
Dengan akrab seperti dulu
Rembang, 2000
KOMENTAR
14 Desember 2005 13:32:15 sunarno (narno) menulis:
Hari ini aku berdiri diatas bukit ini ...
tempat dimana kita sering bersama ...
bernyanyi dan bersuka ria ..
seolah dunia hanya milik kita ....
Hari ini aku ingin bernostalgia kembali ....
bermain seperti dulu lagi ...
setelah puluhan tahun kita tak berjumpa ...
walau dalam suasana yang sangat berbeda ...
bukit tempat kita biasa bermain sudah gundul ....
tak ada pohon yang tersisa ....
semuanya terbabat habis ...
oleh ganasnya si angkara murka
Kawan, dimanakah kini kamu ...
Mungkinkah kita bisa bertemu ....
dan bermain bersama ...
Dengan akrab seperti dulu ..
Oleh: A. Mustofa Bisri
Aku masih sangat hafal nyanyian itu
Nyanyian kesayangan dan hafalan kita bersama
Sejak kita di sekolah rakyat
Kita berebut lebih dulu menyanyikannya
Ketika anak-anak disuruh
Menyanyi di depan klas satu-persatu
Aku masih ingat betapa kita gembira
Saat guru kita mengajak menyanyikan lagu itu
bersama-sama
Sudah lama sekali
Pergaulan sudah tidak seakrab dulu
Masing-masing sudah terseret kepentingannya sendiri
Atau tersihir pesona dunia
Dan kau kini entah dimana
Tapi aku masih sangat hafal nyanyian itu, sayang
Hari ini ingin sekali aku menyanyikannya kembali
Bersamamu
Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Selalu dipuja-puja bangsa
Disana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Sampai akhir menutup mata
Aku merindukan rasa haru dan iba
Di tengah kobaran kebencian dan dendam
Serta maraknya rasa tega
Hingga kini ada saja yang mengubah lirik lagu
Kesayangan kita itu
Dan menyanyikannya dengan nada sendu
Indonesia tanah air kita
Bahagia menjadi nestapa
Indonesia kini tiba-tiba
Selalu dihina-hina bangsa
Disana banyak orang lupa
Dibuai kepentingan dunia
Tempat bertarung merebut kuasa
Sampai entah kapan akhirnya
Sayang, dimanakah kini kau
Mungkinkah kita bisa menyanyi bersama lagi
Lagu kesayangan kita itu
Dengan akrab seperti dulu
Rembang, 2000
KOMENTAR
14 Desember 2005 13:32:15 sunarno (narno) menulis:
Hari ini aku berdiri diatas bukit ini ...
tempat dimana kita sering bersama ...
bernyanyi dan bersuka ria ..
seolah dunia hanya milik kita ....
Hari ini aku ingin bernostalgia kembali ....
bermain seperti dulu lagi ...
setelah puluhan tahun kita tak berjumpa ...
walau dalam suasana yang sangat berbeda ...
bukit tempat kita biasa bermain sudah gundul ....
tak ada pohon yang tersisa ....
semuanya terbabat habis ...
oleh ganasnya si angkara murka
Kawan, dimanakah kini kamu ...
Mungkinkah kita bisa bertemu ....
dan bermain bersama ...
Dengan akrab seperti dulu ..
menik kembange lombok gus
kembang melati dironce ronce
24 Januari 2007 18:17:47 wijiwilopo (wiji) menulis:
tak pantas kah jiwa ini kau cintai
walau pun berbaju beda dengan yang lain
apa karena aku tak berserban putih
tak nampak di barisan depan di mimbar jum'at
aku pengelana untuk sebuah perenungan
yang kelak akan membumikan bakhti kehambaan
aku belajari tiap helai nilai maha pengasihMu dan keAgunganmu
agar kamu tersenyum atas semua bait syair yang kulangkakan
kalau pun aku bukan kekasihmu
aku sangat puas bila dalam setiap langka
perjalan waktu yang di anugrahkan ini
tidak membuat benih kecewa Mu
kalau pun jalan merenung dan tersenyum kugelar
kucoba setiap saat tak perpaling dari masjidmu
biarpun harus sendiri kuliwati semua perjalanan ini
direlung hati ini ada keyakinan senyumMU, aku sanggup
25 Januari 2007 13:55:14 sri puri surjandari (puri) menulis:
Ketika aku merasa terbebani, aku baru teringat cintaMU, menangis, untuk tidak Kau tinggalkan
Padahal Kau berpesan, Aku tak pernah meninggalkanmu, tapi kau yang meninggalkanKu, Aku bahkan menyapamu, tapi kau tak menghiraukan Aku. Aku mencintaimu, tapi kau tak pernah balas cintaKu..."
Tangisku semakin menjadi,
aku takut aku benar-benar tidak membalas cintaMu, aku takut, aku benar-benar sok sibuk untuk menyapaMu...
aku takut... CINTAKU, tolong biarkan Kau tetap berdegup dijantungku dan di hatiku agar hatiku yang keruh ini dapat sedikit bercahaya dengan Cintamu
27 Januari 2007 19:15:57 andi nurdin (pendil) menulis:
dalam beribadah (shalat, shadakah,...), tanpa disadari oleh kita, kita melakukannya demi mendapat pahala (balasan) baik berupa kebaikan di dunia atau sebagai tabungan di akherat kelak. sangat sulit sekali, kita menghilangkan perasaan berupa harapan seperti itu. bagaimana seandainya, Allah meniadakan iming2 berupa pahala, kebaikan, dll. apakah kita masih mau beribadah kepadaNya, apakah kita masih mau membantu kaum lemah, apakah kita masih saling mengucap salam, apakah kita masih saling mendoakan. mudah2an kita mau belajar melakukan semua aktifitas yang menurut ajaran agama kita adalah baik dan dengan ikhlas meninggalkan semua larangan hanya demi cinta kita kepada sang Khaliq. sehingga kita akan selalu merasa kurang berbuat ibadah kepadaNya. kita membutuhkan Allah, maturnuwun
28 Januari 2007 20:31:12 dedy ip (dedy) menulis:
ass semuanya. ass kepada Abah. seandainya kuping ini bs mendengar dengan lngsung apa yang Allooh akan katakan kepadaku, mungkin Allooh akan mengatakan demikian pada diriku.
Ya Allooh ya Rahman, hamba mohon ampunan, atas segala kelalaian
30 Januari 2007 19:23:59 dedy ip (dedy) menulis:
Ya Allooh.... seandainya kupingku bisa mendengar bisikkan-Mu
Kau mungkin telah berkata "kemarilah,,,rengkuh Aku dngn sepenuh jiwamu, datanglah,,, Aku kan berlari menyambutmu"
Tapi aku selalu sibuk dengan diriku
Kalaupun datang ke rumah-Mu
aku hanya menciumi lantai sajadah-Mu
tanpa membekas dihatiku
Bukankah innassholaata tanha anil fahsyai wal munkar?
Tapi aku sholat tetap sholat, maksiat tetap maksiat
tidak berkolerasi antara sholatku dengan akhlakku
Ya Allooh...
aku hanya bs membayangkan dan menggambarkan diri-Mu
aku hanya bisa merayu,memuja-Mu dari kejauhan
Bukan untuk mendapatkan cinta-Mu
tp hanya sekedar memuaskan egoku
aku memaharahi mereka yg mendekati-Mu
seolah-2 akulah yg paling benar dalam syariat, paling dekat dengan-Mu, merasa Kau sudah menjadi kekasihku
apakah karna aku cemburu buta?
atau mungkin takut mereka lebih tulus mencintai-Mu
Ya Allooh yg Maha Rahman....
aku bersujud dan mohon ampunan
22 Februari 2007 15:05:08 Fikri Sulthoni (Fikri) menulis:
Subhanallah walhamdulillah walaailaahaillah wallahuakbar laahaulaawalaaquwata illa billahil'aliyyil adziim
kembang melati dironce ronce
24 Januari 2007 18:17:47 wijiwilopo (wiji) menulis:
tak pantas kah jiwa ini kau cintai
walau pun berbaju beda dengan yang lain
apa karena aku tak berserban putih
tak nampak di barisan depan di mimbar jum'at
aku pengelana untuk sebuah perenungan
yang kelak akan membumikan bakhti kehambaan
aku belajari tiap helai nilai maha pengasihMu dan keAgunganmu
agar kamu tersenyum atas semua bait syair yang kulangkakan
kalau pun aku bukan kekasihmu
aku sangat puas bila dalam setiap langka
perjalan waktu yang di anugrahkan ini
tidak membuat benih kecewa Mu
kalau pun jalan merenung dan tersenyum kugelar
kucoba setiap saat tak perpaling dari masjidmu
biarpun harus sendiri kuliwati semua perjalanan ini
direlung hati ini ada keyakinan senyumMU, aku sanggup
25 Januari 2007 13:55:14 sri puri surjandari (puri) menulis:
Ketika aku merasa terbebani, aku baru teringat cintaMU, menangis, untuk tidak Kau tinggalkan
Padahal Kau berpesan, Aku tak pernah meninggalkanmu, tapi kau yang meninggalkanKu, Aku bahkan menyapamu, tapi kau tak menghiraukan Aku. Aku mencintaimu, tapi kau tak pernah balas cintaKu..."
Tangisku semakin menjadi,
aku takut aku benar-benar tidak membalas cintaMu, aku takut, aku benar-benar sok sibuk untuk menyapaMu...
aku takut... CINTAKU, tolong biarkan Kau tetap berdegup dijantungku dan di hatiku agar hatiku yang keruh ini dapat sedikit bercahaya dengan Cintamu
27 Januari 2007 19:15:57 andi nurdin (pendil) menulis:
dalam beribadah (shalat, shadakah,...), tanpa disadari oleh kita, kita melakukannya demi mendapat pahala (balasan) baik berupa kebaikan di dunia atau sebagai tabungan di akherat kelak. sangat sulit sekali, kita menghilangkan perasaan berupa harapan seperti itu. bagaimana seandainya, Allah meniadakan iming2 berupa pahala, kebaikan, dll. apakah kita masih mau beribadah kepadaNya, apakah kita masih mau membantu kaum lemah, apakah kita masih saling mengucap salam, apakah kita masih saling mendoakan. mudah2an kita mau belajar melakukan semua aktifitas yang menurut ajaran agama kita adalah baik dan dengan ikhlas meninggalkan semua larangan hanya demi cinta kita kepada sang Khaliq. sehingga kita akan selalu merasa kurang berbuat ibadah kepadaNya. kita membutuhkan Allah, maturnuwun
28 Januari 2007 20:31:12 dedy ip (dedy) menulis:
ass semuanya. ass kepada Abah. seandainya kuping ini bs mendengar dengan lngsung apa yang Allooh akan katakan kepadaku, mungkin Allooh akan mengatakan demikian pada diriku.
Ya Allooh ya Rahman, hamba mohon ampunan, atas segala kelalaian
30 Januari 2007 19:23:59 dedy ip (dedy) menulis:
Ya Allooh.... seandainya kupingku bisa mendengar bisikkan-Mu
Kau mungkin telah berkata "kemarilah,,,rengkuh Aku dngn sepenuh jiwamu, datanglah,,, Aku kan berlari menyambutmu"
Tapi aku selalu sibuk dengan diriku
Kalaupun datang ke rumah-Mu
aku hanya menciumi lantai sajadah-Mu
tanpa membekas dihatiku
Bukankah innassholaata tanha anil fahsyai wal munkar?
Tapi aku sholat tetap sholat, maksiat tetap maksiat
tidak berkolerasi antara sholatku dengan akhlakku
Ya Allooh...
aku hanya bs membayangkan dan menggambarkan diri-Mu
aku hanya bisa merayu,memuja-Mu dari kejauhan
Bukan untuk mendapatkan cinta-Mu
tp hanya sekedar memuaskan egoku
aku memaharahi mereka yg mendekati-Mu
seolah-2 akulah yg paling benar dalam syariat, paling dekat dengan-Mu, merasa Kau sudah menjadi kekasihku
apakah karna aku cemburu buta?
atau mungkin takut mereka lebih tulus mencintai-Mu
Ya Allooh yg Maha Rahman....
aku bersujud dan mohon ampunan
22 Februari 2007 15:05:08 Fikri Sulthoni (Fikri) menulis:
Subhanallah walhamdulillah walaailaahaillah wallahuakbar laahaulaawalaaquwata illa billahil'aliyyil adziim
bukankah aku sudah mengatakan kepadamu kemarilah
rengkuh aku dengan sepenuh jiwamu
datanglah aku kan berlari menyambutmu
tapi kau terus sibuk dengan dirimu
kalaupun datang kau hanya menciumi pintu rumahku
tanpa meski sekedar melongokku
kau hanya membayangkan dan menggambarkan diriku
lalu kau rayu aku dari kejauhan
kau merayu dan memujaku
bukan untuk mendapatkan cintaku
tapi sekedar memuaskan egomu
kau memarahi mereka yang berusaha mendekatiku
seolah-olah aku sudah menjadi kekasihmu
apakah karena kau cemburu buta
atau takut mereka lebih tulus mencintaiku?
pulanglah ke dirimu
aku tak kemana-mana
rengkuh aku dengan sepenuh jiwamu
datanglah aku kan berlari menyambutmu
tapi kau terus sibuk dengan dirimu
kalaupun datang kau hanya menciumi pintu rumahku
tanpa meski sekedar melongokku
kau hanya membayangkan dan menggambarkan diriku
lalu kau rayu aku dari kejauhan
kau merayu dan memujaku
bukan untuk mendapatkan cintaku
tapi sekedar memuaskan egomu
kau memarahi mereka yang berusaha mendekatiku
seolah-olah aku sudah menjadi kekasihmu
apakah karena kau cemburu buta
atau takut mereka lebih tulus mencintaiku?
pulanglah ke dirimu
aku tak kemana-mana
Gus Mus: Jangan Gunakan Kekerasan pada Ahmadiyah
24 April 2008 15:32:22
Ancaman kekerasan yang dilontarkan segelintir oknum tokoh ormas Islam terhadap Ahmadiyah membuat Gus Mus prihatin. Gus Mus meminta kepada semua pihak agar tidak menggunakan cara-cara kekerasan pada Ahmadiyah. Menurutnya, lebih baik menunjukkan jalan yang benar jika Ahmadiyah disebut menyimpang dari ajaran Islam.
Gus Mus menjelaskan, hal itulah yang dilakukan kalangan NU selama ini. "Kalau ada orang tersesat itu, orang NU pasti akan menunjukkan jalan yang benar, bukan justru menyalahkan atau menamparnya. Kalau pakai kekerasan itu bukan cara NU," katanya saat berbicara dalam acara ‘Khadijah Bersholawat’ di SMA Khadijah, Surabaya, Jawa Timur, belum lama ini.
Namun, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, itu memilih bersikap berbeda dengan keputusan Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) terkait Ahmadiyah. Menurutnya, masyarakat harus lebih bijaksana menyikapi hal itu.
"Saya tidak membela, tapi orang NU itu memang harus bersikap tawassuth (tidak memihak), tasamuh (toleran), dan tawazun (seimbang)," ucap Gus Mus.
Ia menceritakan, sikap moderat NU yang sudah ada sejak dulu dilihat pemimpin Jepang sebagai "harapan" untuk dunia.
"Para pemimpin Jepang melihat ada dua pola kepemimpinan yang ekstrim, yakni kepemimpinan George W. Bush dan kepemimpinan Osama Bin Laden yang sama-sama ekstrim dan mengancam masa depan dunia," tuturnya.
Namun, kata Gus Mus, harapan Jepang kepada NU itu harus disikapi dengan introspeksi, mengingat banyak kekerasan yang "memperalat" agama telah melanda Indonesia. (Diolah dari NUOnline)
KOMENTAR
25 April 2008 10:50:25 EDY RUSLYANTO (RUSLY) menulis:
Islam memang rahmatan lil alamin, mari kita coba untuk lebih islam dengan adanya toleransi, biar hati mengatakan Ahmadiyah tidak islam ( Karena tidak mengakui Rasullallah SAW, sebagai nabi), gus tolong saya berharap hanya gus yang bisa mengarahkan umat ke arah yang lebih islami.
28 April 2008 01:17:28 agus nasruddin (Lege) menulis:
Sikap beberapa kelompok Islam menanggapi Ahmadiyah, sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Jika ada kelompok yang mengaku sebagai pembela Islam merespon dengan sangar, ah...itu sudah biasa. Kita tidak terkejut meskipun kita juga tidak membiarkan.
Yang justru membuat saya terkejut adalah ketika petinggi Ahmadiyah lari ke markas PDIP mencari perlindungan. Terlepas ada tidaknya unsur politis di balik ini semua. Saya terkejut dan merasa tidak 'ngeh'. Kok larinya ke PDIP ya ? Kenapa tidak lari ke NU ? Bukankah NU adalah tempat berlindung paling 'adem' bagi siapa saja yang menganut faham yang 'nyleneh' ? Saya bertanya2, apa sekarang NU sudah tidak lagi seperti itu ? Apa NU yang sekarang ini sudah masuk dalam kategori 'sangar' ? Nuwun sewu lho Gus Mus. Saya agak kecewa dengan NU atas kejadian ini. Tapi saya menyalahkan - yang pertama - diri saya sendiri. Sebagai generasi muda NU, jangan2 saya gagal membangun citra diri sbg muslim yg 'sejuk' ? Yah, minimal di lingkungan sekitar saya sendiri. Lalu, kalau perwajahan NU secara nasional, kira2 tanggung jawab sinten nggih Gus ? Nuwun sewu lagi, seandainya ada 100 Gus Mus di NU, mungkin wajah NU bisa benar2 'sejuk' sampai ke akar2nya.
28 April 2008 17:38:41 Wahhib Putra Pamungkas (Waheb) menulis:
Waduh Gus, bahasa 'ngga membela' kayaknya masih terlalu kabur (ngga nyampe)... menurut saya akan lebih jelas mengatakan 'hanya membela haknya' tapi bukan membela ajaran mereka. Nuwun Sewu klo saya rada sembrono saya menta ampun beribu ampun.
29 April 2008 13:50:23 Fikri Sulthoni (Fikri) menulis:
Berat untuk mewujudkan "harapan" itu. Kalau tidak ada lagi umat Islam yang berfikir,'agar orang-orang tidak mengatakan sudah tidak ada lagi orang-orang yang memiliki rasa tasmuh pada umat Muhammad SAW'.
30 April 2008 14:03:22 Didin Riswanto (Didin) menulis:
nuwun sewu.
saya lebih melihat ahmadiyah sebagai sekelompok manusia yang membutuhkan perlindungan, terlepas dia sesat atau tidak sesat kalau sudah minta tolong hukumnya wajib kita tolong. dan kalau dia tersesat maka wajib kita memberikan jalan yang benar kepadanya sepanjang jalan yang kita berikan adalah jalan yang benar mereka seharusnya percaya dan mengikuti petunjuk. tapi kalau mereka tetap tidak percaya, yang paling penting adalah sudah ada upaya membenarkan jalan mereka. ajakan saya mari ber islam secara total dan dalam ajaran islam hanya ada kepasrahan dan keikhlasan sebagai jalan tercepat kepada Allah. saya berdoa semoga mereka yang sedang berada di kegelapan dalam kesesatan mereka segera dapat menemukan kembali jalan terang nan lapang.
mohon barokah ilmu jika saya salah.
salam sungkem kagem eyang gusmus
(pojok kampus IAIN)
1 Mei 2008 22:25:21 DODY ISKANDAR DINATA (DODY) menulis:
Yang di katakan mas Agus Nasruddin betul juga. Memang dampak syahwat politik sebagaian "kecil" WNU ( Warga Nahdlatul Ulama ) sangat merubah iklim dari sejuk jadi sedikit gerah. wilayah politis praktis membuat pakem NU mudah dinego dengan berbagai " sihir nama besar ". Sehingga mau tak mau WNU politisi demi eksistensi di panggung politik berkompromi dengan konsep2 "sumuk ". AKhirnya jadi lebih mengedepankan proses yang berbau formal kenegaraan ( sifat legalitas dan eksekutor ) daripada mengedepankan "kejangkepan" ilmu seorang kyai yang mencakup ilmu kemanusiaan, dan adab kepada Tuhan. konsep rahmatan lil alamien yang mulai digeletakkan...
Mas agus, lama gak ketemu, mampir ke http://padhangjingglang.blogspot.com yo...atau ke Malang...
2 Mei 2008 17:59:27 siti mariyatun (merie) menulis:
kekerasan bukan cara NU saja, Gus. tetapi juga bukan caranya orang Islam ya, Gus. dan bukan juga cara manusia untuk menyelesaikan masalah. Ahmadiyah bukan sebuah masalah. apalagi masalah yang harus yang diselesaikan dengan cara kekerasan
5 Mei 2008 10:53:06 muhammad taufiqurrahman (opik) menulis:
kemana perginya budaya diskusi yang bisa menyelesaikan segala masalah tanpa menimbulkan masalah? ko` yang ada justru saat ini bangsa kita (wa bil khusus orang islam) lebih suka bertindak anarkis? bukankah ini tidak malah membahagiakan musuh-musuh islam yang selama ini menuding islam sebagai agama pedang?
kalau masih bisa menggunakan munadloroh kenapa milih muqotalah? tunjukkan islam sebagai agama yang damai dan rahmatan lil alamin! sanes ngeten to Gus
24 April 2008 15:32:22
Ancaman kekerasan yang dilontarkan segelintir oknum tokoh ormas Islam terhadap Ahmadiyah membuat Gus Mus prihatin. Gus Mus meminta kepada semua pihak agar tidak menggunakan cara-cara kekerasan pada Ahmadiyah. Menurutnya, lebih baik menunjukkan jalan yang benar jika Ahmadiyah disebut menyimpang dari ajaran Islam.
Gus Mus menjelaskan, hal itulah yang dilakukan kalangan NU selama ini. "Kalau ada orang tersesat itu, orang NU pasti akan menunjukkan jalan yang benar, bukan justru menyalahkan atau menamparnya. Kalau pakai kekerasan itu bukan cara NU," katanya saat berbicara dalam acara ‘Khadijah Bersholawat’ di SMA Khadijah, Surabaya, Jawa Timur, belum lama ini.
Namun, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, itu memilih bersikap berbeda dengan keputusan Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) terkait Ahmadiyah. Menurutnya, masyarakat harus lebih bijaksana menyikapi hal itu.
"Saya tidak membela, tapi orang NU itu memang harus bersikap tawassuth (tidak memihak), tasamuh (toleran), dan tawazun (seimbang)," ucap Gus Mus.
Ia menceritakan, sikap moderat NU yang sudah ada sejak dulu dilihat pemimpin Jepang sebagai "harapan" untuk dunia.
"Para pemimpin Jepang melihat ada dua pola kepemimpinan yang ekstrim, yakni kepemimpinan George W. Bush dan kepemimpinan Osama Bin Laden yang sama-sama ekstrim dan mengancam masa depan dunia," tuturnya.
Namun, kata Gus Mus, harapan Jepang kepada NU itu harus disikapi dengan introspeksi, mengingat banyak kekerasan yang "memperalat" agama telah melanda Indonesia. (Diolah dari NUOnline)
KOMENTAR
25 April 2008 10:50:25 EDY RUSLYANTO (RUSLY) menulis:
Islam memang rahmatan lil alamin, mari kita coba untuk lebih islam dengan adanya toleransi, biar hati mengatakan Ahmadiyah tidak islam ( Karena tidak mengakui Rasullallah SAW, sebagai nabi), gus tolong saya berharap hanya gus yang bisa mengarahkan umat ke arah yang lebih islami.
28 April 2008 01:17:28 agus nasruddin (Lege) menulis:
Sikap beberapa kelompok Islam menanggapi Ahmadiyah, sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Jika ada kelompok yang mengaku sebagai pembela Islam merespon dengan sangar, ah...itu sudah biasa. Kita tidak terkejut meskipun kita juga tidak membiarkan.
Yang justru membuat saya terkejut adalah ketika petinggi Ahmadiyah lari ke markas PDIP mencari perlindungan. Terlepas ada tidaknya unsur politis di balik ini semua. Saya terkejut dan merasa tidak 'ngeh'. Kok larinya ke PDIP ya ? Kenapa tidak lari ke NU ? Bukankah NU adalah tempat berlindung paling 'adem' bagi siapa saja yang menganut faham yang 'nyleneh' ? Saya bertanya2, apa sekarang NU sudah tidak lagi seperti itu ? Apa NU yang sekarang ini sudah masuk dalam kategori 'sangar' ? Nuwun sewu lho Gus Mus. Saya agak kecewa dengan NU atas kejadian ini. Tapi saya menyalahkan - yang pertama - diri saya sendiri. Sebagai generasi muda NU, jangan2 saya gagal membangun citra diri sbg muslim yg 'sejuk' ? Yah, minimal di lingkungan sekitar saya sendiri. Lalu, kalau perwajahan NU secara nasional, kira2 tanggung jawab sinten nggih Gus ? Nuwun sewu lagi, seandainya ada 100 Gus Mus di NU, mungkin wajah NU bisa benar2 'sejuk' sampai ke akar2nya.
28 April 2008 17:38:41 Wahhib Putra Pamungkas (Waheb) menulis:
Waduh Gus, bahasa 'ngga membela' kayaknya masih terlalu kabur (ngga nyampe)... menurut saya akan lebih jelas mengatakan 'hanya membela haknya' tapi bukan membela ajaran mereka. Nuwun Sewu klo saya rada sembrono saya menta ampun beribu ampun.
29 April 2008 13:50:23 Fikri Sulthoni (Fikri) menulis:
Berat untuk mewujudkan "harapan" itu. Kalau tidak ada lagi umat Islam yang berfikir,'agar orang-orang tidak mengatakan sudah tidak ada lagi orang-orang yang memiliki rasa tasmuh pada umat Muhammad SAW'.
30 April 2008 14:03:22 Didin Riswanto (Didin) menulis:
nuwun sewu.
saya lebih melihat ahmadiyah sebagai sekelompok manusia yang membutuhkan perlindungan, terlepas dia sesat atau tidak sesat kalau sudah minta tolong hukumnya wajib kita tolong. dan kalau dia tersesat maka wajib kita memberikan jalan yang benar kepadanya sepanjang jalan yang kita berikan adalah jalan yang benar mereka seharusnya percaya dan mengikuti petunjuk. tapi kalau mereka tetap tidak percaya, yang paling penting adalah sudah ada upaya membenarkan jalan mereka. ajakan saya mari ber islam secara total dan dalam ajaran islam hanya ada kepasrahan dan keikhlasan sebagai jalan tercepat kepada Allah. saya berdoa semoga mereka yang sedang berada di kegelapan dalam kesesatan mereka segera dapat menemukan kembali jalan terang nan lapang.
mohon barokah ilmu jika saya salah.
salam sungkem kagem eyang gusmus
(pojok kampus IAIN)
1 Mei 2008 22:25:21 DODY ISKANDAR DINATA (DODY) menulis:
Yang di katakan mas Agus Nasruddin betul juga. Memang dampak syahwat politik sebagaian "kecil" WNU ( Warga Nahdlatul Ulama ) sangat merubah iklim dari sejuk jadi sedikit gerah. wilayah politis praktis membuat pakem NU mudah dinego dengan berbagai " sihir nama besar ". Sehingga mau tak mau WNU politisi demi eksistensi di panggung politik berkompromi dengan konsep2 "sumuk ". AKhirnya jadi lebih mengedepankan proses yang berbau formal kenegaraan ( sifat legalitas dan eksekutor ) daripada mengedepankan "kejangkepan" ilmu seorang kyai yang mencakup ilmu kemanusiaan, dan adab kepada Tuhan. konsep rahmatan lil alamien yang mulai digeletakkan...
Mas agus, lama gak ketemu, mampir ke http://padhangjingglang.blogspot.com yo...atau ke Malang...
2 Mei 2008 17:59:27 siti mariyatun (merie) menulis:
kekerasan bukan cara NU saja, Gus. tetapi juga bukan caranya orang Islam ya, Gus. dan bukan juga cara manusia untuk menyelesaikan masalah. Ahmadiyah bukan sebuah masalah. apalagi masalah yang harus yang diselesaikan dengan cara kekerasan
5 Mei 2008 10:53:06 muhammad taufiqurrahman (opik) menulis:
kemana perginya budaya diskusi yang bisa menyelesaikan segala masalah tanpa menimbulkan masalah? ko` yang ada justru saat ini bangsa kita (wa bil khusus orang islam) lebih suka bertindak anarkis? bukankah ini tidak malah membahagiakan musuh-musuh islam yang selama ini menuding islam sebagai agama pedang?
kalau masih bisa menggunakan munadloroh kenapa milih muqotalah? tunjukkan islam sebagai agama yang damai dan rahmatan lil alamin! sanes ngeten to Gus
Minggu, 04 Mei 2008
Di tengah-tengah himpitan daging-daging doa
di pelataran rumahmu yang agung
aku mengalirkan diri dan ratapku
hingga terantuk pada dinding mustajab-Mu
menumpahkan luap pinta di dadaku
Ku baca segala yang bisa ku baca
dalam berbagai bahasa runduk hamba dari tahlil ke tasbih,
dari tasbih ke tahmid, dari tahmid ke takbir,
dari takbir ke istighfar, dari istighfar ke syukur,
dari syukur ke khauf, dari khauf ke raja, dari raja ke khauf
raja khauf
khauf raja
raja khauf
khauf raja
sampai tawakkal
Tiba-tiba sebelum benar-benar fana melela dari arah Multazam
seorang wanita cantik sekali
masya Allah tabarakAllah !
Allah, apa amalku jikak kurnia
apa dosaku jika coba ?
Allah, putih kulitnya dalam putih kerudungnya
Indah sekali alisnya
Indah sekali matanya
Indah sekali hidungnya
Indah sekali bibirnya
Dalam indah wajahMu
Allahku, ku nikmati keindahan dalam keindahan
Di atas keindahan di bawah keindahan
Di kanan-kiri keindahan
Di tengah-tengah keindahan yang indah sekali
Allahku, inilah kerapuhanku ! tak kutanyakan kenapa
Engkau bertanya bukan ditanya kenapa
Tapi apa jawabku ?—ampunilah aku—tanyalah jua yang ku punya kini :
Allahku mukallafkah aku dalam keindahanMu ?
di pelataran rumahmu yang agung
aku mengalirkan diri dan ratapku
hingga terantuk pada dinding mustajab-Mu
menumpahkan luap pinta di dadaku
Ku baca segala yang bisa ku baca
dalam berbagai bahasa runduk hamba dari tahlil ke tasbih,
dari tasbih ke tahmid, dari tahmid ke takbir,
dari takbir ke istighfar, dari istighfar ke syukur,
dari syukur ke khauf, dari khauf ke raja, dari raja ke khauf
raja khauf
khauf raja
raja khauf
khauf raja
sampai tawakkal
Tiba-tiba sebelum benar-benar fana melela dari arah Multazam
seorang wanita cantik sekali
masya Allah tabarakAllah !
Allah, apa amalku jikak kurnia
apa dosaku jika coba ?
Allah, putih kulitnya dalam putih kerudungnya
Indah sekali alisnya
Indah sekali matanya
Indah sekali hidungnya
Indah sekali bibirnya
Dalam indah wajahMu
Allahku, ku nikmati keindahan dalam keindahan
Di atas keindahan di bawah keindahan
Di kanan-kiri keindahan
Di tengah-tengah keindahan yang indah sekali
Allahku, inilah kerapuhanku ! tak kutanyakan kenapa
Engkau bertanya bukan ditanya kenapa
Tapi apa jawabku ?—ampunilah aku—tanyalah jua yang ku punya kini :
Allahku mukallafkah aku dalam keindahanMu ?
Jumat, 02 Mei 2008
Kamis, 01 Mei 2008
AGAMA
Agama
adalah kereta kencana
yang disediakan Tuhan
untuk kendaraan kalian
berangkat menuju hadiratNya
Jangan terpukau keindahannya saja
Apalagi sampai
dengan saudara-saudara sendiri bertikai
berebut tempat paling depan
Kereta kencana
cukup luas untuk semua hamba
yang rindu Tuhan
Berangkatlah!
Sejak lama
Ia menunggu kalian.
Agama
adalah kereta kencana
yang disediakan Tuhan
untuk kendaraan kalian
berangkat menuju hadiratNya
Jangan terpukau keindahannya saja
Apalagi sampai
dengan saudara-saudara sendiri bertikai
berebut tempat paling depan
Kereta kencana
cukup luas untuk semua hamba
yang rindu Tuhan
Berangkatlah!
Sejak lama
Ia menunggu kalian.
Kurban
Mereka serahkan leher-leher mereka
Tapi ibrahim tegas berkata
Kalian bukan ismailku yang
Mengikhlaskan nyawanya
Demi Tuhannya
Kalian hanya daging
Dan darah kambing
Yang paling tinggi senilai kepentingan
Kalian
Aku tak tahu apa firman Tuhan
Mekah, 1426
Kebodohan
Kebodohan membantai ratusan nyawa di
Mina
Tidak. Ribuan yang lain telah dan terus dibantainya di mana-mana
Dan aku hanya terpana
Seperti tanpa guna
Mekah, 1426
Shalat
Seorang perempuan Takruni di dekat
Siwak-siwak dagangannya
Tiba-tiba berdirimenghadap kiblat
Seperti shalat
Kaki-kakinya yang telanjang bagai
Tongkat sonokeling
Menancap pada kardus-kardus
Di trotoar king Abdul Aziz yang
Padat
Tangannya serabutan menjaga
Kerudungnya
Dari usikan angin dhuha
”Lihatlah orang itu!”kata rang-orang
Yang lalu
”Masak shalat begitu!”
Dan aku seperti mendengar suara kearifan-Nya:
”Biarkan Aku yang menilai ibadah
Hamba-Ku.”
Mekah, 1426
Jamaraat
Bagai kesetanan
Orang-orang melempari setan-setan
Gemuruh geram mereka
Nyaris merobohkan Mina
Bismillahi Allahu Akbar
Ayo setan-setan kita hajar
Setan-setan bagai dinding-dinding
Beton jemaraat
Bergeming
Tersenyum mencibir budak-budaknya
Yang tak sadar melempari diri mereka
Sendiri
Penuh semangat
Mereka serahkan leher-leher mereka
Tapi ibrahim tegas berkata
Kalian bukan ismailku yang
Mengikhlaskan nyawanya
Demi Tuhannya
Kalian hanya daging
Dan darah kambing
Yang paling tinggi senilai kepentingan
Kalian
Aku tak tahu apa firman Tuhan
Mekah, 1426
Kebodohan
Kebodohan membantai ratusan nyawa di
Mina
Tidak. Ribuan yang lain telah dan terus dibantainya di mana-mana
Dan aku hanya terpana
Seperti tanpa guna
Mekah, 1426
Shalat
Seorang perempuan Takruni di dekat
Siwak-siwak dagangannya
Tiba-tiba berdirimenghadap kiblat
Seperti shalat
Kaki-kakinya yang telanjang bagai
Tongkat sonokeling
Menancap pada kardus-kardus
Di trotoar king Abdul Aziz yang
Padat
Tangannya serabutan menjaga
Kerudungnya
Dari usikan angin dhuha
”Lihatlah orang itu!”kata rang-orang
Yang lalu
”Masak shalat begitu!”
Dan aku seperti mendengar suara kearifan-Nya:
”Biarkan Aku yang menilai ibadah
Hamba-Ku.”
Mekah, 1426
Jamaraat
Bagai kesetanan
Orang-orang melempari setan-setan
Gemuruh geram mereka
Nyaris merobohkan Mina
Bismillahi Allahu Akbar
Ayo setan-setan kita hajar
Setan-setan bagai dinding-dinding
Beton jemaraat
Bergeming
Tersenyum mencibir budak-budaknya
Yang tak sadar melempari diri mereka
Sendiri
Penuh semangat
Sangat tidak tahu berterima kasih
Sunggung manusia itu sendiri tentang itu menjadi saksi
Dan sungguh manusia itu sayangnya kepada harta
Luar biasa)
Afalaa ya’lamu idza bu’tsira maa fil-qubur
Wahushshila maa fis-shuduur
Inna Rabbahum bihim yaumaidzin lakhabier
(Tidakkah manusia itu tahu saat isi kubur dihamburkan
Saat ini dada ditumpahkan?
Sungguh Tuhan mereka
Terhadap mereka saat itu tahu belaka!)
Ya Tuhan, kemana gerangan butir debu ini ‘kan menghambur?
Adakah secercah syukur menempel
Ketika isi dada dimuntahkan
Ketika semua kesayangan dan andalan entah kemana?
Meremang bulu romaku diguncang firmanMu
Bismillahirrahmaanirrahim
Al-Quaari’atu
Mal-qaari’ah
Wamaa adraaka mal-qaari’ah
(Penggetar hati
Apakah penggetar hati itu?
Tahu kau apa itu penggetar hati?)
Resah sukmaku dirasuk firmanMu
Yauma yakuunun-naasu kal-faraasyil-mabtsuts
Watakuunul-jibaalu kal’ihnil-manfusy
(Itulah hari manusia bagaikan belalang bertebaran
dan gunung-gunung bagaikan bulu dihambur-terbangkan)
Menggigil ruas-ruas tulangku dalam firmanMu
Waammaa man tsaqulat mawaazienuhu
Fahuwa fii ‘iesyatir-raadliyah
Waammaa man khaffat mawaazienuhu faummuhu haawiyah
Wamaa adraaka maa hiyah
Naarun haamiyah
(Nah barangsiapa berbobot timbangan amalnya
Ia akan berada dalam kehidupan memuaskan
Dan barangsiapa enteng timbangan amalnya
Tempat tinggalnya di Hawiyah
Tahu kau apa itu?
Api yang sangat panas membakar!)
Ya Tuhan kemanakah gerangan belalang malang ini ‘kan terkapar?
Gunung amal yang dibanggakan
Jadikah selembar bulu saja memberati timbangan
Atau gunung-gunung dosa akan melumatnya
Bagi persembahan lidah Hawiyah?
Ataukah, o, kalau saja maharahmatMu
Akan menerbangkannya ke lautan ampunan
Shadaqallahul’ Adhiem
Telah selesai ayat-ayat dibaca
Telah sirna gema-gema sari tilawahnya
Marilah kita ikuti acara selanjutnya
Masih banyak urusan dunia yang belum selesai
Masih banyak kepentingan yang belum tercapai
Masih banyak keinginan yang belum tergapai
Marilah kembali berlupa
Insya Allah Kiamat masih lama. Amien.
Sunggung manusia itu sendiri tentang itu menjadi saksi
Dan sungguh manusia itu sayangnya kepada harta
Luar biasa)
Afalaa ya’lamu idza bu’tsira maa fil-qubur
Wahushshila maa fis-shuduur
Inna Rabbahum bihim yaumaidzin lakhabier
(Tidakkah manusia itu tahu saat isi kubur dihamburkan
Saat ini dada ditumpahkan?
Sungguh Tuhan mereka
Terhadap mereka saat itu tahu belaka!)
Ya Tuhan, kemana gerangan butir debu ini ‘kan menghambur?
Adakah secercah syukur menempel
Ketika isi dada dimuntahkan
Ketika semua kesayangan dan andalan entah kemana?
Meremang bulu romaku diguncang firmanMu
Bismillahirrahmaanirrahim
Al-Quaari’atu
Mal-qaari’ah
Wamaa adraaka mal-qaari’ah
(Penggetar hati
Apakah penggetar hati itu?
Tahu kau apa itu penggetar hati?)
Resah sukmaku dirasuk firmanMu
Yauma yakuunun-naasu kal-faraasyil-mabtsuts
Watakuunul-jibaalu kal’ihnil-manfusy
(Itulah hari manusia bagaikan belalang bertebaran
dan gunung-gunung bagaikan bulu dihambur-terbangkan)
Menggigil ruas-ruas tulangku dalam firmanMu
Waammaa man tsaqulat mawaazienuhu
Fahuwa fii ‘iesyatir-raadliyah
Waammaa man khaffat mawaazienuhu faummuhu haawiyah
Wamaa adraaka maa hiyah
Naarun haamiyah
(Nah barangsiapa berbobot timbangan amalnya
Ia akan berada dalam kehidupan memuaskan
Dan barangsiapa enteng timbangan amalnya
Tempat tinggalnya di Hawiyah
Tahu kau apa itu?
Api yang sangat panas membakar!)
Ya Tuhan kemanakah gerangan belalang malang ini ‘kan terkapar?
Gunung amal yang dibanggakan
Jadikah selembar bulu saja memberati timbangan
Atau gunung-gunung dosa akan melumatnya
Bagi persembahan lidah Hawiyah?
Ataukah, o, kalau saja maharahmatMu
Akan menerbangkannya ke lautan ampunan
Shadaqallahul’ Adhiem
Telah selesai ayat-ayat dibaca
Telah sirna gema-gema sari tilawahnya
Marilah kita ikuti acara selanjutnya
Masih banyak urusan dunia yang belum selesai
Masih banyak kepentingan yang belum tercapai
Masih banyak keinginan yang belum tergapai
Marilah kembali berlupa
Insya Allah Kiamat masih lama. Amien.
Bismillahirrahmanirrahim
Brenti mengalir darahku menyimak firmanMu
Idzaa zulzilatil-ardlu zilzaalahaa
Wa akhrajatil-ardlu atsqaalahaa
Waqaalal-insaanu maa lahaa
(ketika bumi diguncang dengan dasyatnya
Dan bumi memuntahkan isi perutnya
Dan manusia bertanya-tanya:
Bumi itu kenapa?)
Yaumaidzin tuhadditsu akhbaarahaa
Bianna Rabbaka auhaa lahaa
Yaumaidzin yashdurun-naasu asytaatan
Liyurau a’maalahum
(Ketika itu bumi mengisahkan kisah-kisahnya
Karena Tuhanmu mengilhaminya
Ketika itu manusia tumpah terpisah-pisah
‘Tuk diperlihatkan perbuatan-perbuatan mereka)
Faman ya’mal mitsqaala dzarratin khairan yarah
Waman ya’mal mitsqaala dzarratin syarran yarah
(Maka siapa yang berbuat sezarrah kebaikan
pun akan melihatnya
Dan siapa yang berbuat sezarrah kejahatan
pun akan melihatnya)
Ya Tuhan, akukah insane yang bertanya-tanya
Ataukah aku mukmin yang sudah tahu jawabnya?
Kulihat tetes diriku dalam muntahan isi bumi
Aduhai, akan kemanakah kiranya bergulir?
Diantara tumpukan maksiat yang kutimbun saat demi saat
Akankah kulihat sezarrah saja
Kebaikan yang pernah kubuat?
Nafasku memburu diburu firmanMu
Dengan asma Allah Yang Pengasih Penyayang
Wa’aadiyaati dlabhan
Falmuuriyaati qadhan
Fa-atsarna bihi naq’an
Fawasathna bihi jam’an
(Demi yang sama terpacu berdengkusan
Yang sama mencetuskan api berdenyaran
Yang pagi-pagi melancarkan serbuan
Menerbangkan debu berhamburan
Dan menembusnya ke tengah-tengah pasukan lawan)
Innal-insana liRabbihi lakanuud
Wainnahu ‘alaa dzaalika lasyahied
Wainnahu lihubbil-khairi lasyadied
(Sungguh manusia itu kepada Tuhannya
Brenti mengalir darahku menyimak firmanMu
Idzaa zulzilatil-ardlu zilzaalahaa
Wa akhrajatil-ardlu atsqaalahaa
Waqaalal-insaanu maa lahaa
(ketika bumi diguncang dengan dasyatnya
Dan bumi memuntahkan isi perutnya
Dan manusia bertanya-tanya:
Bumi itu kenapa?)
Yaumaidzin tuhadditsu akhbaarahaa
Bianna Rabbaka auhaa lahaa
Yaumaidzin yashdurun-naasu asytaatan
Liyurau a’maalahum
(Ketika itu bumi mengisahkan kisah-kisahnya
Karena Tuhanmu mengilhaminya
Ketika itu manusia tumpah terpisah-pisah
‘Tuk diperlihatkan perbuatan-perbuatan mereka)
Faman ya’mal mitsqaala dzarratin khairan yarah
Waman ya’mal mitsqaala dzarratin syarran yarah
(Maka siapa yang berbuat sezarrah kebaikan
pun akan melihatnya
Dan siapa yang berbuat sezarrah kejahatan
pun akan melihatnya)
Ya Tuhan, akukah insane yang bertanya-tanya
Ataukah aku mukmin yang sudah tahu jawabnya?
Kulihat tetes diriku dalam muntahan isi bumi
Aduhai, akan kemanakah kiranya bergulir?
Diantara tumpukan maksiat yang kutimbun saat demi saat
Akankah kulihat sezarrah saja
Kebaikan yang pernah kubuat?
Nafasku memburu diburu firmanMu
Dengan asma Allah Yang Pengasih Penyayang
Wa’aadiyaati dlabhan
Falmuuriyaati qadhan
Fa-atsarna bihi naq’an
Fawasathna bihi jam’an
(Demi yang sama terpacu berdengkusan
Yang sama mencetuskan api berdenyaran
Yang pagi-pagi melancarkan serbuan
Menerbangkan debu berhamburan
Dan menembusnya ke tengah-tengah pasukan lawan)
Innal-insana liRabbihi lakanuud
Wainnahu ‘alaa dzaalika lasyahied
Wainnahu lihubbil-khairi lasyadied
(Sungguh manusia itu kepada Tuhannya
Senin, 28 April 2008
Makna di Balik Coretan Tangan
CHIC
Kamis, 24 April 2008 | 14:53 WIB
Pernah iseng membuat corat-coret di atas kertas yang membentuk sebuah gambar? Itu bukan semata coretan enggak meaning, lho. Kepribadian dan perasaan kita yang tersembunyi, bisa terungkap dari situ. Ingin tahu makna coretan Anda?
Corat-coret sambil mengerjakan sesuatu yang lain, misalnya mengikuti rapat atau menelepon memang sering kita lakukan tanpa sadar. Gambar corat-coret ini sebenarnya merupakan ungkapan bawah sadar kita. Sama sepreti mimpi, corat-coret ini menggunakan bahasa gambar dan bisa kita cari maknanya. Lalu, apa ya artinya?
GAMBAR BENTUK
PANAH
Menunjukkan Anda orang yang ambisius dan agresif. Tanda panah ke kiri berarti senang mengenang masa lalu. Tanda panah ke kanan berarti siap untuk menyongsong masa depan. Tanda panah ke suatu objek berarti marah atau penasaran dengan objek tersebut.
LINGKARAN
Gambar ini sering dikaitkan dengan keramahan, senang bicara dan senang berteman. Artinya Anda fleksibel, mudah beradaptasi dan menyesuaikan diri. Anda juga memiliki iman yang kuat sehingga berjiwa optimis dan pantang menyerah.
BENTUK GEOMETRIS
Gambar segitiga, segi empat, persegi panjang dan formasi pola lain menunjukkan pikiran yang logis. Gambar ini juga menandakan pikiran yang teratur, proses pemikiran yang jernih dan ketrampilan dalam membuat perencanaan efisiensi dan tujuan. Meski orang menilai Anda kolot, Anda mampu menyelesaikan pekerjaan dalam situasi kritis sekalipun.
BENANG KUSUT
Lingkaran kusut yang besar melambangkan keinginan akan gaya hidup bebas yang menggelinding begitu saja. Sementara lingkaran kusut yang kecil melambangkan perasaan marah yang terpendam.
GAMBAR ABSTRAK
Gambar ini sering melambangkan ketegangan, kesulitan dan gangguan dalam konsentrasi.
KOTAK
Gambar ini memang lebih banyak digambar kaum lelaki. Kotak yang ditumpuk menunjukkan pemikiran yang metodis dan konstruktif. Kotak tertutup menandakan Anda orang yang menghargai privasi. Sementara kotak terbuka mencerminkan harapan untuk menyambut seseorang atau sebaliknya keinginan lari dari situasi yang menekan.
GAMBAR BENDA HIDUP
BINATANG
Mencerminkan bagaimana memandang diri sendiri. Jika menggambar hewan peliharaan, kucing misalnya, berarti Anda memiliki pribadi yang ramah dan sensitif. Gambar burung, artinya Anda memiliki daya imajinasi yang tinggi, penuh pertimbangan, cinta kasih, dan menyukai kebebasan. Jika Anda menggambar hewan kecil, ini mengindikasikan perasaan takut yang tersembunyi. Juga menggambarkan lemah, pasif, kurang percaya diri dan introvert. Sedangkan gambar hewan liar mencerminkan agresivitas dan ketegasan. Gambar hewan yang suka bersenang-senang, misalnya anjing menunjukkan Anda orang yang senang bermain. Gambar hewan berjalan pelan, misalnya kura-kurang menunjukkan kpribadian yang senang merenung.
BUNGA
Melambangkan sisi feminin dan keinginan melihat pertumbuhan, alam dan reproduksi. Gambar bunga juga menunjukkan keinginan berkembang dan menghasilkan sesuatu dalam hidup. Bunga dalam rangkaian bisa menggambarkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Sementara gambar bunga dan tumbuhan menunjukkan Anda orang yang sensitif, manusiawi, hangat dan terbuka.
POHON
Gambar ini melambangkan ego dan ambisi. Jika pohon itu memiliki daun yang lebat dan buah, ini menunjukkan Anda orang yang mendambakan cinta, seks dan anak. Pohon tanpa daun dan buah, dengan daun terkulai menunjukkan depresi dan kurang semangat juang. Lalu, kalau pohon digambar dengan akar, menunjukkan orang yang mementingkan asal-usul.
HATI
Ini sering digambar orang yang sedang jatuh cinta. Hati melambangkan pikiran orang yang menggambarnya dipenuhi cinta dan sentimentil.
WAJAH CANTIK
Menggambarkan rasa kasih sayang kepada orang lain. Orang yang senang menggambar wajah cantik melihat hal-hal positif dalam diri seseorang, situasi, optimistik, manusiawi, bersifat baik, sensitif terhadap sesama. Ia juga mampu menunjukkan empati, ramah dan senang bergaul.
WAJAH JELEK
Artinya Anda penuh curiga, tidak suka dan tidak percaya pada orang lain. Anda memiliki jiwa pemberontak, kurang percaya diri, senang melihat hal-hal buruk dalam diri setiap orang dan situasi. Anda juga defensif, cenderung mengubah fakta karena pandangan Anda yang 'gelap' dan sempit.
CHIC
Kamis, 24 April 2008 | 14:53 WIB
Pernah iseng membuat corat-coret di atas kertas yang membentuk sebuah gambar? Itu bukan semata coretan enggak meaning, lho. Kepribadian dan perasaan kita yang tersembunyi, bisa terungkap dari situ. Ingin tahu makna coretan Anda?
Corat-coret sambil mengerjakan sesuatu yang lain, misalnya mengikuti rapat atau menelepon memang sering kita lakukan tanpa sadar. Gambar corat-coret ini sebenarnya merupakan ungkapan bawah sadar kita. Sama sepreti mimpi, corat-coret ini menggunakan bahasa gambar dan bisa kita cari maknanya. Lalu, apa ya artinya?
GAMBAR BENTUK
PANAH
Menunjukkan Anda orang yang ambisius dan agresif. Tanda panah ke kiri berarti senang mengenang masa lalu. Tanda panah ke kanan berarti siap untuk menyongsong masa depan. Tanda panah ke suatu objek berarti marah atau penasaran dengan objek tersebut.
LINGKARAN
Gambar ini sering dikaitkan dengan keramahan, senang bicara dan senang berteman. Artinya Anda fleksibel, mudah beradaptasi dan menyesuaikan diri. Anda juga memiliki iman yang kuat sehingga berjiwa optimis dan pantang menyerah.
BENTUK GEOMETRIS
Gambar segitiga, segi empat, persegi panjang dan formasi pola lain menunjukkan pikiran yang logis. Gambar ini juga menandakan pikiran yang teratur, proses pemikiran yang jernih dan ketrampilan dalam membuat perencanaan efisiensi dan tujuan. Meski orang menilai Anda kolot, Anda mampu menyelesaikan pekerjaan dalam situasi kritis sekalipun.
BENANG KUSUT
Lingkaran kusut yang besar melambangkan keinginan akan gaya hidup bebas yang menggelinding begitu saja. Sementara lingkaran kusut yang kecil melambangkan perasaan marah yang terpendam.
GAMBAR ABSTRAK
Gambar ini sering melambangkan ketegangan, kesulitan dan gangguan dalam konsentrasi.
KOTAK
Gambar ini memang lebih banyak digambar kaum lelaki. Kotak yang ditumpuk menunjukkan pemikiran yang metodis dan konstruktif. Kotak tertutup menandakan Anda orang yang menghargai privasi. Sementara kotak terbuka mencerminkan harapan untuk menyambut seseorang atau sebaliknya keinginan lari dari situasi yang menekan.
GAMBAR BENDA HIDUP
BINATANG
Mencerminkan bagaimana memandang diri sendiri. Jika menggambar hewan peliharaan, kucing misalnya, berarti Anda memiliki pribadi yang ramah dan sensitif. Gambar burung, artinya Anda memiliki daya imajinasi yang tinggi, penuh pertimbangan, cinta kasih, dan menyukai kebebasan. Jika Anda menggambar hewan kecil, ini mengindikasikan perasaan takut yang tersembunyi. Juga menggambarkan lemah, pasif, kurang percaya diri dan introvert. Sedangkan gambar hewan liar mencerminkan agresivitas dan ketegasan. Gambar hewan yang suka bersenang-senang, misalnya anjing menunjukkan Anda orang yang senang bermain. Gambar hewan berjalan pelan, misalnya kura-kurang menunjukkan kpribadian yang senang merenung.
BUNGA
Melambangkan sisi feminin dan keinginan melihat pertumbuhan, alam dan reproduksi. Gambar bunga juga menunjukkan keinginan berkembang dan menghasilkan sesuatu dalam hidup. Bunga dalam rangkaian bisa menggambarkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Sementara gambar bunga dan tumbuhan menunjukkan Anda orang yang sensitif, manusiawi, hangat dan terbuka.
POHON
Gambar ini melambangkan ego dan ambisi. Jika pohon itu memiliki daun yang lebat dan buah, ini menunjukkan Anda orang yang mendambakan cinta, seks dan anak. Pohon tanpa daun dan buah, dengan daun terkulai menunjukkan depresi dan kurang semangat juang. Lalu, kalau pohon digambar dengan akar, menunjukkan orang yang mementingkan asal-usul.
HATI
Ini sering digambar orang yang sedang jatuh cinta. Hati melambangkan pikiran orang yang menggambarnya dipenuhi cinta dan sentimentil.
WAJAH CANTIK
Menggambarkan rasa kasih sayang kepada orang lain. Orang yang senang menggambar wajah cantik melihat hal-hal positif dalam diri seseorang, situasi, optimistik, manusiawi, bersifat baik, sensitif terhadap sesama. Ia juga mampu menunjukkan empati, ramah dan senang bergaul.
WAJAH JELEK
Artinya Anda penuh curiga, tidak suka dan tidak percaya pada orang lain. Anda memiliki jiwa pemberontak, kurang percaya diri, senang melihat hal-hal buruk dalam diri setiap orang dan situasi. Anda juga defensif, cenderung mengubah fakta karena pandangan Anda yang 'gelap' dan sempit.
Sebelum kubalut badanku dengan selimut
sebelum kututup ke dua belah mataku
ku berpesan pada ibu:Jika pagi menyambut malam
jangan bangunkan anakmu, Ibu!
Seperti biasa
ibu akan selalu bertanya: kenapa?
Ah, Ibu!
kau selalu menganggapku masih kecil
Tetapi, baiklah!
akan kukatakan padamu, Ibu
Ketika pagi menatap dinding kamarku
akan kubuka jendela itu
lalu cahaya hangat menyinari seluruh isi kamarku
mengganti udara pengap semalam
Di depan jendela
kumenatap melati-melati putih
yang mekar di taman bunga
bunga yang setiap saat berdo'a
agar menjadi mawar merah
mustahil kan, Ibu?
Lewat jendela itu pula
seekor merpati datang mengejutku
lalu dada ini akan bergetar
mengingatku kalau aku lupa gosok gigi
saat ke pesta semalam
Setiap hari merpati itu
mengantar sehelai foto
dan secarik kertas yang sama
Lalu foto-foto itu mengkopi diri
menempel di setiap sudut kamarku
yang pandangannya menembusi dadaku
Sedangkan kertas itu
berubah jadi kapal terbang
yang mengikuti setiap langkah kakiku
Maka begitulah, Ibu!
biarkan aku tertidur lena
agar kisah-kisah itu
tidak memenuhi diari anakmu
Diposting oleh badruttamam di 19:04 0 komentar
Aku tak berhak melafazkan bait itu
karena akulah penyebab aliran darah itu
Nak kuberlari membeli obat merah yang mujarab
untukmu di rumah sakita
yang kononnya bisa menyelamatkan nyawa
tapi, malah melayangkan nyawa
Kukutuk pisau di tanganku yang tidak sadar melukaimu
Kukutuk dompetku yang kosong itu
yang tidak bisa membelikan obat merah yang mahal untukmu
Kukutuk kenangan yang membawaku
pada kenangan lukamu
Kukutuk penamu yang menjadikanku tokoh
dalam kisah lukamu
Ah!
Alangkah indahnya jika aku salah satu
pemeran dalam buku cerita caintamu
yang ingin terbit itu
Kau duduk di bangku dipan di luar pintu
sambil melempar senyum pada orang-orang
yang berlalu di depan rumahmu
sesekali kau bercanda pada mereka yang
sudi menyapamu
dan tak lupa kau mengucap kata: Aku baik-baik saja
saat kau tahu aku mengintipmu di belakang pintu
Itukah kau?
kau pandai membalut luka di lenganmu
balutan dari kain kaos yang mudah menyerap darah
obat merah dari toko emperan yang katanya cepat
menghentikan darah
Di balik senyuman gurauanmu
di balik kain kaos itu
kumelihat lukamu masih memerah
Barangkali!
Ya, Tuhan!
Aku menangis karena terharu
Sudikah kau berhenti menyapu obat merah yang murah itu?
Ah!
sebelum kututup ke dua belah mataku
ku berpesan pada ibu:Jika pagi menyambut malam
jangan bangunkan anakmu, Ibu!
Seperti biasa
ibu akan selalu bertanya: kenapa?
Ah, Ibu!
kau selalu menganggapku masih kecil
Tetapi, baiklah!
akan kukatakan padamu, Ibu
Ketika pagi menatap dinding kamarku
akan kubuka jendela itu
lalu cahaya hangat menyinari seluruh isi kamarku
mengganti udara pengap semalam
Di depan jendela
kumenatap melati-melati putih
yang mekar di taman bunga
bunga yang setiap saat berdo'a
agar menjadi mawar merah
mustahil kan, Ibu?
Lewat jendela itu pula
seekor merpati datang mengejutku
lalu dada ini akan bergetar
mengingatku kalau aku lupa gosok gigi
saat ke pesta semalam
Setiap hari merpati itu
mengantar sehelai foto
dan secarik kertas yang sama
Lalu foto-foto itu mengkopi diri
menempel di setiap sudut kamarku
yang pandangannya menembusi dadaku
Sedangkan kertas itu
berubah jadi kapal terbang
yang mengikuti setiap langkah kakiku
Maka begitulah, Ibu!
biarkan aku tertidur lena
agar kisah-kisah itu
tidak memenuhi diari anakmu
Diposting oleh badruttamam di 19:04 0 komentar
Aku tak berhak melafazkan bait itu
karena akulah penyebab aliran darah itu
Nak kuberlari membeli obat merah yang mujarab
untukmu di rumah sakita
yang kononnya bisa menyelamatkan nyawa
tapi, malah melayangkan nyawa
Kukutuk pisau di tanganku yang tidak sadar melukaimu
Kukutuk dompetku yang kosong itu
yang tidak bisa membelikan obat merah yang mahal untukmu
Kukutuk kenangan yang membawaku
pada kenangan lukamu
Kukutuk penamu yang menjadikanku tokoh
dalam kisah lukamu
Ah!
Alangkah indahnya jika aku salah satu
pemeran dalam buku cerita caintamu
yang ingin terbit itu
Kau duduk di bangku dipan di luar pintu
sambil melempar senyum pada orang-orang
yang berlalu di depan rumahmu
sesekali kau bercanda pada mereka yang
sudi menyapamu
dan tak lupa kau mengucap kata: Aku baik-baik saja
saat kau tahu aku mengintipmu di belakang pintu
Itukah kau?
kau pandai membalut luka di lenganmu
balutan dari kain kaos yang mudah menyerap darah
obat merah dari toko emperan yang katanya cepat
menghentikan darah
Di balik senyuman gurauanmu
di balik kain kaos itu
kumelihat lukamu masih memerah
Barangkali!
Ya, Tuhan!
Aku menangis karena terharu
Sudikah kau berhenti menyapu obat merah yang murah itu?
Ah!
RTICLES & TIPS
Teks Foto dalam Foto Jurnalistik
Oleh: Eddy Hasby
Foto jurnalistik merupakan salah satu produk jurnalistik yang dihasilkan oleh wartawan selain tulisan yang berbau berita (straight news/ hard news, berita bertafsir, berita berkedalaman/deep reports) maupun non berita (artikel, feature, tajuk rencana, pojok, karikatur dan surat pembaca). Dan sebagai produk dalam pemberitaan, tentunya foto jurnalistik memiliki peran penting dalam media cetak maupun cyber media (internet). Jadi karya foto jurnalistik sudah mendapat pengakuan sebagai karya jurnalistik dalam bentuk visual untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ada beberapa pengertian mengenai foto jurnalistik sebagai ilmu maupun cabang dari jurnalistik itu sendiri.
Menurut Oscar Motuloh dalam makalahnya “Suatu Pendekatan Visual Dengan Suara Hati”, foto jurnalistik adalah suatu medium sajian untuk menyampaikan beragam bukti visual atas suatu peristiwa pada masyarakat seluas-luasnya, bahkan hingga kerak di balik peristiwa tersebut, tentu dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Melihat foto jurnalistik sebagai suatu kajian artinya memasuki matra yang memiliki tradisi kuat tetang proses “sesuatu” yang dikomunikasikan – dalam hal ini yang bernilai berita – kepada orang lain atau khalayak lain dalam masyarakat.
Wilson Hick redaktur senior majalah ‘Life’ (1937-1950) dalam buku World and Pictures (new York, Harper and Brothers, Arno Press 1952, 1972), foto jurnalistik adalah media komunikasi verbal dan visual yang hadir bersamaan.
Henri Cartier-Bresson, salah satu pendiri agen foto terkemuka “Magnum” yuang terkenal dengan teori ‘Decisive Moment’ -- menjabarkan, “foto jurnalistik adalah berkisah dengan sebuah gambar, melaporkannya dengan sebuah kamera, merekamnya dalam waktu, yang seluruhnya berlangsung seketika saat suatu citra tersembul mengungkap sebuah cerita.”
Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa foto jurnalistik merupakan kombinasi antara bentuk visual (foto) dengan kata-kata (yang memngungkapkan sebuah cerita dari sebuah peristiwa dalam bentuk kerangka 5W+1H) dan kemudian disebarluaskan/dipublikasikan kepada masyarakat. Sehingga foto jurnalistik menjadi sebuah berita ataupun informasi yang dibutuhkan masyarakat, baik local, regional, nasional maupun pada tingkat internasional.
Suatu foto/gambar sama nilainya dengan seribu kata.
Akan tetapi, hal ini baru benar jika disertai dengan teks keterangan foto yang baik.
Judul dan keterangan foto termasuk paling banyak dibaca pembaca koran. Dari keseluruhan berita yang dimuat, hanya judul berita dan berita utama yang mengungguli judul dan keterangan foto. Karena itu penulisan judul dan keterangan foto harus mengikuti kaidah-kaidah seperti: akurat, jelas, lengkap, dan cara penulisan yang baik. Seperti juga penyajian berita, judul atau keterangan foto harus mudah dibaca dan bersifat informatif.
Karena itu perlu adanya pemahaman untuk lebih serius dalam membuat keterangan gambar.
Sebuah foto jurnalistik yang baik tidak hanya sebatas pembahasan visual atau foto belaka, teks foto yang kuat berdasarkan fakta dan data akan memberikan nilai lebih secara lengkap sebuah informasi yang akan diberikan kepada pembaca.
Foto jurnalistik terdiri dari visual (foto) berkoloborasi dengan teks yang terdiri dari Headline (judul foto), Caption (teks yang menerangkan isi foto berkaidah 5 W + 1 H), Byline (pemotret) dan Credit (pemegang hak siar atau penerbitan yang menyiarkan foto jurnalistik tersebut). Elemen penting ini terlihat pada foto-foto jurnalistik di media cetak, yang merupakan dasar dari pemaknaan foto jurnalistik secara umum.
Contoh foto yang sudah dilengkapi metadata
Lebih dari itu foto jurnalistik saat ini terutama berkiblat pada digital photojournalism sudah wajib hukumnya untuk mengisi metadata IPTC dan EXIF foto agar dengan mudah meintragrasi dengan sistem online maupun workflow foto digital yang sudah menjadi kesepakatan antara produsen kamera, pengembang software foto digital, wartawan foto, agensi foto dan dunia arsip foto di dunia dengan dikeluarkannya Photo Metadata White Paper 2007 - Document Revision 11 - (www.phmdc.org) di Malta. Pembahasan mengenal metadata foto akan dijelaskan pada kesempatan lainnya dalam manifesto metadata foto jurnalistik.
Pengertian dari elemen dasar foto jurnalistik yang terpapar diatas:
- Headline
Suatu judul pendek di atas kata-kata yang menerangkan isi foto. Judul foto sebaiknya tidak lebih dari tiga kata. Di dalam flow metadata foto, kalimat yang terlalu panjang dapat menyebabkan, tidak terbacanya kalimat tersebut dan lebih para membuat sistem menjadi error.
- Caption
Kalimat atau kata-kata yang menjelaskan isi atau keterangan yang ada di dalam foto tersebut berkaidah 5 W + 1 H. Tidak semua elemen di dalam visual foto dapat menjelaskan secara informatif, seperti lokasi, kapan foto dibuat, siapa di dalam foto tersebut. Maka penjelasan secara rinci dan detil, ditulis dalam keterangan foto.
- Byline
Ini berkaitan dengan copyright, hak cipta atau pencipta/ pembuat dari foto tersebut. Maka di dalam sebuah media cetak terlihat atau terbaca di bawa foto, Kompas/ Agus Susanto atau Adri Irianto (Tempo).
Nama-nama wartawan foto atau pencipta wajib untuk dituliskan sebagai suatu penghargaan kepada penciptanya. Namun sering juga permintaan dari pencipta untuk tidak disebut atau ditulis untuk melindungi pencipta.
- Credit
Pemegang hak siar atau penerbitan yang menyiarkan foto jurnalistik tersebut. Hak siar merupakan lembaga yang bertanggungjawab untuk menyiarkan foto berita tersebut ke publik.
Aturan semacam ini masih sering rancu dan sering disalah artikan. Aturan di dalam setiap media atau kebijakan untuk tidak menulis credit tergantung pada media itu sendiri. Ada yang tidak menuliskannya dengan kebijakan foto tersebut karya atau pemilik foto bukan staf dari media tersebut. Namun foto-foto yang berasal dari sebuah sumber berita baik dari online, agensi foto, majalah, foto-foto pemberian secara gratis dan nara sumber lainnya, secara etika sebaiknya memang harus ditulis lengkap.
Elemen keterangan foto terpapar di bawah ini:
Rezeki Poster Presiden (headline)
Tarbini (66) –who-, pedagang poster presiden RI dan pahlawan, sedang membersihkan poster dagangannya yang dijual Rp 15.000 hingga Rp 25.000 –what- Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, -where - Rabu (6/6) –when-. Pria asal Garut ini telah memperdagangkan poster sejak 40 tahun lalu saat Bung Karno masih menjabat. Menurut ayah tujuh anak dan kakek dari dua cucu ini, pembeli poster Bung Karno masih mendominasi hingga saat ini –why-. (caption)
Kompas/Riza Fathoni (RZF) (credit/byline)
Tidak setiap foto ada judulnya. Foto-foto bersifat ilustrasi untuk mendukung atau memperkuat nilai sebuah tulisan/ artikel tidak membutuhkan headline atau judul foto, juga foto-foto yang bersifat portraits (headshot) hanya ditulis nama tokoh.
Contoh text editor untuk pengisian metadata foto (IPTC)
Penulisan keterangan foto harus memperhatikan:
1. Kebiasaan Pembaca
Ketika menulis keterangan foto dengan atau tanpa judul, sangat baik bila dibuat dengan memahami karakter pembaca:
Pertama, saat pembaca melihat suatu foto maka pikirannya menangkap semua atau sebagian besar informasi visual (gambar) yang ditampilkan. Namun, sering juga pembaca hanya melihat sepintas, sehingga ada hal-hal kecil terlewatkan.
Kedua, begitu melihat foto yang menarik perhatiannya, umumnya pembaca melihat ke bawah foto untuk mencari informasi yang menerangkan foto itu. ltu sebabnya judul foto dan keterangan foto harus berkualitas.
Ketiga, biasanya setelah mencerna informasi dari judul dan keterangan foto. pembaca kembali melihat foto. Jadi teks yang dibuat harus memperkaya apa yang sudah ditampilkan visual (gambar) dan menjelaskan hal-hal yang perlu dijelaskan.
2. Kebutuhan Informasi
Kebutuhan informasi dari foto bisa berbeda-beda. Umumnya pembaca ingin tahu tentang:
* Siapakah dia? (Pada banyak kasus perlu mengidentifikasi orang dari kiri ke kanan, kecuali aksi pada foto itu memerlukan keterangan lain)
* Mengapa foto itu dimuat yang dimuat?
* Apa yang tengah terjadi?
* Kapan dan di mana terjadinya?
* Mengapa tokoh/subyek dalam foto teriihat demikian?
* Bagaimana terjadinya?
Penting: teks keterangan foto harus menjelaskan apa yang tampak di foto (gambar). sehingga pembaca puas dan memahami maksud foto itu. Mereka tidak ingin (dan sebaiknya tidak) mendapat keterangan lagi atas apa yang sudah tampak jelas dalam foto. Keterangan foto sebaiknya memberi penjelasan tambahan yang tidak tampak dalam foto. Sebagai contoh, suatu foto menggambarkan penjaga gawang yang melompat untuk menangkap bola, tetapi yang tidak kelihatan adalah bagaimana hasilnya. Teks foto harus bisa menjelaskannya.
3. Saran dan syarat:
* Ringkas
* Padat
* Tidak bertele-tele.
Keterangan foto harus ringkas, padat, tetapi tidak seperti telegram. Tidak seperti judul berita yang menggunakan kata sandang dan penghubung, keterangan foto sebaiknya seperti alinea dalam berita. Keterangan foto harus jelas dan langsung ke tujuannya.
Hindari penulis bertele-tele. Jangan mengulang hal-hal yang sudah jelas dalam foto dengan menggunakan ungkapan: seperti yang terlihat, tampak dalam gambar di atas.
Jangan sok tahu
Penulis teks keterangan foto sebaiknya tidak mengasumsikan apa yang sedang dipikirkan seseorang dalam foto itu atau mencoba menginterpretasikan perasaan dari ekspresinya. Sebaiknya berikan saja fakta-fakta dan serahkan kepada pembaca untuk memutuskan sendiri situasi yang ia lihat.
Hindari yang diketahui, jelaskan yang tidak diketahui. Penulis teks keterangan foto harus menghindari penggambaran foto seperti cantik, dramatik, mengerikan, atau mendiskripsikan kejadian yang seharusnya muncul dalam foto tetapi tidak ada. jika kejadian itu tidak terbukti di dalam foto, apa yang Anda ceritakan ke pembaca tetap saja tidak terjadi.
Namun demikian, teks keterangan foto sebaiknya tetap menjelaskan kondisi bagaimana foto itu dibuat, terutama bila ada sesuatu yang tidak biasa menurut penglihatan manusia, adanya efek khusus, misalnya menggunakan inset atau memasang rangkaian foto.
Gambarkan yang terjadi
Penulis teks foto harus yakin bahwa kata-kata yang digunakannya menggambarkan apa yang ada di foto dengan tepat. Bila foto menunjukkan dua orang atau lebih, penulis teks foto harus menghitung dan mengindentifikasi orang tampak dalam foto, kemudian mencocokkan jumlah, jenis kelamin, dan identitas orang tersebut dengan teks keterangan yang dibuat. Perhatian khusus perlu terutama agar orang yang sudah dipotong gambarnya (cropped) dari foto asli tidak lagi disertakan dalam keterangan foto.
Selalu, selalu, dan selalu cek ejaan. Penulis teks foto harus mengecek ejaan nama-nama orang di dalam foto, apalagi bila foto itu berkait dengan suatu tulisan, agar tidak terjadi perbedaan penulisan.
"Wild art"
Foto yang berdiri sendiri dan tidak disertai berita disebut "wild art". Karena itu, teks keterangan foto "wild art" harus menyediakan informasi dasar seperti tulisan atau berita. Standar 5W+1H (who, what, when, where and why) baik untuk menjadi pedoman dalam menulis teks keterangan foto. Bila Anda tidak memiliki semua informasi yang dibutuhkan, angkat telepon dan carilah informasi pelengkapnya. Jangan mencoba menulis teks foto tanpa fakta-fakta yang dibutuhkan. Kadang "wild art" dipasang di halaman depan untuk "menggoda" pembaca agar mau membaca cerita di halaman dalam. Akan tetapi, tidak sama seperti televisi, jangan menggoda pembaca melalui teks foto. Berikan penjelasan selengkapnya, berikan kesempatan untuk bisa masuk lebih dalam dengan keterangan yang lebih detail.
Foto ilustrasi
Jika foto menyertai suatu cerita, teks keterangan foto yang panjang umumnya tidak diperlukan. Kadang-kadang cukup satu baris keterangan tentang orang atau situasi yang tampak dalam gambar, sekadar untuk menjelaskan kaitannya dengan tulisan/berita. Ingat, kebanyakan pembaca teks keterangan foto belum membaca berita terkait.
Sebagian dari mereka bahkan tidak membaca beritanya, hanya teks keterangan foto dan judul berita. Jadi teks keterangan foto harus jelas, langsung ke sasaran, dan seimbang antara memberikan cukup informasi kepada pembaca agar memahami foto itu dan konteksnya dengan format yang ringkas dan padat.
Makin pendek makin baik. Penulisan teks keterangan foto sering memicu godaan untuk menggunakan kalimat-kalimat panjang. Hindarilah.
4. Unsur Waktu
Kebanyakan surat kabar menggunakan gaya penulisan teks keterangan foto yang menggunakan kalimat dengan waktu sekarang (present tense) dan rangkaian kalimat berikutnya dalam bentuk lampau (past tense). Alasannya, kalimat pertama menceritakan kepada pembaca apa yang terjadi dalam foto.
Selalu sertakanlah unsur waktu untuk menginformasikan kepada pembaca kapan peristiwa dalam foto tersebut terjadi.
(Eddy Hasby)
Rangkuman dari berbagai sumber
- Diklat Kompas
- Oscar Motuloh
- Photojournalism:The Professional Approach by Kenneth Kobre
- Photojournalism: The Visual Approach by Frank P. Hoy
- iptc.org
- exif.org
comment 4 | Rating
Komentar:
OSIS SMP Negeri 76 pada tanggal 19 April 2008 17:13:57 WIB
Hi,kompas trims bgt yach atas foto jurnalistiknya telah bantu w dlm tugas skul yang byk bgt .Adain artikel ttg SMPN 76 donk.Kira2bagaimana sich caranya klo mau masukin artikel.thank you yach,semoga saran w diterima.
noel pada tanggal 17 April 2008 18:07:32 WIB
wah keren kompas nich.....gue akhirnya bisa dapat ilmu gratis ttg foto jurnalistik disini cz gue kan kulna jurusan jurnalistik!!! oia minta tips ttg cara ngambil foto spot news dunk...,.,.,., thx
stevanus pada tanggal 11 April 2008 08:59:24 WIB
Bagus artikelnya dan nambah wawasan.. Th
Teks Foto dalam Foto Jurnalistik
Oleh: Eddy Hasby
Foto jurnalistik merupakan salah satu produk jurnalistik yang dihasilkan oleh wartawan selain tulisan yang berbau berita (straight news/ hard news, berita bertafsir, berita berkedalaman/deep reports) maupun non berita (artikel, feature, tajuk rencana, pojok, karikatur dan surat pembaca). Dan sebagai produk dalam pemberitaan, tentunya foto jurnalistik memiliki peran penting dalam media cetak maupun cyber media (internet). Jadi karya foto jurnalistik sudah mendapat pengakuan sebagai karya jurnalistik dalam bentuk visual untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ada beberapa pengertian mengenai foto jurnalistik sebagai ilmu maupun cabang dari jurnalistik itu sendiri.
Menurut Oscar Motuloh dalam makalahnya “Suatu Pendekatan Visual Dengan Suara Hati”, foto jurnalistik adalah suatu medium sajian untuk menyampaikan beragam bukti visual atas suatu peristiwa pada masyarakat seluas-luasnya, bahkan hingga kerak di balik peristiwa tersebut, tentu dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Melihat foto jurnalistik sebagai suatu kajian artinya memasuki matra yang memiliki tradisi kuat tetang proses “sesuatu” yang dikomunikasikan – dalam hal ini yang bernilai berita – kepada orang lain atau khalayak lain dalam masyarakat.
Wilson Hick redaktur senior majalah ‘Life’ (1937-1950) dalam buku World and Pictures (new York, Harper and Brothers, Arno Press 1952, 1972), foto jurnalistik adalah media komunikasi verbal dan visual yang hadir bersamaan.
Henri Cartier-Bresson, salah satu pendiri agen foto terkemuka “Magnum” yuang terkenal dengan teori ‘Decisive Moment’ -- menjabarkan, “foto jurnalistik adalah berkisah dengan sebuah gambar, melaporkannya dengan sebuah kamera, merekamnya dalam waktu, yang seluruhnya berlangsung seketika saat suatu citra tersembul mengungkap sebuah cerita.”
Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa foto jurnalistik merupakan kombinasi antara bentuk visual (foto) dengan kata-kata (yang memngungkapkan sebuah cerita dari sebuah peristiwa dalam bentuk kerangka 5W+1H) dan kemudian disebarluaskan/dipublikasikan kepada masyarakat. Sehingga foto jurnalistik menjadi sebuah berita ataupun informasi yang dibutuhkan masyarakat, baik local, regional, nasional maupun pada tingkat internasional.
Suatu foto/gambar sama nilainya dengan seribu kata.
Akan tetapi, hal ini baru benar jika disertai dengan teks keterangan foto yang baik.
Judul dan keterangan foto termasuk paling banyak dibaca pembaca koran. Dari keseluruhan berita yang dimuat, hanya judul berita dan berita utama yang mengungguli judul dan keterangan foto. Karena itu penulisan judul dan keterangan foto harus mengikuti kaidah-kaidah seperti: akurat, jelas, lengkap, dan cara penulisan yang baik. Seperti juga penyajian berita, judul atau keterangan foto harus mudah dibaca dan bersifat informatif.
Karena itu perlu adanya pemahaman untuk lebih serius dalam membuat keterangan gambar.
Sebuah foto jurnalistik yang baik tidak hanya sebatas pembahasan visual atau foto belaka, teks foto yang kuat berdasarkan fakta dan data akan memberikan nilai lebih secara lengkap sebuah informasi yang akan diberikan kepada pembaca.
Foto jurnalistik terdiri dari visual (foto) berkoloborasi dengan teks yang terdiri dari Headline (judul foto), Caption (teks yang menerangkan isi foto berkaidah 5 W + 1 H), Byline (pemotret) dan Credit (pemegang hak siar atau penerbitan yang menyiarkan foto jurnalistik tersebut). Elemen penting ini terlihat pada foto-foto jurnalistik di media cetak, yang merupakan dasar dari pemaknaan foto jurnalistik secara umum.
Contoh foto yang sudah dilengkapi metadata
Lebih dari itu foto jurnalistik saat ini terutama berkiblat pada digital photojournalism sudah wajib hukumnya untuk mengisi metadata IPTC dan EXIF foto agar dengan mudah meintragrasi dengan sistem online maupun workflow foto digital yang sudah menjadi kesepakatan antara produsen kamera, pengembang software foto digital, wartawan foto, agensi foto dan dunia arsip foto di dunia dengan dikeluarkannya Photo Metadata White Paper 2007 - Document Revision 11 - (www.phmdc.org) di Malta. Pembahasan mengenal metadata foto akan dijelaskan pada kesempatan lainnya dalam manifesto metadata foto jurnalistik.
Pengertian dari elemen dasar foto jurnalistik yang terpapar diatas:
- Headline
Suatu judul pendek di atas kata-kata yang menerangkan isi foto. Judul foto sebaiknya tidak lebih dari tiga kata. Di dalam flow metadata foto, kalimat yang terlalu panjang dapat menyebabkan, tidak terbacanya kalimat tersebut dan lebih para membuat sistem menjadi error.
- Caption
Kalimat atau kata-kata yang menjelaskan isi atau keterangan yang ada di dalam foto tersebut berkaidah 5 W + 1 H. Tidak semua elemen di dalam visual foto dapat menjelaskan secara informatif, seperti lokasi, kapan foto dibuat, siapa di dalam foto tersebut. Maka penjelasan secara rinci dan detil, ditulis dalam keterangan foto.
- Byline
Ini berkaitan dengan copyright, hak cipta atau pencipta/ pembuat dari foto tersebut. Maka di dalam sebuah media cetak terlihat atau terbaca di bawa foto, Kompas/ Agus Susanto atau Adri Irianto (Tempo).
Nama-nama wartawan foto atau pencipta wajib untuk dituliskan sebagai suatu penghargaan kepada penciptanya. Namun sering juga permintaan dari pencipta untuk tidak disebut atau ditulis untuk melindungi pencipta.
- Credit
Pemegang hak siar atau penerbitan yang menyiarkan foto jurnalistik tersebut. Hak siar merupakan lembaga yang bertanggungjawab untuk menyiarkan foto berita tersebut ke publik.
Aturan semacam ini masih sering rancu dan sering disalah artikan. Aturan di dalam setiap media atau kebijakan untuk tidak menulis credit tergantung pada media itu sendiri. Ada yang tidak menuliskannya dengan kebijakan foto tersebut karya atau pemilik foto bukan staf dari media tersebut. Namun foto-foto yang berasal dari sebuah sumber berita baik dari online, agensi foto, majalah, foto-foto pemberian secara gratis dan nara sumber lainnya, secara etika sebaiknya memang harus ditulis lengkap.
Elemen keterangan foto terpapar di bawah ini:
Rezeki Poster Presiden (headline)
Tarbini (66) –who-, pedagang poster presiden RI dan pahlawan, sedang membersihkan poster dagangannya yang dijual Rp 15.000 hingga Rp 25.000 –what- Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, -where - Rabu (6/6) –when-. Pria asal Garut ini telah memperdagangkan poster sejak 40 tahun lalu saat Bung Karno masih menjabat. Menurut ayah tujuh anak dan kakek dari dua cucu ini, pembeli poster Bung Karno masih mendominasi hingga saat ini –why-. (caption)
Kompas/Riza Fathoni (RZF) (credit/byline)
Tidak setiap foto ada judulnya. Foto-foto bersifat ilustrasi untuk mendukung atau memperkuat nilai sebuah tulisan/ artikel tidak membutuhkan headline atau judul foto, juga foto-foto yang bersifat portraits (headshot) hanya ditulis nama tokoh.
Contoh text editor untuk pengisian metadata foto (IPTC)
Penulisan keterangan foto harus memperhatikan:
1. Kebiasaan Pembaca
Ketika menulis keterangan foto dengan atau tanpa judul, sangat baik bila dibuat dengan memahami karakter pembaca:
Pertama, saat pembaca melihat suatu foto maka pikirannya menangkap semua atau sebagian besar informasi visual (gambar) yang ditampilkan. Namun, sering juga pembaca hanya melihat sepintas, sehingga ada hal-hal kecil terlewatkan.
Kedua, begitu melihat foto yang menarik perhatiannya, umumnya pembaca melihat ke bawah foto untuk mencari informasi yang menerangkan foto itu. ltu sebabnya judul foto dan keterangan foto harus berkualitas.
Ketiga, biasanya setelah mencerna informasi dari judul dan keterangan foto. pembaca kembali melihat foto. Jadi teks yang dibuat harus memperkaya apa yang sudah ditampilkan visual (gambar) dan menjelaskan hal-hal yang perlu dijelaskan.
2. Kebutuhan Informasi
Kebutuhan informasi dari foto bisa berbeda-beda. Umumnya pembaca ingin tahu tentang:
* Siapakah dia? (Pada banyak kasus perlu mengidentifikasi orang dari kiri ke kanan, kecuali aksi pada foto itu memerlukan keterangan lain)
* Mengapa foto itu dimuat yang dimuat?
* Apa yang tengah terjadi?
* Kapan dan di mana terjadinya?
* Mengapa tokoh/subyek dalam foto teriihat demikian?
* Bagaimana terjadinya?
Penting: teks keterangan foto harus menjelaskan apa yang tampak di foto (gambar). sehingga pembaca puas dan memahami maksud foto itu. Mereka tidak ingin (dan sebaiknya tidak) mendapat keterangan lagi atas apa yang sudah tampak jelas dalam foto. Keterangan foto sebaiknya memberi penjelasan tambahan yang tidak tampak dalam foto. Sebagai contoh, suatu foto menggambarkan penjaga gawang yang melompat untuk menangkap bola, tetapi yang tidak kelihatan adalah bagaimana hasilnya. Teks foto harus bisa menjelaskannya.
3. Saran dan syarat:
* Ringkas
* Padat
* Tidak bertele-tele.
Keterangan foto harus ringkas, padat, tetapi tidak seperti telegram. Tidak seperti judul berita yang menggunakan kata sandang dan penghubung, keterangan foto sebaiknya seperti alinea dalam berita. Keterangan foto harus jelas dan langsung ke tujuannya.
Hindari penulis bertele-tele. Jangan mengulang hal-hal yang sudah jelas dalam foto dengan menggunakan ungkapan: seperti yang terlihat, tampak dalam gambar di atas.
Jangan sok tahu
Penulis teks keterangan foto sebaiknya tidak mengasumsikan apa yang sedang dipikirkan seseorang dalam foto itu atau mencoba menginterpretasikan perasaan dari ekspresinya. Sebaiknya berikan saja fakta-fakta dan serahkan kepada pembaca untuk memutuskan sendiri situasi yang ia lihat.
Hindari yang diketahui, jelaskan yang tidak diketahui. Penulis teks keterangan foto harus menghindari penggambaran foto seperti cantik, dramatik, mengerikan, atau mendiskripsikan kejadian yang seharusnya muncul dalam foto tetapi tidak ada. jika kejadian itu tidak terbukti di dalam foto, apa yang Anda ceritakan ke pembaca tetap saja tidak terjadi.
Namun demikian, teks keterangan foto sebaiknya tetap menjelaskan kondisi bagaimana foto itu dibuat, terutama bila ada sesuatu yang tidak biasa menurut penglihatan manusia, adanya efek khusus, misalnya menggunakan inset atau memasang rangkaian foto.
Gambarkan yang terjadi
Penulis teks foto harus yakin bahwa kata-kata yang digunakannya menggambarkan apa yang ada di foto dengan tepat. Bila foto menunjukkan dua orang atau lebih, penulis teks foto harus menghitung dan mengindentifikasi orang tampak dalam foto, kemudian mencocokkan jumlah, jenis kelamin, dan identitas orang tersebut dengan teks keterangan yang dibuat. Perhatian khusus perlu terutama agar orang yang sudah dipotong gambarnya (cropped) dari foto asli tidak lagi disertakan dalam keterangan foto.
Selalu, selalu, dan selalu cek ejaan. Penulis teks foto harus mengecek ejaan nama-nama orang di dalam foto, apalagi bila foto itu berkait dengan suatu tulisan, agar tidak terjadi perbedaan penulisan.
"Wild art"
Foto yang berdiri sendiri dan tidak disertai berita disebut "wild art". Karena itu, teks keterangan foto "wild art" harus menyediakan informasi dasar seperti tulisan atau berita. Standar 5W+1H (who, what, when, where and why) baik untuk menjadi pedoman dalam menulis teks keterangan foto. Bila Anda tidak memiliki semua informasi yang dibutuhkan, angkat telepon dan carilah informasi pelengkapnya. Jangan mencoba menulis teks foto tanpa fakta-fakta yang dibutuhkan. Kadang "wild art" dipasang di halaman depan untuk "menggoda" pembaca agar mau membaca cerita di halaman dalam. Akan tetapi, tidak sama seperti televisi, jangan menggoda pembaca melalui teks foto. Berikan penjelasan selengkapnya, berikan kesempatan untuk bisa masuk lebih dalam dengan keterangan yang lebih detail.
Foto ilustrasi
Jika foto menyertai suatu cerita, teks keterangan foto yang panjang umumnya tidak diperlukan. Kadang-kadang cukup satu baris keterangan tentang orang atau situasi yang tampak dalam gambar, sekadar untuk menjelaskan kaitannya dengan tulisan/berita. Ingat, kebanyakan pembaca teks keterangan foto belum membaca berita terkait.
Sebagian dari mereka bahkan tidak membaca beritanya, hanya teks keterangan foto dan judul berita. Jadi teks keterangan foto harus jelas, langsung ke sasaran, dan seimbang antara memberikan cukup informasi kepada pembaca agar memahami foto itu dan konteksnya dengan format yang ringkas dan padat.
Makin pendek makin baik. Penulisan teks keterangan foto sering memicu godaan untuk menggunakan kalimat-kalimat panjang. Hindarilah.
4. Unsur Waktu
Kebanyakan surat kabar menggunakan gaya penulisan teks keterangan foto yang menggunakan kalimat dengan waktu sekarang (present tense) dan rangkaian kalimat berikutnya dalam bentuk lampau (past tense). Alasannya, kalimat pertama menceritakan kepada pembaca apa yang terjadi dalam foto.
Selalu sertakanlah unsur waktu untuk menginformasikan kepada pembaca kapan peristiwa dalam foto tersebut terjadi.
(Eddy Hasby)
Rangkuman dari berbagai sumber
- Diklat Kompas
- Oscar Motuloh
- Photojournalism:The Professional Approach by Kenneth Kobre
- Photojournalism: The Visual Approach by Frank P. Hoy
- iptc.org
- exif.org
comment 4 | Rating
Komentar:
OSIS SMP Negeri 76 pada tanggal 19 April 2008 17:13:57 WIB
Hi,kompas trims bgt yach atas foto jurnalistiknya telah bantu w dlm tugas skul yang byk bgt .Adain artikel ttg SMPN 76 donk.Kira2bagaimana sich caranya klo mau masukin artikel.thank you yach,semoga saran w diterima.
noel pada tanggal 17 April 2008 18:07:32 WIB
wah keren kompas nich.....gue akhirnya bisa dapat ilmu gratis ttg foto jurnalistik disini cz gue kan kulna jurusan jurnalistik!!! oia minta tips ttg cara ngambil foto spot news dunk...,.,.,., thx
stevanus pada tanggal 11 April 2008 08:59:24 WIB
Bagus artikelnya dan nambah wawasan.. Th
Langganan:
Postingan (Atom)